Dokumentasi Aktivitas Perikanan Masyarakat Pesisir di Pasar Ikan Barek Motor, Kijang Kota, Kabupaten Bintan
DOI:
https://doi.org/10.54082/jippm.1582Kata Kunci:
Masyarakat Pesisir, Aktivitas Perikanan, Barek Motor, Kijang Kota, Sosial EkonomiAbstrak
Masyarakat pesisir Kijang Kota memiliki kehidupan yang erat kaitannya dengan sumber daya laut dan aktivitas perikanan. Pasar Ikan Barek Motor menjadi salah satu kawasan yang memperlihatkan berbagai aktivitas masyarakat pesisir, mulai dari pendaratan hasil tangkapan, pengangkutan, pengolahan, hingga perdagangan hasil perikanan. Aktivitas tersebut juga menciptakan hubungan sosial dan ekonomi antara nelayan, pedagang ikan, pekerja, pembeli, dan masyarakat sekitar. Kegiatan ini bertujuan untuk mendokumentasikan serta menggambarkan kehidupan masyarakat pesisir Kijang Kota, khususnya aktivitas perikanan dan peran Pasar Ikan Barek Motor dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi berupa foto dan video. Informan dalam kegiatan ini meliputi nelayan, pedagang ikan, dan masyarakat sekitar kawasan Barek Motor. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa aktivitas perikanan memiliki peranan penting dalam mendukung perekonomian masyarakat pesisir serta membentuk interaksi sosial berupa komunikasi, kerja sama, dan saling ketergantungan antaraktor. Kehidupan masyarakat juga dipengaruhi oleh kondisi musim, cuaca, ketersediaan hasil tangkapan, serta pengalaman dan pengetahuan lokal yang dimiliki nelayan. Namun, masyarakat pesisir masih menghadapi berbagai tantangan, seperti ketidakstabilan pendapatan, perubahan kondisi lingkungan, pencemaran, dan keterbatasan dalam pengembangan usaha. Oleh karena itu, diperlukan pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan dengan tetap mempertahankan kearifan lokal dan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat pesisir.
Referensi
Afidah, N., & Janah, F. R. (2013). Analisis pengaruh pembangunan berkelanjutan terhadap aspek lingkungan, ekonomi, dan sosial.
Amu, H., Salam, A., & Hamzah, S. N. (2016). Kearifan lokal masyarakat nelayan Desa Olele. Nikè: Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan, 4(2), 38–44.
Bahagia, E., Sine, K. G., & Boikh, L. I. (2023). Interaksi sosial masyarakat nelayan di Kelurahan Oesapa, 69–74.
Fatoni, K., Khoerunnisa, N., & Tirtana, D. (2026). Pengaruh nilai produksi pelabuhan perikanan terhadap pendapatan daerah dan pendapatan masyarakat pesisir di Kabupaten Tanggamus. Jurnal Pasir Laut, 10(1), 33–41.
Fitria, A. D., Sianturi, A. C. K., Salwa, F., Haridani, H., Manik, H. F., Khairani, K., Dasopang, L. M., Lestari, N., Rahmawati, N., Sagala, S. S., & Arika, R. (2024). Perilaku dan sikap karakteristik serta ekonomi masyarakat pesisir di Dusun XIV Desa Percut. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 953–963.https://doi.org/10.47467/elmujtama.v4i2.4542
Geni, P. L., Wisudo, S. H., Iskandar, B. H., & Yuwandana, D. P. (2022). Tingkat kesejahteraan nelayan jaring rampus di Pangkalan Pendaratan Ikan Cituis dengan pendekatan nilai tukar nelayan, 5(1), 57–69.
Ghinanda, S. N., Amanda, D., & Jaya, J. (2024). Implementasi program penyediaan sarana prasarana pelabuhan perikanan dalam mendukung peningkatan hasil produksi masyarakat nelayan (studi kasus Pelabuhan Perikanan Barek Motor, di Kijang Kota, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau). Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Pemerintahan, 13(1), 312–323. https://doi.org/10.37304/jispar.v13i1.10036
Gumilang, A. P. (2021). Analisis distribusi hasil tangkap berdasarkan aktivitas pasar dan pemasaran Pelabuhan Perikanan Jawa Tengah, 3(1), 28–35.
Hanifah, Putri, N. H. S., Fera, M., Kareem, Z. D. K., Sidabutar, Y. F., Bintang, M. R., Raymond, & Risnawati. (2025). Peran mahasiswa dalam pengembangan potensi masyarakat pesisir, 7(3), 98–107.
Muflikhati, I., Hartoyo, Sumarwan, U., Fahrudin, A., & Puspitawati, H. (2010). Kondisi sosial ekonomi dan tingkat kesejahteraan keluarga: Kasus di wilayah pesisir Jawa Barat, 3(1), 1–10.
Pepriyana, A., Anggrainy, N., Aalawiyah, N. S., & Wahyuni, S. (2024). Pemberdayaan sosial dan ekonomi kreatif dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir Desa Mantang Lama, 5, 171–186.
Pical, V. J., & Anaktototy, Y. (2024). Interaksi sosial nelayan purse seine di Negeri Yainulo Kabupaten Maluku Tengah, 8(2), 202–212.
Sary, D. V., Rahman, K., Prayuda, R., & Sundari, R. (2021). Identifikasi potensi dan sumber kesejahteraan sosial masyarakat pesisir Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau, 7(2).
Situmorang, Y., Kusai, & Nugroho, F. (2023). Interaksi sosial nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Brondong Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan Provinsi Jawa Timur, 4, 9–16.
Wahyudin, Y. (2003). Sistem sosial ekonomi dan budaya masyarakat pesisir, 1–25.
Wardana, R. S., Erlisya, V., Simbolon, L. O. B., Simanjuntak, G. Y., & Firman, F. (2025). Strategi pemberdayaan masyarakat pesisir di Provinsi Kepulauan Riau melalui inovasi pengolahan hasil tangkap nelayan dalam meningkatkan nilai tambah produk perikanan. Edu Sociata: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 8(1), 14–21.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Rodiyan Ramadhani, Nevrita Nevrita, Shaskia Trismadani, Vira Permata Sari, Nadia Dwi Oktari, Yessy Maryuni, Maria Friska Wendah, Aprilia Rahmawati, Dimas Muhammad Irvan, Razan Shihan Mizbani, Mardesnifo Togatorop

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



