Skrining Kesehatan Indra: Upaya Peningkatan Kesehatan Anak Binaan LPKA Kelas II Ternate
DOI:
https://doi.org/10.54082/jippm.231Kata Kunci:
Anak, Skrining Kesehatan Indra, LPKA, TernateAbstrak
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan 1,5 miliar dan 2,2 miliar orang mengalami gangguan pendengaran dan penglihatan. Indra penglihatan dan pendengaran sangat berperan penting terhadap prestasi pendidikan seorang anak tanpa terkecuali. Sehingga tindakan penyuluhan dan skrining atau deteksi dini terhadap fungsi indra sangat diperlukan. Tujuan dari kegiatan ini yakni untuk memberikan informasi terkait bagaimana cara menjaga kesehatan indra dan dapat mendeteksi ada tidaknya gangguan ataupun kelainan fungsi indra anak binaan. Metode dari kegiatan ini berupa penyuluhan kesehatan dan pemeriksaan indra penglihatan meliputi pemeriksaan visus dan buta warna, serta fungsi pendengaran dengan pemeriksaan dan pembersihan telinga dari serumen atau benda asing yang bertempat di LPKA Kelas II Ternate. Hasil dari kegiatan ini diikuti oleh peserta binaan sebanyak 23 orang laki-laki dengan kelompok usia rerata 17,2 + 1,3 tahun; 60,9% mengalami gangguan telinga berupa adanya serumen di telinga; 60,9% mengalami kelainan refraksi berupa penurunan visus; dan 8,7% mengalami buta warna partial. Kesimpulan kegiatan yakni didapatkan profil kesehatan terkait fungsi indra penglihatan dan pendengaran serta pemberian talaksana dan edukasi kepada para peserta. Kegiatan ini perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan jenis pemeriksaan dan penanganan yang berbeda agar para penghuni LPKA Kelas II Ternate tetap mendapatkan hak-haknya untuk merasakan pelayanan kesehatan yang nyaman dan kepedulian dari berbagai pihak.
Referensi
Balai Kesehatan Indera Masyarakat Provinsi Jawa Tengah. (2023). Deteksi Dini Pemeriksaan Kesehatan Indera Pada Anak SD di Kota Semarang. Retrieved from BKIM Provinsi Jawa Tengah: https://bkim.jatengprov.go.id/deteksi-dini-pemeriksaan-kesehatan-indera-pada-anak-sd-di-kota-semarang/
Hening Prastiwi, M. (2019). Overview of growth and development in children age 3-6 years. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 10(2), 242–249. https://doi.org/10.35816/jiskh.v10i2.162
Hill, M., Hall, A., Williams, C., & Emond, A. M. (2019). Impact of co-occurring hearing and visual difficulties in childhood on educational outcomes: a longitudinal cohort study. BMJ Paediatrics Open, 3(1), 1–8. https://doi.org/10.1136/bmjpo-2018-000389
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2013). Riset Kesehatan Dasar.
Rahman, A. A., & Kurniawan, Y. I. (2018). Aplikasi Klasifikasi Penerima Kartu Indonesia Sehat Menggunakan Algoritma Naïve Bayes Classifier. Jurnal Teknologi dan Manajemen Informatika, 4(1).
Romadhon, S., Irma, K., & Harahap, S. W. (2023). Penyuluhan Kesehatan Mata Tentang Buta Warna di SMP Perguruan Karya Bunda Medan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli, 1(2), 103–106.
Skarżyńskiaeg, H., & Piotrowskaaef, A. (2012). Prevention of communication disorders-screening pre-school and school-age children for problems with hearing, vision and speech: European Consensus Statement. Med Sci Monit, 18(4), 17–21. http://www.medscimonit.com/fulltxt.php?ICID=882603
Taba, J. A. P., & Amalia, M. (2018). Prevalensi gangguan pendengaran pada siswa-siswi kelas 4, 5, 6 Sekolah Dasar Negeri Tomang 03 Pagi dan Tomang 05 Pagi, Jakarta Barat, tahun 2014. Tarumanagara Medical Journal, 1(1), 122–127.
Tobi, P., Ibrahim, N., Bedell, A., Khan, I., Jolley, E., & Schmidt, E. (2022). Assessing the prevalence of refractive errors and accuracy of vision screening by schoolteachers in Liberia. International Health, 14(1), i41–i48. https://doi.org/10.1093/inthealth/ihab085
World Health Organization. (2019). World report on vision. www.who.int/publications-detail/world-report-on-vision
World Health Organization. (2021). World report on hearing. http://apps.who.int/bookorders.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Nur Upik En Masrika, Abdul Hakim Husen, Wahyunita Do Toka, Firman M Saleh, Dwi Hastuti, Safril Ismail

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



