Hydrofusion Aquaponics: Inovasi Budidaya Terpadu Lele dan Kangkung Untuk Pemanfaatan Lahan Terbatas di Kampung Oase Songo Surabaya
DOI:
https://doi.org/10.54082/jippm.1642Kata Kunci:
akuaponik, kampung oase songo, ketahanan pangan, solidaritas sosial, urban farmingAbstrak
Keterbatasan lahan perkotaan mendorong inovasi dalam produksi pangan yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Hydrofusion Aquaponics di Kampung Oase Songo, Surabaya, dari sisi pemanfaatan ruang, capaian produksi, kontribusi terhadap akses pangan, dan nilai solidaritas sosial. Penelitian ini menggunakan metode campuran deskriptif dengan mengintegrasikan wawancara kualitatif terhadap lima informan (satu penggerak lingkungan, satu ketua RT, dan tiga warga) dan data kuantitatif hasil budidaya selama satu siklus pemeliharaan (3-4 bulan). Program menargetkan produksi 10 kg lele per siklus dan 5 kg kangkung per bulan, sedangkan realisasi mencapai 26 kg lele per siklus dan 5 kg kangkung per bulan. Dengan demikian, produksi lele mencapai 260% dari target, sementara produksi kangkung memenuhi target bulanan. Hasil wawancara menunjukkan bahwa penerapan Hydrofusion Aquaponics dipandang dapat memperluas ragam budidaya pangan di lahan terbatas. Nilai sosial program tampak dalam upaya pengelolaan lingkungan memberikan kesempatan kerja dan dukungan makan kepada warga yang tidak memiliki keluarga maupun pekerjaan merupakan sebuah bentuk kepedulian penggerak lingkungan yang berjalan seiring dengan kegiatan. Artikel ini menegaskan bahwa inovasi pangan berbasis komunitas bermakna ketika produksi, akses pangan, pembelajaran lingkungan, dan kepedulian sosial berjalan beriringan.
Referensi
Abdurrohman, A., Arkasala, F. F., & Nurhidayah, N. (2021). Penerapan konsep urban farming-based resilient city dalam pengembangan kota yang berketahanan pangan di Kota Surakarta. Desa-Kota: Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, Dan Permukiman, 3(2), 162–170. https://doi.org/10.20961/desa-kota.v3i2.48012.162-170
Bahri, A., Ashar, J. R., Ramly, Z. A., Al-Ghifari, A. W. F., Ainun, N. A., Arisandi, Y., & Hidayat, W. (2022). Increasing community food security through aquaponic and aeroponic cultivation. Journal of Community Service and Empowerment, 3(3), 122–131. https://doi.org/10.22219/jcse.v3i3.22806
Chandramenon, P., Aggoun, A., & Tchuenbou-Magaia, F. (2024). Smart approaches to Aquaponics 4.0 with focus on water quality: A comprehensive review. Computers and Electronics in Agriculture, 225, 109256. https://doi.org/10.1016/j.compag.2024.109256
Deni, A. (2026). Unesa budidayakan ikan dan sayur di lahan sempit lewat inovasi Hydrofusion Aquaponics. Telusur.Co.Id. Retrieved October 30, 2026. https://telusur.co.id/ekonomi/unesa-budidayakan-ikan-dan-sayur-di-lahan-sempit-lewat-inovasi-hydrofusion-aquaponics
Diatin, I., Shafruddin, D., Hude, N., Sholihah, M., & Mutsmir, I. (2021). Production performance and financial feasibility analysis of farming catfish (Clarias gariepinus) utilizing water exchange system, aquaponic, and biofloc technology. Journal of the Saudi Society of Agricultural Sciences, 20(5), 344–351. https://doi.org/10.1016/j.jssas.2021.04.001
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota. (2025). Lomba urban farming 2025. https://dkpp.surabaya.go.id/lombaurbanfarming2025/
Ekawati, A. W., Ulfa, S. M., Dewi, C. S. U., Amin, A. A., Salamah, L. N., Yanuar, A. T., & Kurniawan, A. (2021). Analysis of aquaponic-recirculation aquaculture system (A-RAS) application in the catfish (Clarias gariepinus) aquaculture in Indonesia. Aquaculture Studies, 21(3), 93–100. https://doi.org/10.4194/2618-6381-v21_3_01
Fajeriana, N., Ponisri, P., Ali, A., Ali, M., & Gafur, M. A. A. (2023). Budikdamber sebagai aktualisasi kemandirian pangan rumah tangga bagi ibu-ibu majelis ta’lim. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 7(1). https://doi.org/10.31764/jmm.v7i1.11780
Fajeriana, N., Tahang, H., Abd Kadir, M. A., Nurjannah, S., & Febriadi, I. (2025). Urban farming: Budidaya sayuran daun di lahan sempit dengan pemanfaatan sampah organik dan anorganik. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 9(3), 2516–2527. https://doi.org/10.31764/jmm.v9i3.30209
Haris, A. M. A., Mandra, A. S., Nuvida, R. A. F., Mario, M., Nurlela, A., Usman, M., Nursukmawati, I., & Abidin, M. Z. (2025). Penyuluhan penerapan urban farming dengan teknik akuaponik di Kelurahan Untia, Makassar. Panrita Abdi: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 9(3), 539–548. https://doi.org/10.20956/pa.v9i3.42664
Khodijah, N. S., Santi, R., & Nurhasanah, M. (2024). Post-ratooning water spinach growth and production in water spinach catfish aquaponic farming. Jurnal Agronomi Tanaman Tropika (JUATIKA), 6(2), 393–405. https://doi.org/10.36378/juatika.v6i2.3581
Lama, S. L., Marcelino, K. R., Wongkiew, S., Surendra, K. C., Hu, Z., Lee, J. W., & Khanal, S. K. (2025). Recent advances in aquaponic systems: A critical review. Reviews in Aquaculture, 17(3), e70029. https://doi.org/10.1111/raq.70029
Mukhlis, I., Priambodo, M. P., Suwanan, A. F., Cahayati, N., Saputra, D. R., Camila, E. M., & Kinanthi, K. (2023). Inovasi urban farming dan pemberdayaan perempuan untuk desa tangguh pangan. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 7(5), 4877–4886. https://doi.org/10.31764/jmm.v7i5.17364
Outa, N., Ogello, E., & K’Otuto, G. (2025). Nutrient film technique (NFT) aquaponics enhances the productivity of fish and crops: Trials on Nile tilapia, African catfish, lettuce, spinach and basil. Aquaculture, Fish and Fisheries, 5(4), e70089. https://doi.org/10.1002/aff2.70089
Pantiwati, Y., Rahadjeng, E. R., Prasetyo, D., & Sari, T. N. I. (2026). Improving the knowledge and skills of family welfare empowerment members through aquaponics training. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement), 12(2), 121–131. https://doi.org/10.22146/jpkm.114203
Peters, M., & Fàbregues, S. (2024). Missed opportunities in mixed methods EdTech research? Visual joint display development as an analytical strategy for achieving integration in mixed methods studies. Educational Technology Research and Development, 72, 2477–2497. https://doi.org/10.1007/s11423-023-10234-z
Pratopo, L. H., & Thoriq, A. (2021). Produksi tanaman kangkung dan ikan lele dengan sistem akuaponik. Paspalum: Jurnal Ilmiah Pertanian, 9(1), 68–76. https://doi.org/10.35138/paspalum.v9i1.279
Surahman, E., Maulidah, R., Nurcahya, I., Sujarwanto, E., Apriandi, J. R., & Hayati, A. R. (2021). Budidaya vertikultur di pekarangan sebagai alternatif ketahanan pangan saat masa pandemi bagi masyarakat perumahan. Panrita Abdi: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 5(3), 328–337. https://doi.org/10.20956/pa.v5i3.12000
Umami, A., Anggrasari, H., & Sustia Dewi, N. K. E. (2025). Penerapan urban farming untuk peningkatan ketahanan pangan rumah tangga di Kampung Suryowijayan Yogyakarta. JAST: Jurnal Aplikasi Sains Dan Teknologi, 9(1), 49–63. https://doi.org/10.33366/jast.v9i1.6974
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Eko Wahjudi, Sapto Wibowo, Amirul Arif, Amanda Dwi Kurnia, Shafira Aulia Rahma, Dinda Putri Romiyanti

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



