Inovasi Pakan Babi berbasis Daun Gamal Terfermentasi: Upaya Peningkatan Ketersediaan Sumber Protein Lokal di Jemaat GMIT Klasis Fatuleu Timur Nusa Tenggara Timur
DOI:
https://doi.org/10.54082/ijpm.1184Kata Kunci:
daun gamal terfermentasi, Saccharomyces cerevisiae, pakan babi, efisiensi biaya, pemberdayaan peternak lokalAbstrak
Permasalahan ketersediaan pakan sumber protein yang murah dan berkelanjutan masih menjadi tantangan utama dalam usaha peternakan babi di Jemaat GMIT Klasis Fatuleu Timur, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Ketergantungan peternak terhadap pakan komersial masih tinggi, sementara potensi lokal seperti daun gamal (Gliricidia sepium) belum dimanfaatkan secara optimal. Kondisi ini menyebabkan biaya pakan mencapai sekitar 70% dari total biaya produksi, pertambahan bobot badan harian rendah (0,8–1,2 kg/hari), serta keuntungan usaha yang terbatas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam pemanfaatan teknologi fermentasi daun gamal menggunakan Saccharomyces cerevisiae serta menghasilkan ransum pakan babi dengan kandungan protein minimal 16% yang lebih ekonomis dibanding pakan komersial. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tiga tahap, yaitu pra-kegiatan (observasi, koordinasi, dan persiapan), pelaksanaan (sosialisasi, demonstrasi, dan pendampingan selama dua bulan), serta evaluasi (pre-test, post-test, pengukuran bobot badan, dan FGD). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peternak dari 28,5% menjadi 80,7%. Sebanyak 78,6% peternak mampu memproduksi pakan fermentasi secara mandiri. Penerapan pakan inovasi (30% daun gamal terfermentasi dan 70% pakan basal) meningkatkan pertambahan bobot badan menjadi 1,1–1,4 kg/hari serta menurunkan biaya pakan sebesar 45,8% dari Rp12.000/kg menjadi Rp4.532/kg. Kegiatan ini membuktikan bahwa teknologi fermentasi berbasis sumber daya lokal efektif meningkatkan kemandirian pakan, efisiensi biaya produksi, dan keberlanjutan usaha peternakan babi berbasis masyarakat.
Referensi
Alabdalall, A. H., Almutari, A. A., Aldakeel, S. A., Albarrag, A. M., Aldakheel, L. A., Alsoufi, M. H., Alfuraih, L. Y., & Elkomy, H. M. (2023). Bioethanol Production from Lignocellulosic Biomass Using Aspergillus niger and Aspergillus flavus Hydrolysis Enzymes through Immobilized S. cerevisiae. Enerrgies, 16(823), 1–16. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/en16020823
Chair, S. (2025). Optimalisasi Produksi Dalam Negeri untuk Mewujudkan Ketahanan Daging Tanpa Ketergantungan Impor. Jurnal Penelitian Multisiplin (ARMADA), 3(4), 99–106. https://doi.org/https://doi.org/10.55681/armada.v3i4.1613
Cho, I., & Kong, C. (2025). Growth performance of pigs fed low-protein diets supplemented with crystalline amino acids at different growth stages. Animal Bioscience, 38(2), 316–324. https://doi.org/10.5713/ab.24.0339
Dygas, D., Liszkowska, W., Steglinska, A., Sulyok, M., Kregiel, D., & Berłowska, J. (2023). Rapeseed Meal Waste Biomass as a Single-Cell Protein Substrate for Nutritionally-Enhanced Feed Components. Processes, 11(1556), 1–12. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/pr11051556
Herawati, E., & Royani, M. (2017). Pengaruh Penambahan Molases Terhadap Nilai Ph Dan Kadar Air Pada Fermentasi Daun Gamal. JANHUS Journal of Animal Husbandry Science, 2(1), 26–31. https://doi.org/https://doi.org/10.52434/janhus.v2i1.333
Hlatini, V. A., Ncobela, C. N., & Chimonyo, M. (2022). Influence of reduced dietary protein level on quality of pork carcasses in Windsnyer pigs. South African Journal of Animal Science, 52(6), 732–742. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.4314/sajas.v52i6.01
Lannuzel, C., Veersma, R. J., Wever, N., Erven, G. Van, Kabel, M. A., Gerrits, W. J. J., & Vries, S. De. (2024). Particle size of insoluble fibres and gelation of soluble fibres influence digesta passage rate throughout the gastrointestinal tract of finishing pigs. Animal, 18(6), 1–9. https://doi.org/10.1016/j.animal.2024.101175
Leo, A., Aryanta, I. M. S., & Suryani, N. N. (2022). Rasio Efisiensi Protein dan Ukuran Linear Tubuh Babi Grower yang diberi Ransum Mengandung Kulit Pisang (musa Paradisiaca) Ter- fermentasi EM-4. Jurnal Peternakan Lahan Kering Volume, 4(4), 2452–2460.
Manehat, L. T., Aryanta, I. M. S., Suryani, N. N., & Dodu, T. (2025). Pengaruh Penggunaan Tepung Daun Asam ( Tamarindus Indica L .) Terfermentasi Dalam Ransum Terhadap Performa Dan Konsumsi Air Pada Ternak Babi Fase Grower. Jurnal Peternakan Lahan Kering, 7(2), 236–243.
Moran, E. T., & Bedford, M. R. (2022). Large intestinal dynamics differ between fowl and swine : Anatomical modi fi cations , microbial collaboration , and digestive advantages from fi brolytic enzymes. Animal Nutrition, 11(11), 160–170. https://doi.org/10.1016/j.aninu.2022.07.004
Nguru, D. A., Nalley, W. M. M., Uly, K., Petrus, Kune, Hine, T. M., Yunus, M., Suryani, N. P. F., Suryani, N. N., Niron, S. S., Mulik, S. E., Ndun, A. N., Lawa, A. B., Bette, Y. Y., Candrabagusti, N., Manafe, & Nifu, S. E. (2026). Pendampingan Polres Babau di Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur dalam Desain Kandang dan Manajemen Pemeliharaan Ayam Petelur untuk Mendukung Ketahanan Pangan Lokal. Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(3), 1–10. https://doi.org/https://doi.org/10.54082/ijpm.1025
Nguru, D. A., Ndun, A. N., Lawa, A. B., Mulik, S. E., Nifu, S. E., Padu, H. U., Sabat, D. M., Sol’uf, M. M., & Setyani, N. M. P. (2024). Pelatihan Pembuatan Pakan Alternatif Untuk Ternak Dengan Memanfaatkan Batang Pisang Terfermentasi Untuk Meningkatkan Nilai Nutrisi. Jurnal Masyarakat Mandiri, 8(1), 344–352. https://doi.org/https://doi.org/10.31764/jmm.v8i1.20006
Nguru, D. A., Ndun, A. N., Lawa, A. B., Mulik, S. E., Nifu, S. E., Padu, H. U., Sabat, D. M., Sol’uf, M. M., Setyani, N. M. P., Banamtuan, A. N., & Dalle, N. S. (2023). Pelatihan Pembuatan Pakan Alternatif Untuk Ternak Dengan Memanfaatkan Batang Pisang Terfermentasi. Peternakan Abdi Masyarakat (Petamas), 1(1), 113–118. https://doi.org/10.31764/jmm.v8i1.20006
Nguru, D. A., Sembiring, S., Suryani, N. N., Mulik, S. E., Lawa, A. B., Ndun, A. N., Mafefa, N. C., & Dalle, N. S. (2024). Improving the Quality of Fermented Tofu and Coconut Pulp Waste Using Saccharomyces Cerevisiae. International Journal Of Innovative Research In Multidisciplinary Education, 03(11), 1814–1818. https://doi.org/10.58806/ijirme.2024.v3i11n13
Nguru, D. A., Telupere, S. M. F., & Wie Lawa, D. E. (2022). Effects of the use of Fermented Gamal Leaf Flour as a Concentrate Substitute on Performance of the Landrace Breeding Pigs. Jurnal Sain Peternakan Indonesia, 17(2), 91–96. https://doi.org/10.31186/jspi.id.17.2.91-96
Nurfadillah, N. (2025). Pemanfaatan Tanaman Lokal Antinutrisi Rendah sebagai Pakan Alternatif dalam Sistem Peternakan Terintegrasi. Jurnal Penelitian Multidisiplin, 3(4), 127–134. https://doi.org/https://doi.org/10.55681/armada.v3i4.1617
Rezaei, R., Wang, W., Wu, Z., Dai, Z., Wang, J., & Wu, G. (2013). Biochemical and physiological bases for utilization of dietary amino acids by young Pigs. Journal of Animal Science and Biotechnology, 4(7), 1–12. https://doi.org/10.1186/2049-1891-4-7
Sajuri, S. (2018). Potensi Tepung Pakan Alternatif dari Maggot dan Azolla ( Malla ) sebagai Bahan Baku Pakan Ternak dengan Kandungan Protein Tinggi. Jurnal Ilmiah Pertanian (BIOFARM ), 14(1), 35–40. https://doi.org/https://doi.org/10.31941/biofarm.v14i1.790
Sobotka, W., & Drazbo, A. (2025). The Effect of Dietary Protein Restriction in Phase Feeding Systems on Nitrogen Metabolism and Excretion in Pig Production. Animals, 15(1521), 1–16. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/ani15111521
Suryani, N. N., Aryanta, I. M. S., & Ly, J. (2020). Perbaikan Manajemen Pakan Dengan Penggunaan Limbah Pertanian pada Peternakan Babi di Desa Baumata Timur. Jurnal Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat Undana, 14(2), 92–101. https://doi.org/https://doi.org/10.35508/jpkmlppm.v14i2.3464
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 David A. Nguru, Kirenius Uly, Petrus Kune, Tenang Tenang, Marthen Yunus, Ni Putu Febri Suryani, Ni Nengah Suryani, Sirilius Subaraya Niron, Simon Edison Mulik, Alberth Nugrahadi Ndun, Alvrado Bire Lawa, Yustiani Yuliana Bette, Nitty C. Manafe, Adyanto N. Banamtuan, Salden E. Nifu, Upik S. Rosnah, Twenfosel Ocsierly Dami Dato, Luh Sri Enawati, Maritje Aleonor Hilakore, Agustinus Ridlof Riwu, Dominggus Benyamin Osa, Daud Amalo, Markus Sinlae, Muhammad Syalahuddin Abdullah, Agustinus Konda Malik

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



