Kandang Jangkrik dengan Pengatur Suhu dan Kelembapan Otomatis untuk Peternak Jangkrik di Gondang, Jirapan, Masaran, Sragen, Jawa Tengah
DOI:
https://doi.org/10.54082/jippm.212Kata Kunci:
Kandang Jangkrik, Kelembaban, Pengendali Otomatis, SuhuAbstrak
Budidaya jangkrik merupakan salah satu jenis peternakan yang cukup menjanjikan. Tingginya kandungan gizinya membuat komoditas ini banyak dibutuhkan, misalnya sebagai makanan burung dan hewan lainnya. Meski prospek budidaya jangkrik cukup cerah, namun terdapat kendala alam yang dapat menghambatnya. Kendala tersebut adalah pengaruh kelembaban dan kondisi suhu ruangan kandang jangkrik yang dapat mempengaruhi pertumbuhan jangkrik. Selama ini kandang jangkrik yang dimiliki peternak mengikuti kondisi cuaca alam dan belum ada upaya pengendalian. Pengabdian pada masyarakat ini bermaksud untuk menerapkan hasil penelitian kepada masyarakat dengan membuat kandang jangkrik yang dilengkapi pengatur suhu dan kelembaban otomatis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan tahapan-tahapan: survey lokasi, penyesuaian kandang sesuai kondisi lapangan, pelatihan mitra, dan pemberian kuesioner untuk evaluasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Instalasi kandang di lapangan dan pelatihan mitra terlaksana dengan baik. Kandang yang terpasang menunjukkan performa yang baik dan dapat dioperasikan dengan mudah oleh mitra. Hasil kuisioner menunjukkan respon positif dari para peternak jangkrik sebagai mitra.
Referensi
Adib, M., Mustafa, L. D., & Suharto, N. (2021). Telecontrolling pada Kandang Jangkrik Berbasis IoT (Internet of Things). Jurnal Jartel Jurnal Jaringan Telekomunikasi, 11(4), 200–207. https://doi.org/10.33795/jartel.v11i4.239
Asnath Maria Fuah, Hotnida Caroline Herawati Siregar, & Yuni Cahya Endrawati. (2015). Cricket Farming for Animal Protein as Profitable Business for Small Farmers in Indonesia. Journal of Agricultural Science and Technology A, 5(4), 296–304. https://doi.org/10.17265/2161-6256/2015.04.008
Champika Perera, G. S., Perera, A. D., Piyavorasakul, C., & Pumpuang, S. (2023). Fishmeal Replacement by House cricket (Acheta domesticus) and Field cricket (Gryllus bimaculatus) Meals in Nile Tilapia (Oreochromis niloticus) Fingerling Feed. Aquaculture Studies, 23, 1187. http://doi.org/10.4194/AQUAST1187
Firdausi, M. T., & Rohmah, R. N. (2023). PERANCANGAN SISTEM OTOMATIS PENGATUR SUHU DAN KELEMBABAN PADA KANDANG JANGKRIK DI DAERAH MASARAN SRAGEN BERBASIS MIKROKONTROLLER ARDUINO. Jurnal Cahaya Mandalika, 3(2), 254–269.
Guo, Y., Han, S., Li, Y., Zhang, C., & Bai, Y. (2018). K-Nearest Neighbor combined with guided filter for hyperspectral image classification. International COnference On Identification, Information and Knowledge in the Internet of Things, 159–165.
Miech, P., Ty, C., Livestock, C. F., & Development, A. (2023). Growth and survival of Jamaican field cricket ( Gryllus assimilis ) fed dry meal of bitter cassava ( Manihot esculenta ) tops and roots. January.
Ortis, G., Marini, L., Cavaletto, G., & Mazzon, L. (2023). Increasing temperatures affect multiyear life cycle of the outbreak bush-cricket Barbitistes vicetinus (Orthoptera, Tettigoniidae). Insect Science, 30(2), 530–538. https://doi.org/10.1111/1744-7917.13094
Sri Endah Nurzannah, Muainah Hasibuan, Evawati Sri Ulina, K. E. R., & Siagian, D. R. (2021). Serangga sebagai Bahan Makanan dalam Menjaga Ketahanan Pangan. In P. D. Yusup Hidayat S.P., M.Phil. & M. P. R. Arif M. Ramadhan, S.P. (Eds.), Prosiding Seminar Nasional Perhimpunan Entomologi Indonesia (pp. 89–95). Unpad Press.
Vahed, K. (2020). The life cycle of the Atlantic Beach-Cricket, Pseudomogoplistes vicentae Gorochov, 1996. Journal of Insect Conservation, 24(3), 473–485. https://doi.org/10.1007/s10841-019-00187-1
van Huis, A. (2020). Edible crickets, but which species? Journal of Insects as Food and Feed, 6(2), 91–94. https://doi.org/10.3920/jiff2020.x001
Widyaningrum, P., Fuah, A., & Sihombing. (2000). Produktivitas dua jenis jangkrik lokal Gryillus testaceus Walk. dan Gryllus mitratus Burn. (Orthoptera: Gryllidae) yang dibudayakan. Berita Biologi, 5(2), 169–175.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Ratnasari Nur Rohmah, Bambang Hari P, Bana Handaga

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



