Workshop Kewirausahaan untuk Meningkatkan Kapasitas dan Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Desa Bungung Loe, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan

Penulis

  • Sahabuddin Tompo Program Studi Ekonomi, Fakultas Ekonomi, Institut Turatea Indonesia, Indonesia
  • Anna Sulfianti Program Studi Ekonomi, Fakultas Ekonomi, Institut Turatea Indonesia, Indonesia
  • Suyatno Suyatno Program Studi Ekonomi, Fakultas Ekonomi, Institut Turatea Indonesia, Indonesia
  • Fitri Rhmadani Program Studi Ekonomi, Fakultas Ekonomi, Institut Turatea Indonesia, Indonesia
  • Febrianti Febrianti Program Studi Ekonomi, Fakultas Ekonomi, Institut Turatea Indonesia, Indonesia
  • Arwini Puspita Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Institut Turatea Indonesia, Indonesia
  • Nurwinni Putri Armin Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Institut Turatea Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jippm.1426

Kata Kunci:

Daya Saing, Kewirausahaan, Pemberdayaan, Pemasaran, UMKM

Abstrak

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah merupakan salah satu potensi ekonomi masyarakat Desa Bungung Loe, Kabupaten Jeneponto. Hasil pendataan KKN Berdampak tahun 2026 mencatat 68 pelaku usaha, dengan kebutuhan penguatan pada pengembangan usaha, identitas dan branding produk, kemasan, pemasaran, pengelolaan keuangan, akses permodalan, dan legalitas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha melalui Workshop Kewirausahaan. Kegiatan dilaksanakan pada 13 Mei 2026 di Kantor Desa Bungung Loe dengan sasaran 68 pelaku usaha yang terdata dan mengundang seluruh pelaku usaha desa. Metode meliputi identifikasi masalah, pendataan, analisis kebutuhan, perencanaan, koordinasi, penyampaian materi, diskusi, tanya jawab, serta evaluasi deskriptif berdasarkan observasi kegiatan, interaksi peserta, dan keluaran program. Materi disampaikan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Jeneponto serta Bank Sulselbar, meliputi pengembangan usaha, branding, kemasan, pemasaran, keuangan sederhana, legalitas, dan akses modal. Hasil kegiatan menunjukkan peserta memperoleh pemahaman terkait materi dan terjalin komunikasi dengan instansi terkait. Sebanyak 39 dari 68 pelaku usaha atau 57,4% menerima pendampingan pengurusan NIB dan NIB diserahkan secara simbolis pada kegiatan.

Referensi

Badan Pusat Statistik. (2024). Profil Industri Mikro dan Kecil 2024. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Bai, C., Quayson, M., & Sarkis, J. (2021). COVID-19 pandemic digitization lessons for sustainable development of micro- and small-enterprises. Sustainable Production and Consumption, 27, 1989–2003.

Belitski, M., Guenther, C., Kritikos, A. S., & Thurik, R. (2022). Economic effects of the COVID-19 pandemic on entrepreneurship and small businesses. Small Business Economics, 58, 593–609.

Hidayatulloh, A. H., Kristiana, R. D., Prabowo, A., Geza, A. H., Muflihati, I., & Suhendriani, S. (2022). Penerapan online dan offline marketing terstruktur serta perbaikan desain kemasan guna meningkatkan daya saing UMKM King Keripik di Kabupaten Batang. Riau Journal of Empowerment, 5(1), 1–12. https://doi.org/10.31258/raje.5.1.1-12

Hikmah, E. F., Camelia, Purbaningrum, L. A., Hidayatullah, M. S., Anwar, A., & Siswanto, E. (2023). Pendampingan dan pembuatan NIB melalui OSS dalam mendukung legalitas UMKM di Desa Kabuaran Lumajang. Jurnal Pengabdian Indonesia, 1(1), 6–14. https://doi.org/10.47134/jpi.v1i1.2084

Institut Turatea Indonesia. (2026). Buku Panduan Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Berdampak Tahun 2026. Jeneponto: Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Turatea Indonesia.

Kelompok KKN Berdampak Posko 13 Desa Bungung Loe. (2026). Laporan Akhir Kuliah Kerja Nyata Berdampak Institut Turatea Indonesia Tahun 2026. Jeneponto: Institut Turatea Indonesia.

Kraus, S., Durst, S., Ferreira, J. J., Veiga, P., Kailer, N., & Weinmann, A. (2022). Digital transformation in business and management research: An overview of the current status quo. International Journal of Information Management, 63, 102466.

Miran, M., Evinita, L. L., & Pesak, P. J. (2025). Factors affecting the financial performance of MSMEs in 3T areas: The moderating role of financial literacy. Society, 13(1), 350–368. https://doi.org/10.33019/society.v13i1.802

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Pelindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

Pranitasari, D., Suriawinata, I. S., & Warcito, W. (2026). A gender-sensitive sustainable model of digital and financial inclusion for women-led MSMEs in Indonesia. Frontiers in Human Dynamics. https://doi.org/10.3389/fhumd.2026.1795115

Sakti, N. C., dkk. (2025). The influence of financial and digital literacy on SMEs’ productivity through marketing intensity. Artikel dan DOI

Suyatno. (2026). Proses Perencanaan Workshop Kewirausahaan KKN Berdampak Posko 13 Desa Bungung Loe. Makalah Mata Kuliah Perencanaan Pembangunan, Institut Turatea Indonesia.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

Verhoef, P. C., Broekhuizen, T., Bart, Y., Bhattacharya, A., Dong, J. Q., Fabian, N., & Haenlein, M. (2021). Digital transformation: A multidisciplinary reflection and research agenda. Journal of Business Research, 122, 889–901.

Vinsensia, D., dkk. (2023). Penerapan inovasi desain kemasan sebagai branding produk usaha mikro, kecil, dan menengah. Laman artikel jurnal

Diterbitkan

24-08-2026

Cara Mengutip

Tompo, S., Sulfianti, A., Suyatno, S., Rhmadani, F., Febrianti, F., Puspita, A., & Armin, N. P. (2026). Workshop Kewirausahaan untuk Meningkatkan Kapasitas dan Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Desa Bungung Loe, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Jurnal Inovasi Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 6(2), 467–478. https://doi.org/10.54082/jippm.1426