Pelatihan Partisipatif Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) Berbahan Organik Lokal bagi KWT Anggrek di Desa Watalara, Kabupaten Kolaka
DOI:
https://doi.org/10.54082/jippm.1643Kata Kunci:
bahan organik lokal, KWT Anggrek, pelatihan partisipatif, pupuk organik cairAbstrak
Pelatihan pembuatan pupuk organik cair (POC) berbahan organik lokal merupakan salah satu upaya memperkenalkan teknologi pengolahan bahan organik kepada kelompok masyarakat tani. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pengetahuan dan pengalaman praktik kepada anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Anggrek di Desa Watalara, Kabupaten Kolaka, dalam pembuatan POC. Kegiatan dimulai pada 5 Agustus 2026 dengan melibatkan 20 anggota KWT melalui pendekatan demonstrasi dan pelatihan partisipatif. Tahapan kegiatan meliputi persiapan dan pengolahan bahan, pencampuran bahan organik dengan larutan aktivator, fermentasi, serta penyaringan produk. Bahan yang digunakan meliputi kotoran hewan, bonggol pisang, daun bambu, daun gamal, rumput belulang, telur, gula dan molase, EM4, serta air leri dan air biasa. Campuran bahan difermentasi selama kurang lebih 40 hari dengan pengadukan setiap hari. Proses fermentasi selesai pada 15 September 2026, dilanjutkan dengan penyaringan hingga menghasilkan 76 liter POC yang siap diaplikasikan. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada peserta mengenai tahapan pengolahan bahan organik lokal menjadi pupuk cair. Namun, peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta belum dapat dikuantifikasi karena tidak dilakukan pengukuran sebelum dan sesudah pelatihan. Pengujian mutu produk dan pemantauan aplikasinya pada tanaman hortikultura diperlukan untuk mengevaluasi karakteristik POC dan respons tanaman terhadap penggunaannya.
Referensi
Afa, M., Mustafa, M., Hasbiadi, H., La Mpia, L., & Muhsafaat, L. O. (2023). Pembuatan POC ecoenzym berbasis fermentasi tepung daun kelor yang bernutrisi tinggi dan ramah lingkungan. AGRIBIOS: Jurnal Ilmiah, 21(2), 309–317. https://doi.org/10.36841/agribios.v21i2.3857
Amaral, N. P. A., Yudiarini, N., Sori, S. R., Batas, D. S., & Jelantik Dwija, I. G. L. A. (2026). Pelatihan pembuatan pupuk cair dari limbah air kolam ikan untuk pertanian terpadu di Desa Bunutin. Jurnal Abdi Insani, 13(3), 1527–1535. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v13i3.3304
Andriani, A. A. S. P. R., Astiti, M. A. G. R., & Rukmini, N. K. S. (2021). Empowerment of women's farmer groups of “Kembang Lestari” in the processing of organic waste from various fruit peels as liquid fertilizer. Asian Journal of Applied Research for Community Development and Empowerment, 5(3). https://doi.org/10.29165/ajarcde.v5i3.74
Badan Standardisasi Instrumen Pertanian Lingkungan Pertanian. (2024). Pupuk organik cair. Kementerian Pertanian Republik Indonesia. https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/24719
Bunari, B., Sari, R. P., Putri, D. A., Oktafiani, D., Puspita, D., Triananda, W., Putri, P. D., Istiqomah, I., Wildana, A., Reihan, M., & Aziz, M. (2022). Pemanfaatan limbah sayuran dan buah-buahan sebagai bahan pupuk organik cair di Desa Pangkalan Batang melalui program KUKERTA Universitas Riau. Jurnal Pengabdian UNDIKMA, 3(3), 453–462. https://doi.org/10.33394/jpu.v3i3.5825
Fadly, R. M., Saputra, A. A., Pratama, M. R., Insani, S. F., Anwar, M. F., & Arianti, Y. S. (2026). Training on making liquid organic fertilizer from guava waste in Pranan Village, Polokarto District. IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services, 7(1), 128–134. https://doi.org/10.32585/ijecs.v7i1.7369
Indonesia, Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2019). Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 261/KPTS/SR.310/M/4/2019 tentang persyaratan teknis minimal pupuk organik, pupuk hayati, dan pembenah tanah. https://psp.pertanian.go.id/storage/494/Keputusan-Menteri-Pertanian-Nomor-261_KPTS_SR.310_M_4_2019-tentang-Persyaratan-Teknis-Minimal-Pupuk-Organik-Pupuk-Hayati-dan-Pembenah-Tanah.pdf
La Oge, L., Latif, W. O. U., Harudin, L., Bande, L. O. S., Pagala, M. A., Zulkarnain, D., Munadi, L. O. M., Yaddi, Y., & Sahaba, L. O. (2025). Pemberdayaan kelompok tani Maju Bersama melalui budidaya tanaman hortikultura dan pembuatan pupuk organik di Kabupaten Kolaka Timur. Marsialapari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(3), 246–261. https://doi.org/10.63424/marsialapari.v2i3.492
Paramita, V. D. (2023). The quality of liquid organic fertilizer made from moringa leaf stems as influenced by the concentration of microbes and the duration of fermentation. INTEK: Jurnal Penelitian, 10(1). https://doi.org/10.31963/intek.v10i1.4302
Putra, H. S., Hasibuan, M. F. A., Hendro, H. N. P., & Simamora, T. G. (2026). Transfer teknologi pembuatan pupuk cair dari sampah organik limbah pertanian untuk masyarakat Desa Pasar Melintang. Jurnal Pengabdian dan Peningkatan Mutu Masyarakat, 7(2), 146–154. https://doi.org/10.22219/janayu.v7i2.42953
Raisawati, T., Sumarni, H., & Supriyanti, Y. I. (2023). Peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK Kelurahan Lubuk Durian melalui penyuluhan dan pelatihan pemanfaatan nasi sisa menjadi pupuk organik cair. Jurnal ABDINUS: Jurnal Pengabdian Nusantara, 7(3), 646–654. https://doi.org/10.29407/ja.v7i3.19893
Santhyami, S., Febriyanti, D. H., Novita, T. S., & Winhar, A. A. P. (2022). Training on production of liquid organic fertilizer for family welfare development (PKK) group in Matesih Village, Karanganyar, Central Java. Community Empowerment, 7(10), 1696–1703. https://doi.org/10.31603/ce.7173
Septrianto, W., Ariaputra, R. F., Alanuari, M., Nurrahman, D., Hidayat, T., & Sasongko, Y. B. (2025). Optimalisasi kegiatan KWT dalam pembuatan pupuk organik sebagai solusi peningkatan kesejahteraan petani di Desa Wates. Abdimas Indonesian Journal, 5(1), 427–436. https://doi.org/10.59525/aij.v5i1.653
Sisillia, L., Astiani, D., Ekyastuti, W., Roslinda, E., & Ekamawanti, H. A. (2026). Pemberdayaan kelompok wanita tani melalui pelatihan pembuatan pupuk organik cair untuk fase vegetatif tanaman. Jurnal Pengabdian UNDIKMA, 7(1), 387–396. https://doi.org/10.33394/jpu.v7i1.18582
Soekamto, M. H., Budiarti, M. I. E., Tabara, R., & Sangadji, I. M. (2026). Pemberdayaan petani melalui produksi dan aplikasi Biofarm urin kambing sebagai pupuk organik cair untuk meningkatkan produktivitas tanaman. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(3), 16318–16324. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.4070
Subirno, B., Apelabi, G. O., & Bolly, Y. Y. (2026). Pelatihan pembuatan POC daun kirinyuh (Chromolaena odorata) dalam mewujudkan pertanian organik ramah lingkungan di Kelompok Wanita Tani Sehati Desa Magepanda Kecamatan Magepanda. Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 13–20. https://doi.org/10.37478/abdika.v6i1.7622
Sulistiyowati, T. I., Utami, B., Mahardika, M. S., Annafinurika, M., Setyana, P. E. W., & Ulfa, D. A. (2022). Pelatihan pengaplikasian POC limbah nanas bagi Paguyuban PK-5 Sukowono untuk mendukung pertumbuhan vegetatif tanaman pakan kupu di Irenggolo Kediri. Jurnal ABDINUS: Jurnal Pengabdian Nusantara, 6(3), 594–603. https://doi.org/10.29407/ja.v6i3.17016
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Fitrianti Handayani, Musadia Afa, Djunarlin Tojang, Marlina Mustafa, La Mpia, Muhammad Al Afandi, Juniaty Arruan Bulawan, Yolanda Fitria Syahri, Tomy Ansyar

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



