Pelatihan Storytelling Berbasis Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Sastra untuk Mengembangkan Efikasi Diri dan Kecakapan Berbicara Siswa Madrasah Tsanawiyah Swasta Al-Ikhlas Bilungala, Gorontalo

Penulis

  • Herson Kadir Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra dan Budaya, Universitas Negeri Gorontalo, Indonesia
  • Meilina Widya Dali Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra dan Budaya, Universitas Negeri Gorontalo, Indonesia
  • Apriadi Bumbungan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra dan Budaya, Universitas Negeri Gorontalo, Indonesia
  • Ayu Hidayanti Ali Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra dan Budaya, Universitas Negeri Gorontalo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jippm.1618

Kata Kunci:

Storytelling, Kearifan Lokal, Pembelajaran Sastra, Efikasi Diri, Kecakapan Berbicara

Abstrak

Pembelajaran sastra di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Ikhlas Bilungala memerlukan kegiatan praktik yang memberi ruang kepada siswa untuk mengolah cerita dan menyampaikannya secara lisan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan pemahaman siswa terhadap struktur cerita dan keterampilan storytelling melalui sumber budaya lokal, sekaligus menyediakan pengalaman latihan berbicara secara bertahap. Kegiatan dilaksanakan pada 9 Juni 2026 dengan melibatkan 20 siswa kelas VIII. Tahapannya meliputi koordinasi, pengenalan dan pemodelan storytelling, eksplorasi cerita lokal, penyusunan peta cerita, latihan vokal dan nonverbal, praktik, umpan balik, dan refleksi. Catatan pelaksanaan menunjukkan bahwa siswa mengikuti latihan untuk membedakan storytelling dari membaca teks, mengenali unsur cerita, mengurutkan peristiwa, serta mempraktikkan intonasi, ekspresi, bahasa tubuh, kontak mata, dan interaksi dengan pendengar. Arsip yang tersedia tidak memuat rekap skor kuesioner atau rubrik, jumlah dan contoh produk siswa, maupun kutipan refleksi yang dapat digunakan untuk mengukur perubahan. Karena itu, hasil dilaporkan sebagai gambaran proses kegiatan, bukan peningkatan efikasi diri atau kecakapan berbicara yang terukur.

Referensi

Adam, A. K., Usman, S., Lebagi, D., & Darmawan. (2025). Transforming speaking skills with storytelling: A study at MTs Muhammadiyah Al-Haq Palu. Exposure: Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris, 14(2), 358–370. https://doi.org/10.26618/ev27af90

Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W. H. Freeman.

Brada, E., Ananda, R., & Aprinawati, I. (2023). Penerapan model pembelajaran paired story telling untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa sekolah dasar. Jurnal Fundadikdas (Fundamental Pendidikan Dasar), 5(3), 149–159. https://doi.org/10.12928/fundadikdas.v5i3.6486

Darmawan, D., Alam, S. P., & Nirma, O. N. (2021). Speaking self-efficacy of EFL students of pre-service teaching program in EFL classroom setting. JET (Journal of English Teaching), 7(2), 150–162. https://doi.org/10.33541/jet.v7i2.2582

Givency, C. (2023). The correlation between self-efficacy and speaking performance of the eleventh-grade students at SMAN 1 Palangka Raya. EBONY: Journal of English Language Teaching, Linguistics, and Literature, 3(2), 139–150. https://doi.org/10.37304/ebony.v3i2.8599

Hendriana, R., & Herman. (2021). Desain pembelajaran sastra berbasis kearifan lokal (cerita rakyat dan konsep Maja Labo Dahu) sebagai upaya penanaman pendidikan karakter. JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan), 5(2), 563–570. https://doi.org/10.58258/jisip.v5i2.2002

Huang, H.-T. D. (2023). Examining the effect of digital storytelling on English speaking proficiency, willingness to communicate, and group cohesion. TESOL Quarterly, 57(1), 242–269. https://doi.org/10.1002/tesq.3147

Imelia, G. R., & Suryanto, B. T. (2026). The effect of interactive digital storytelling through picture series on students’ speaking skills. Indonesian Journal of English Education, 13(1). https://doi.org/10.15408/ijee.v13i1.50672

Maharani, R. (2022). The correlation between EFL students’ self-efficacy and their speaking ability. RETAIN: Journal of Research in English Language Teaching, 10(1), 156–163. https://doi.org/10.26740/rt.v10i01.47586

Mastupah, S., Gumelar, R. E., & Riandi, R. (2023). The effect of storytelling technique towards students’ speaking skill at the seventh-grade students of Integrated Junior High School Daar El-Ishlah Boarding School Malingping Lebak in academic year 2021–2022. EDUCATE: Jurnal Teknologi Pendidikan, 8(1), 86–93. https://doi.org/10.32832/educate.v8i1.8511

Monoarfa, S. H., Alanuari, & Aisyi, S. R. (2025). Bulalo lo Limutu: Kearifan lokal dalam cerita rakyat Gorontalo. Jurnal Diskursus Islam, 13(3), 325–331. https://doi.org/10.24252/jdi.v13i3.60335

Pico, D. L., Prahl, A. H., Biel, C. H., Peterson, A. K., Biel, E. J., Woods, C., & Contesse, V. A. (2021). Interventions designed to improve narrative language in school-age children: A systematic review with meta-analyses. Language, Speech, and Hearing Services in Schools, 52(4), 1109–1126. https://doi.org/10.1044/2021_LSHSS-20-00160

Puteri, E. W. (2022). The use of digital storytelling to enhance the students speaking ability. RETAIN: Journal of Research in English Language Teaching, 10(1), 93–99. https://doi.org/10.26740/rt.v10i01.46487

Rafiqa, & Fitriani. (2023). Students’ self-efficacy and students’ speaking skill: A correlational analysis. Eduvelop: Journal of English Education and Development, 6(2), 151–158. https://doi.org/10.31605/eduvelop.v6i2.2277

Rizki, H., Sodiq, S., & Inayatillah, F. (2025). Keterampilan berbicara mahasiswa BIPA melalui pemanfaatan media papan cerita rakyat. Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 11(2), 201–209. https://doi.org/10.15408/dialektika.v11i2.39432

Rohmah, D. N., & Nuroh, E. Z. (2022). Engaging junior high school students in speaking skills through digital storytelling. Education and Human Development Journal, 7(1), 8–15. https://doi.org/10.33086/ehdj.v7i1.2266

Rusyda, S. H., & Sanusi, J. (2024). Pengaruh model paired storytelling terhadap keterampilan bercerita pada mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa sekolah dasar. Elementar: Jurnal Pendidikan Dasar, 4(1), 49–57. https://doi.org/10.15408/elementar.v4i1.30052

Tatlı, Z., Saylan, E., & Kokoç, M. (2022). Digital storytelling in an online EFL course: Influences on speaking, vocabulary, and cognitive load. Participatory Educational Research, 9(6), 89–112. https://doi.org/10.17275/per.22.130.9.6

Veyis, F., Gözüyeşil, E., & Ciğerci, F. M. (2025). The effect of digital storytelling on students’ language skills performance: A meta-analytic study. Education and Information Technologies, 30, 24463–24501. https://doi.org/10.1007/s10639-025-13722-2

Wang, Y., & Sun, P. P. (2024). Development and validation of scales for speaking self-efficacy: Constructs, sources, and relations. PLOS ONE, 19(1), Article e0297517. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0297517

Zuhriyah, M. (2017). Storytelling to improve students’ speaking skill. English Education: Jurnal Tadris Bahasa Inggris, 10(1), 119–134. https://doi.org/10.24042/ee-jtbi.v10i1.879

Diterbitkan

23-10-2026

Cara Mengutip

Kadir, H. ., Dali, M. W. ., Bumbungan, A. ., & Ali, A. H. . (2026). Pelatihan Storytelling Berbasis Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Sastra untuk Mengembangkan Efikasi Diri dan Kecakapan Berbicara Siswa Madrasah Tsanawiyah Swasta Al-Ikhlas Bilungala, Gorontalo. Jurnal Inovasi Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 6(3), 943–952. https://doi.org/10.54082/jippm.1618