Pelatihan Menyimak Kritis Berita Digital untuk Mengidentifikasi dan Menangkal Hoaks bagi Siswa MTs Al-Ikhlas Bilungala, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo
DOI:
https://doi.org/10.54082/jippm.1612Kata Kunci:
menyimak kritis, berita digital, literasi digital, hoaks, peserta didikAbstrak
Perkembangan media digital memberikan kemudahan bagi peserta didik dalam memperoleh informasi, tetapi belum selalu diimbangi dengan kemampuan mengevaluasi kebenaran informasi secara kritis sehingga meningkatkan kerentanan terhadap hoaks. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan menyimak kritis berita digital serta kemampuan siswa dalam mengidentifikasi dan menangkal hoaks. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 9 Juni 2026 di MTs Al-Ikhlas Bilungala, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, dengan melibatkan 40 siswa. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif, kontekstual, dan berbasis praktik melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, latihan menyimak berita berbasis audio dan audiovisual, identifikasi ciri-ciri hoaks, serta praktik verifikasi informasi. Evaluasi dilakukan menggunakan lembar latihan analisis berita dan pengamatan selama kegiatan terhadap kemampuan mengidentifikasi sumber, mengenali ciri hoaks, membedakan fakta dan informasi menyesatkan, serta memberikan alasan terhadap hasil analisis. Hasil latihan menunjukkan bahwa 39 dari 40 peserta mampu memeriksa sumber berita, 36 peserta mampu mengenali ciri-ciri hoaks, dan 39 peserta mampu membedakan fakta dengan informasi menyesatkan. Selama latihan, peserta juga menunjukkan kehati-hatian dengan menerapkan prinsip “Saring Sebelum Sharing” dalam menganalisis informasi yang diberikan. Pelatihan ini menunjukkan bahwa menyimak kritis dapat menjadi strategi untuk memperkuat kemampuan siswa dalam mengevaluasi informasi digital secara lebih kritis dan bertanggung jawab
Referensi
Andriarti, A., Nurmadewi, D., Suharyanti, S., Yulianti, R. D., Ariyanto, R., & Fadhil, R. (2024). Literasi digital melawan hoaks Pemilu 2024. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 838–844. https://doi.org/10.31004/cdj.v5i1.24506
Anggita, Y. S., & Hasanudin, C. (2024). Peran literasi digital dalam meningkatkan keterampilan menyimak intensif dan berpikir kritis pada peserta didik. Seminar Nasional dan Gelar Karya Produk Hasil Pembelajaran, 2(2), 895–903. https://prosiding.ikippgribojonegoro.ac.id/index.php/SNGK/article/view/3013
Beta, A. R., Syobah, S. N., Tahir, M., Syahab, A., & Amin, A. (2022). Literasi digital pada remaja dalam upaya menangkal informasi hoax jelang Pemilu 2024. Indonesian Journal of Community Service, 1(6), 17–22. https://doi.org/10.55542/jppmi.v1i6.388
Fathira, V., Zuriati, D., Maspufah, M., Asril, L. Z., Putri, N. A. J., & Anjelia, R. (2024). Membangun kesadaran literasi digital dan kecerdasan dalam menangkal hoaks pada siswa SMA IT Fadhilah. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(12), 3346–3353. https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i11.722
Fauzi, & Marhamah. (2021). Pengaruh literasi digital terhadap pencegahan informasi hoaks pada remaja di SMA Negeri 7 Kota Lhokseumawe. Jurnal Pekommas, 6(2), 77–84. https://jkd.komdigi.go.id/index.php/pekommas/article/download/4271/1584
Fitri, A., Syam, F., Syahrani, R. A., & Asgha, A. Y. (2024). Improving learners’ digital literacy: Anti-hoax education strategy on social media. Riau Journal of Empowerment, 6(3), 206–215. https://doi.org/10.31258/raje.6.3.206-215
Habibi, D. (2023). Pendidikan literasi digital untuk menangkal berita hoax di sosial media: Studi pada remaja di Gang Setan Surabaya. Sintesa, 1(1), 47–55. https://doi.org/10.30996/sintesa.v1i1.8179
K, P., Masdiana, M., Hasyim, M., Hasbullah, H., Faisal, A., G. J., F., Yolanda, A., & Wahyuddin, W. (2024). Literasi digital sebagai upaya menangkal hoaks di SMA 5 Kabupaten Gowa. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(10), 4631–4635. https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i10.1796
Mahleni, S. (2024). Pengaruh berita hoax dimedia sosial terhadap perilaku remaja. Al-Ittisholi: Jurnal Komunikasi Islam, 2(1), 57–67. https://doi.org/10.37216/al-ittisholijournalofislamiccommunication.v2i1.1884
Mundi Adi, A., & Lestari, W. (2022). Implementation of experiential learning to improve critical thinking skill of SMK graders. Education and Human Development Journal, 6(3), 52–60. https://doi.org/10.33086/ehdj.v6i3.2519
Papapicco, C., Lamanna, I., & D’Errico, F. (2022). Adolescents’ vulnerability to fake news and to racial hoaxes: A qualitative analysis on Italian sample. Multimodal Technologies and Interaction, 6(3), 20. https://doi.org/10.3390/mti6030020
Pratama, F. R., Komariah, N., & Rodiah, S. (2022). Hubungan antara kemampuan literasi digital dengan pencegahan berita hoaks di kalangan mahasiswa. Informatio: Journal of Library and Information Science, 2(3), 165–184. https://doi.org/10.24198/inf.v2i3.43792
Pratiwi, Y. R., Fitri, A., & Ruqayah, R. (2024). Literasi digital sebagai langkah menghindari hoaks bagi remaja. Jurnal Mediam, 1(1), 1–5.
https://journal.uir.ac.id/index.php/mediam/article/view/16762
Rico, E. R. O., & Sulistyowati, F. (2024). Peran literasi digital remaja dalam menghadapi penyebaran berita hoaks. Jurnal Komunikasi Pemberdayaan, 3(1), 38–46. https://doi.org/10.47431/jkp.v3i1.401
Tantowi, A. A., & Widiyarto, S. (2024). Literasi digital sebagai alat untuk mengedukasi siswa SMA dalam menangkal penyebaran hoaks di media sosial. MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary, 2(2), 4124–4132. https://journal.institercom-edu.org/index.php/multiple/article/view/833
Wulandari, I. F., Sholeh, K., & Syaflin, S. L. (2023). Pengaruh media pembelajaran audio visual terhadap keterampilan menyimak siswa kelas III SD Negeri 81 Palembang. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 9(2), 5841–5853. https://doi.org/10.36989/didaktik.v9i2.1342
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Eka Sartika, Salam Salam, Munkizul Umam Kau, La Ode Gusman Nasiru, Ayu Hidayanti Ali

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



