Pendampingan Peternak Puyuh dalam Optimalisasi Usaha Berkelanjutan melalui Penerapan Mesin Tetas dan Pakan Alternatif Berbasis Bahan Baku Lokal di Desa Oelatsala, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang
DOI:
https://doi.org/10.54082/ijpm.1213Kata Kunci:
Desa Binaan, Manajemen Penetasan, Mesin Tetas, Pakan Alternatif, Ternak PuyuhAbstrak
Peternak puyuh di Desa Oelatsala, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang menghadapi kendala utama berupa ketergantungan terhadap pasokan DOQ (Day Old Quail) dari luar daerah serta tingginya biaya pakan komersial yang berdampak pada rendahnya keberlanjutan usaha. Kondisi ini diperburuk oleh keterbatasan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam memproduksi bibit secara mandiri serta mengoptimalkan bahan baku lokal sebagai pakan alternatif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemandirian dan keberlanjutan usaha peternak puyuh melalui penerapan teknologi mesin tetas dan formulasi pakan alternatif berbasis bahan lokal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan melibatkan 20 peternak mitra. Tahapan kegiatan meliputi observasi dan koordinasi awal, sosialisasi, demonstrasi teknologi, serta pendampingan langsung di lapangan. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, serta observasi keterampilan praktis peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peternak dari rata-rata skor 48 menjadi 80,4. Tingkat keterampilan peserta mencapai 90% dalam pengoperasian mesin tetas, pemilihan telur tetas, pemeliharaan DOQ, dan peracikan pakan alternatif. Selain itu, tingkat keberhasilan penetasan mencapai 54% dengan tingkat kelangsungan hidup DOQ hingga umur 14 hari sebesar 81,48%. Peternak juga mulai mampu memproduksi pakan secara mandiri dan melakukan penetasan telur menggunakan mesin tetas rakitan. Kegiatan ini meningkatkan kemandirian peternak dalam penyediaan bibit dan pakan, sekaligus menurunkan ketergantungan terhadap input eksternal. Program ini berpotensi menjadi model pengembangan usaha ternak puyuh berkelanjutan di Desa Oelatsala sebagai desa binaan.
Referensi
Adom, E., Mensah, L. D., & Asiamah, E. K. (2023). A financial comparison of small-scale quail and laying hen production, Poultry Science.102(4). https://doi.org/10.1016/j.psj.2023.102507
Arianti, N., S, L. B., A, M. A., dan Arafi, M. (2021). Pengembangan Usaha Budidaya Burung Puyuh di Area Pemukiman dengan Meningkatkan Kualitas Telur dan Daging pada Peternakan Arsyan Farm di Desa Cibogo Kec. Cisauk Kab. Tangerang Selatan. Jurnal Abdi Masyarakat, 3(1), 48–54. https://doi.org/10.32493/%JAMH.V3I1.11058
Hadiani, D. P. P., Kusumawati, E. D., Kustyorini, T. I. W., & Bella, J. R. J. (2022). The value of quail day production, income over feed cost and break even point of Mrs. Anami’s quail business during the Covid-19 pandemic. Advances in Biological Sciences Research, 20, 434-437. 10.2991/absr.k.220309.084
Hafid, H., Fauzi, A., Dedu, L. O. A., Ananda, S. H. (2024). Bimbingan Teknis Peternakan Burung Puyuh pada Masyarakat Wua-Wua. Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan. 7 (1), hal. 84-92.
Kasiyati, Silalahi, A.B., dan Permatasari, I. (2011). Optimasi Pertumbuhan Puyuh (Coturnix coturnix japonica L.) Hasil Pemeliharaan dengan Cahaya Monokromatik. Anatomi Fisiologi, XIX (2). pp. 55-64. ISSN 0854 5367
Kiroh , H.J., E.H.B. Sondakh, S.C. Rimbing 2021. Gambaran ketertarikan masyarakat Kelurahan Tuminting terhadap pengembangan usaha burung puyuh sebagai daya dukung ekonomi di masa new normal, Jurnal Zootec 41 (2) : 550 – 560 .
Krova, M., U.S.Rosnah, dan M. Tiro (2019). PKM Peningkatkan pendapatan peternak Sapi Kelompok Ternak Nij Baki dan Fen Het Neo Mat Di Desa Oelatasala Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan. Politani. 2(5). http://jurnal.politanikoe.ac.id/index.php/jpmp/issue/view/23
Lisnawati, L.O,Nafiu dan A.S.Aku. (2020). Fertilitas. Daya Tetas, dan Bobot Tetas Telur Puyuh (Coturnix coturnix japonica L.) dengan Lama Penyimpanan Berbeda. JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo). 2(3), 238-243. Fakultas Peternakan. Universitas Halu Oleo. Sulawesi Utara
Mone, D., Sudjarwo, E., & Muharlien, M. (2016). Pengaruh Jenis Burung Puyuh (Coturnix-Coturnix Japonica) Dengan Pemberian Pakan Komersial Yang Berbeda Terhadap Penampilan Produksi Periode Bertelur. Ternak Tropika Journal of Tropical Animal Production, 17(2), 42–49. https://doi.org/10.21776/ub.jtapro.2016.017.02.6
Neonnub,J, L.Adriani dan I.Setiawan. (2019). Pengaruh Level Suhu Mesin Tetas terhadap Daya Tetas dan Bobot Tetas Telur Puyuh Padjadjaran. Jurnal Ilmu Ternak. Universitas Padjajaran
Nguru, D. A., Suryani, N. N., Mulik, S. E., Ndun, A. N., Lawa, A. B., Bette, Y. Y., & Mafefa, N. C. (2025). Penyuluhan pengolahan limbah peternakan babi menjadi pupuk bokashi ramah lingkungan. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 9(4), 1–8. https://doi.org/https://doi.org/10.31764/jmm.v9i4.30394
Próchniak, Tomasz., Kasperek, Kornel., Drabik, Kamil., Ramankevich, Anastasiya, Wengerska, Karolina., and Batkowska, Justyna. (2025). Hatching performance of Japanese quail from eggs stored for different periods - a preliminary study. BMC Veterinary Research. 21(108). https://doi.org/10.1186/s12917-025-04575-5
Rama, A dan K.Y.Risna. (2017) Lama Penyimpanan Dan Temperatur Penetasan Terhadap Daya Tetas Telur Ayam Kampung. Jurnal Ilmiah Peternakan. 5(2). 95-101
Rizki, I., Kustanto, K., & Siswanti, S. (2018). Sistem Monitoring Pengontrol Suhu Dan Intensitas Cahaya Pada Penetas Telur Puyuh. Jurnal Teknologi Informasi Dan Komunikasi (TIKomSiN), 6(1), 45–50. https://doi.org/10.30646/tikomsin.v6i1.349
Rosnah, U.S., Y.R.Noach, M. Krova, M.Lalus, E.D.Sulistijo, F.Telupere, M.Yunus, B.Sabtu, A.R.Riwu, N.P.Suryatni, K.Ully, H.T.Handayani dan G.Maranath (2021). Peningkatan Pendapatan Peternak Desa Binaan Fapet Undana Melalui Diversivikasi Pemeliharaan Ternak Puyuh . Jurnal LPPM UNDANA, Vol.XV, No.2. Kupang. https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/jlppm
Suriani, Wa Ode., Nugroho, Heru., Sura, I Wayan, Wanti, Sani. 2022. Efektivitas Penggunaan Mesin Tetas Semi Otomatis Dalam Meningkatkan Produksi Ayam Arab (Gallus turcicus). Journal of Scientech Research and Development. 4(2). 353-361. https://doi.org/10.56670/jsrd.v4i2.85
Surya A, A.A. Kunto, T. Suheta, dan S. Muharom. (2019). Pengaturan Tingkat Suhu dan Kelembaban pada Mesin Penetas Telur Burung Puyuh. Jurnal SinarFe7, 2(1), 459–463
Wijayanto, Ilham Bagus., Wahyuni, Wahyuni., Soemarsono, Qabilah Cita KN. 2020. Pengaruh Penambahan Tepung Ulat Kandang (Alphitobius diaperinus) pada Ransum Terhadap Kualitas Telur Burung Puyuh (Cortunix cortunix japonica). Jurnal Internasional Ilmu Hewan. 3(3). https://doi.org/10.30736/ijasc.v3i03.22
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Upik Syamsiar Rosnah, Edi Djoko Sulistijo, Yacob Robert Noach, Grace Maranatha, Marthen Yunus, Kirenius Uly, Bastari Sabtu, Prihutomo Suharto, Rahmat Gusri, David A. Nguru, Agustinus R. Riwu, Maria Krova, Ni P.F. Suryatni, Hoiril Sabariman, Herayanti P Nastiti

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



