Edukasi Pemanfaatan Biochar Pada Lahan Suboptimal Bagi Mahasiswa UMKT Di P4S Puri Leisa Samarinda
DOI:
https://doi.org/10.54082/jippm.1169Kata Kunci:
biochar, lahan suboptimal, pertanian berkelanjutan, pengabdian Masyarakat, edukasiAbstrak
Lahan suboptimal di wilayah Samarinda memiliki tingkat kesuburan rendah akibat keterbatasan sifat fisik, kimia, dan biologi tanah, sehingga berdampak pada rendahnya produktivitas pertanian. Kondisi ini mendorong perlunya solusi ramah lingkungan melalui pemanfaatan biochar sebagai pembenah tanah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi kepada mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) mengenai pemanfaatan biochar pada lahan suboptimal di P4S Puri Leisa Samarinda. Kegiatan dilaksanakan pada 12 April 2026 dengan melibatkan 27 peserta yang terdiri dari dosen dan mahasiswa. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, observasi lapangan, dan evaluasi kegiatan melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan pemahaman peserta, di mana sebelum kegiatan sebagian besar peserta belum memahami fungsi biochar secara spesifik, sedangkan setelah kegiatan sekitar ≥70% peserta mampu menjelaskan peran biochar dalam meningkatkan kapasitas menahan air, memperbaiki struktur tanah, dan menstabilkan pH tanah. Peserta juga mampu mengidentifikasi limbah biomassa sebagai bahan baku biochar serta menunjukkan partisipasi aktif selama pelaksanaan. Kegiatan ini memberikan manfaat langsung berupa peningkatan kemampuan peserta dalam memahami, menjelaskan, dan mengaplikasikan pemanfaatan biochar sebagai pembenah tanah ramah lingkungan pada lahan suboptimal.
Referensi
Ansari, J., Mendis, S. S., Davis, M. P., Salceda-Gonzalez, M., Gurmessa, B., & Udawatta, R. P. (2026). Biochar Effects on Soil Moisture and Soybean Yield in Claypan Soils. Earth Critical Zone, 3(1), 100067. https://doi.org/10.1016/j.ecz.2026.100067
Arifin, Z., Ma’shum, M., Susilowati, L. E., & Bustan. (2022). Aplikasi Biochar dalam Mempengaruhi Aktivitas Mikrobia Tanah pada Pertanaman Jagung yang Menerapkan Pola Pemupukan Terpadu. LPPM Universitas Mataram, 4(November 2021), 207–217.
Chen, J., Gao, X., & Wu, S. (2023). Mengoptimalkan penggunaan pupuk dengan biochar untuk mengurangi polusi lingkungan. Jurnal Manajemen Lingkungan, 336, 117643
FAO. (2023). Advancing rural advisory services in Arab countries.
Hartatik, W., Haryati, U., & Irawan, I. (2023). Pengelolaan Lahan Untuk Pertanaman Kedelai Dilahan Kering Sub Optimal (1st ed., pp. 1–58). https://epublikasi.pertanian.go.id/pertanianpress/catalog/view/26/18/340
Huang, C., Chen, Y., Jin, L., & Yang, B. (2024). Properties of biochars derived from different straw at 500 ℃ pyrolytic temperature : Implications for their use to improving acidic soil water retention. Agricultural Water Management, 301(April), 108953. https://doi.org/10.1016/j.agwat.2024.108953
Kpammah, M., Oyelude, E. O., & Adonadaga, M. G. (2026). Biochar for sustainable agriculture: potential to mitigate climate change and advance sustainable development goals in Ghana—review. Discover Sustainability, 7(1). https://doi.org/10.1007/s43621-025-01199-5
Kurniawan, S., Febiona, S., Nugroho, R. M. Y. A. P., & Utami, S. R. (2025). Evaluation of Fertilizer Management Approaches in Maintaining Soil Fertility and Plant Nutrient Content in Coffee-Based Agroforestry Systems. Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering), 14(5), 1857–1868. https://doi.org/doi.org/10.23960/jtepl.v14i5.1857-1868
Kusmiyati, K., Muryanto, S., Alzami, F., Rahmadieni, R. Y., & others. (2025). Fermentasi Limbah Kotoran Sapi menjadi Pupuk Organik, Solusi Peningkatan Sirkular Ekonomi bagi Peternak Sapi. CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(2), 466–475.
Lestari, H., Mustikarini, E. D., Lestari, T., Studi, P., Ilmu, M., Belitung, U. B., Mutu, P., Pertanian, H., Belitung, B., Studi, P., Ilmu, M., Belitung, U. B., & Korespondensi, P. (2024). www.agroteknika.id. 7(September), 352–367. https://doi.org/doi.org/10.55043/agroteknika.v7i3.265
Nurmalasari, A. I., Rahayu, M., Sakya, A. T., Purnomo, D., & Arviana, A. D. (2025). Effects of Biochar and Organic Fertilizer Application on Soybean Growth Under Melaleuca cajuputi Stand. Agrikultura, 36(1), 158–167. https://doi.org/10.24198/agrikultura.v36i1.50692
Santari, P. T., Amin, M., & Mulyawan, R. (2021). Improvement of Soil Properties on Sandy Soil By Providing Amelliorant and Biofertilizers. Seminar Nasional Lahan Suboptimal Ke-9, 854–862.
Tuti Ariani Bawamenewi, Friska Hastika Gea, & Septenius Waruwu. (2025). Penggunaan Biochar untuk Meningkatkan Kualitas Tanah pada Sistem Pertanian Berkelanjutan. Hidroponik : Jurnal Ilmu Pertanian Dan Teknologi Dalam Ilmu Tanaman, 2(1), 179–187. https://doi.org/10.62951/hidroponik.v2i1.257
Widiyati, Y. (2025). Pengaruh Sistem Pertanian Organik terhadap Kesehatan Tanah dan Keanekaragaman Hayati di Lahan Hortikultura Dataran Tinggi Dieng. Jurnal Penelitian Multidisiplin, 3(6), 194–200. https://doi.org/doi.org/10.55681/armada.v2i6.1668
Yuniwati, E. D. (2025). Biochar dan Kesuburan Tanah Pendekatan Inovatif dalam Agroteknologi (1st ed.). UNU Pasuruan Press.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Darmawan Setiawan, Daniyati Astuti, Fenty Fauziah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



