Kampung Rasa Café: Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga melalui Pelatihan Barista Berbasis Ekonomi Hijau di Kampung Wisata Kakaskasen Dua, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara

Penulis

  • Dimas Ero Permana Program Studi D4 Manajemen Perhotelan, Politeknik Negeri Manado, Indonesia
  • Bet El Silisna Lagarense Program Studi D4 Global Tourism Management, Politeknik Negeri Manado, Indonesia
  • Mercy Ariane Lumare Program Studi D4 Manajemen Perhotelan, Politeknik Negeri Manado, Indonesia
  • Vesty Like Sambeka Program Studi Usaha Perjalanan Wisata, Politeknik Negeri Manado, Indonesia
  • Hendry Moudy Kumaat Program Studi D4 Manajemen Perhotelan, Politeknik Negeri Manado, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jippm.970

Kata Kunci:

barista, Kampungwisata, ekonomi hijau, hospitaliti, pemberdayaan perempuan, Tomohon

Abstrak

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Kampung Wisata Kakaskasen Dua, Kota Tomohon, dengan tujuan memberdayakan ibu rumah tangga melalui pelatihan kepada 20 anggota kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) yang terdiri dari ibu-ibu PKK, Karang taruna dan pelaku UMKM. Pelatihan peningkatan keterampilan barista dan layanan hospitaliti berbasis ekonomi hijau. Permasalahan mitra adalah rendahnya keterampilan dalam mengolah produk kopi lokal serta belum adanya standar pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan. Metode pelaksanaan meliputi (1) pelatihan keterampilan barista menggunakan bahan baku kopi lokal, (2) pelatihan hospitaliti berorientasi wisata ramah lingkungan, serta (3) pendampingan dalam membangun brand “KampungRasa Café” sebagai identitas komunitas. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan peserta dalam meracik minuman berbasis kopi lokal, penerapan praktik layanan hospitaliti yang lebih ramah wisatawan, serta munculnya motivasi kewirausahaan pada ibu rumah tangga. Dampak kegiatan ini tidak hanya meningkatkan peluang ekonomi keluarga, tetapi juga memperkuat daya tarik KampungWisata Kakaskasen Dua sebagai destinasi berbasis ekonomi hijau dan berkelanjutan. Dengan demikian, program ini memberikan kontribusi pada pemberdayaan komunitas, pengembangan pariwisata berkelanjutan, dan pelestarian nilai lokal dalam kerangka ekonomi kreatif.

Referensi

Abdelhamied, H. H. S. (2019). The impact of training activities on quality of service: A case study in hospitality. Journal of Tourism and Hospitality Management, 7(2), 67–77. https://doi.org/10.17265/2328-2169/2019.02.001

Aboe, R., Beazley, H., & Livingstone, P. (2023). Women’s empowerment in a community-based tourism project: A case study from the 'Spice Islands' of North Maluku, Indonesia. In Women’s empowerment in tourism (pp. 249–269). Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-031-34225-7_13

Filimonau, V., Mika, M., & Pawłowska, A. (2024). Women entrepreneurs in tourism in a time of a life event crisis. Journal of Sustainable Tourism, 32(5), 879–898. https://doi.org/10.1080/09669582.2023.2252329

Formosa Publisher. (2023). Empowerment of a community-based coffee shop to strengthen entrepreneurial ecosystem. Retrieved September 28, 2025, from https://proceeding.formosapublisher.org/index.php/ijsse/article/view/

Hidayat, T., & Nurjanah, S. (2023). Model pendampingan pascapelatihan untuk keberlanjutan usaha mikro perempuan di kawasan desa wisata. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 4(2), 112–124. https://doi.org/10.52436/1.jpmi.1056

Idris, I., & Herdiani, A. (2023). Community-based tourism-based women empowerment: A qualitative approach. In Proceedings of the International Conference on Social Knowledge Sciences and Education (ICSKSE 2023) (pp. 7–12). Atlantis Press. https://doi.org/10.2991/978-2-38476-168-5_2

Kusumastuti, R., Dewi, N. R., & Hartono, B. (2023). Pelatihan kewirausahaan berbasis produk lokal dan dampaknya terhadap kepercayaan diri perempuan pelaku usaha di desa wisata Jawa Tengah. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 12(1), 78–91. https://doi.org/10.23887/jish.v12i1.57834

Lee, K. S. (2022). Barista diary: An autoethnography studying the operational experience of third-wave coffee shop baristas. Leisure Studies, 41(3), 343–359. https://doi.org/10.1080/02614367.2021.1988224

Lin, F. Y., Chang, Y. H., & Chen, Y. J. (2021). Effectiveness of the talent cultivation training program for lodging industry employees: A quasi-experimental study. Frontiers in Psychology, 12, 682152. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2021.682152

Mukti, B. S., Haryanto, J., & Nurhadi, N. (2024). The impact of coffee tourist attractions on visit intentions: Evidence from Indonesia. Journal of Environmental Management and Tourism, 15(2), 1–11. https://journals.aserspublishing.eu/jemt/article/view/8015

Nurhidayah, F., & Pratama, A. R. (2022). Pelatihan hospitaliti berbasis ekologi di kawasan wisata Sulawesi: Dampak ganda pada kualitas layanan dan kesadaran lingkungan. Jurnal Pariwisata Terapan, 6(2), 145–158. https://doi.org/10.22146/jpt.74512

Pan, S. Y., Gao, M., Kim, H., Shah, K. J., Pei, S. L., & Chiang, P. C. (2018). Advances and challenges in sustainable tourism toward a cross-disciplinary perspective. Science of the Total Environment, 635, 452–469. https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2018.04.134

Prasetyo, B., & Wahyuni, S. (2023). Akses pelatihan formal dan kesenjangan kapasitas pelaku usaha wisata perempuan di pedesaan Indonesia. Jurnal Kependudukan Indonesia, 18(1), 33–47. https://doi.org/10.14203/jki.v18i1.683

Rahayu, S., & Koswara, I. (2022). Program pelatihan kewirausahaan berbasis komunitas untuk perempuan pelaku usaha di desa wisata Jawa Barat. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 8(3), 201–215. https://doi.org/10.22146/jpkm.71253

Santoso, M. B., Purnama, D., & Arisandi, R. (2022). Pengembangan kapasitas SDM desa wisata: Analisis kebutuhan pelatihan dan dampak terhadap daya tarik destinasi. Jurnal Destinasi Pariwisata, 10(1), 55–68. https://doi.org/10.24843/JDEPAR.2022.v10.i01.p06

Setiyorini, H. (2023). Seeing coffee tourism through the lens of coffee consumption: A scoping review. European Journal of Tourism Research, 33, 3313. https://ejtr.vumk.eu/index.php/about/article/view/3313

Turčinović, M., Đorđević, J., & Vukićević, D. (2025). Community-led sustainable tourism in rural areas. Sustainability, 17(7), 2878. https://www.mdpi.com/2071-1050/17/7/2878

United Nations World Tourism Organization. (2012). Tourism in the green economy – Background report. UNWTO. https://doi.org/10.18111/9789284414529

Widiastuti, T., Utami, D., & Kurniawati, H. (2024). Capturing barriers and solutions for women’s economic empowerment in Indonesia. World Development Sustainability, 3, 100082. https://doi.org/10.1016/j.wds.2024.100082

World Bank. (2025, April 15). Visitors welcome: Infrastructure and capacity building create jobs in Indonesia’s tourism sector. Retrieved September 28, 2025, from https://projects.worldbank.org/en/results/2025/04/15/visitors-welcome-infrastructure-and-capacity-building-create-jobs-in-indonesia-s-tourism-sector

Wu, Y., Zhang, Y., & Li, X. (2022). Tourism and green development efficiency: Evidence from China. Frontiers in Public Health, 10, 973658. https://doi.org/10.3389/fpubh.2022.973658

Diterbitkan

12-04-2026

Cara Mengutip

Permana, D. E. ., Lagarense, B. E. S. ., Lumare, M. A., Sambeka, V. L. ., & Kumaat, H. M. . (2026). Kampung Rasa Café: Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga melalui Pelatihan Barista Berbasis Ekonomi Hijau di Kampung Wisata Kakaskasen Dua, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara. Jurnal Inovasi Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 6(1), 23–34. https://doi.org/10.54082/jippm.970