Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pembuatan Cookies Daun Kelor Untuk Meningkatkan Gizi Anak

Penulis

  • Nuzul Inas Nabila Bisnis Digital, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Lampung, Indonesia
  • Risda Marvinita Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Lampung, Indonesia
  • Nindytia Puspitasari Dalimunthe Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Lampung, Indonesia
  • Dina Safitri Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Lampung, Indonesia
  • Aida Sari Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Lampung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jippm.1113

Kata Kunci:

daun kelor, mori ites, pangan lokal, pemberdayaan, stunting

Abstrak

Permasalahan stunting di Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Kemiling, disebabkan oleh rendahnya literasi gizi dan tingginya konsumsi makanan ringan tidak bergizi, yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Program pengabdian ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan gizi masyarakat sekaligus memanfaatkan potensi lokal daun kelor (Moringa oleifera) sebagai bahan pangan bergizi. Kegiatan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Tahap penyuluhan memberikan edukasi tentang pentingnya nutrisi seimbang dan manfaat daun kelor. Pada tahap pelatihan, peserta diajarkan cara mengolah daun kelor menjadi produk cookies sehat “Mori Bites Cookies”. Tahap pendampingan dilakukan untuk memastikan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan secara berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan gizi masyarakat dari 82% menjadi 88% serta kemampuan memproduksi camilan bergizi secara mandiri. Program ini tidak hanya berkontribusi pada pencegahan stunting, tetapi juga membuka peluang ekonomi melalui inovasi pangan berbasis sumber daya lokal. Dengan demikian, kegiatan ini membuktikan pentingnya edukasi gizi dan pemberdayaan masyarakat dalam upaya peningkatan kesehatan dan kesejahteraan anak.

Referensi

Alhempi, R. R. N. A. a. M. U. (2020). Pengaruh Program Motivasi Kewirausahaan Dalam Membentuk Jiwa Kewirausahaan Ibu Rumah Tangga. Jurnal Apresiasi Ekonomi, 8(1), 135–141.

Barbee, A. P., & Martin, M. L. (2013). Skill-based training and transfer of learning. In Contemporary issues in child welfare practice (pp. 183–204). Springer.

Berawi, K. N. (2022). Literature review: Daun kelor (Moringa oleifera) sebagai makanan sehat pelengkap nutrisi 1000 hari pertama kehidupan. Jurnal Kesehatan.

Bhutta, Z. A., Das, J. K., Rizvi, A., Gaffey, M. F., Walker, N., Horton, S., Webb, P., Lartey, A., & Black, R. E. (2013). Evidence-based interventions for improvement of maternal and child nutrition: What can be done and at what cost? The Lancet, 382(9890), 452–477.

Craig, G. (2002). Towards the measurement of empowerment: The evaluation of community development. Community Development, 33(1), 124–146.

Darmawan, R., Abidin, J., Aisyianita, R. A., Nugroho, F. A., & Silvia, S. (2025). Peningkatan Kapasitas Kepariwisataan melalui Pelatihan Sadar Wisata dan Pembuatan Paket Wisata di Desa Bulak Indramayu. Madaniya, 6(3), 1598–1612.

De Onis, M., & Branca, F. (2016). Childhood stunting: A global perspective. Maternal & Child Nutrition, 12, 12–26.

Erwina Sumartini, S., & Keb, M. (2020). Studi literatur: Dampak stunting terhadap kemampuan kognitif anak. 2(01), 127–134.

Fariidah, F. N., Permana, W., Agustin, K. T., Lutfiah, L., Wulandari, D., Natania, S. A., Halidatunur, T. A., Mardiani, S., Setiawan, F., & Sudirman, R. (2025). PEMBERDAYAAN MASYARAKAT CITUNGGUL MELALUI PEMANFAATAN TOGA, PEMBUATAN COOKIES DAUN KELOR–PISANG RANGGAP SERTA PEMASARAN DIGITAL. 3(1), 74–84.

Fikri, A. R., & Panjaitan, R. (2025). Tingkat Kesehatan Penduduk yang Rendah dan Faktor Penyebab Tingginya Angka Stunting di Indonesia. Legal System Journal, 2(1), 44–52.

Gopalakrishnan, L., Doriya, K., & Kumar, D. S. (2016). Moringa oleifera: A review on nutritive importance and its medicinal application. Food Science and Human Wellness, 5(2), 49–56.

Hati, F. S., & Kurnia, A. R. (2023). Evaluasi Skor Pre-Test dan Post-Test Peserta Pelatihan Pelayanan Kontrasepsi bagi Dokter dan Bidan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan di BKKBN Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Edutrained: Jurnal Pendidikan Dan Pelatihan, 7(1), 67–78.

Hidayah, N., Nada, S. A. P., & Nasution, A. S. (2025). ULTRA PROCESSED FOODS DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KESEHATAN DAN LINGKUNGAN: LITERATUR REVIEW ULTRA-PROCESSED FOODS AND THEIR IMPLICATIONS FOR HEALTH AND THE ENVIRONMENT: A LITERATURE REVIEW. Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition), 14(2).

Kartika, M., Khoiri, N., Sibuea, N. A., & Rozi, F. (2021). Learning by doing, training and life skills. MUDABBIR Journal Research and Education Studies, 1(2), 91–103.

Marvinita, R., Fathia, S. N., Nabila, N. I., Banuwa, L. F., & Sari, A. (2024). Inisiasi Program Kidspreneur Pada LKSA Panti Asuhan Hasbi Rabbi Bandar Lampung. Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal, 7(4), 581–587.

Muslim, M., Kohar, A., & Husnaldi, M. (2025). INTEGRASI NILAI KEAGAMAAN, KEMANDIRIAN EKONOMI, DAN KESEHATAN SEBAGAI STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT. Khidmatul Ummah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(02), 77–86.

Najamudin, F., & Al Fajar, A. H. (2024). Pemberdayaan masyarakat berbasis sumber daya lokal melalui pendekatan abcd untuk mencapai sdg 1: Tanpa kemiskinan. Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial, 7(2), 142–158.

Nuradhiani, A. (2023). Faktor risiko masalah gizi kurang pada balita di Indonesia. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Dan Sosial, 1(2), 17–25.

Nursifa, A. F., Khoirunnisa, S., Hafiz, M. I., & Ridwan, H. (2025). PEMENUHAN GIZI PADA SERIBU HARI PERTAMA KEHIDUPAN TERHADAP KEJADIAN STUNTING DI INDONESIA: LITERATURE REVIEW. Jurnal Kesehatan Indra Husada, 13(1), 82–89.

Oge, L. (2025). Pengembangan teknologi pascapanen berbasis kearifan lokal dalam mendukung ketahanan pangan. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa Dan Akademisi, 1(4), 46–56.

Permana, D. N. S., Uly, N., & Alim, A. (2025). Efektivitas Berbagai Intervensi Gizi dalam Penanggulangan Stunting pada Anak: Tinjauan Literatur. Borneo Nursing Journal (BNJ), 7(2), 401–411.

Popkin, B. M., Corvalan, C., & Grummer-Strawn, L. M. (2020). Dynamics of the double burden of malnutrition and the changing nutrition reality. The Lancet, 395(10217), 65–74.

Purborini, V. S., & Suryanatha, I. B. (2025). Inovasi teknologi dalam pemberdayaan masyarakat: Membangun kemandirian dan kesejahteraan. Jurnal Ilmu Politik Dan Studi Sosial Terapan, 4(1), 138–152.

Rahmidini, A., St, S., & Keb, M. (2020). Stunting Literatur Review: Hubungan Stunting Dengan Perkembangan Motorik Dan Kognitif Anak. 2(01), 90–104.

Saputra, R. A., Santoso, U., Heiriyani, T., Jumar, J., Wahdah, R., Syarifuddin, N. A., Putri, K. A., Navira, A., & Aisyah, N. (2021). The miracle tree: Manfaat kelor terhadap kesehatan masyarakat. Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul), 1(2), 54–62.

Sari, R. W., & Mutmainnah, N. (2024). Cegah Stunting dengan Pangan Lokal: Manfaat Ikan Cakalang dan Daun Kelor untuk Kesehatan Anak. Penerbit NEM.

Setyaningrum, Y., Amaliyah, R., & Maulidiyah, S. (2025). Hubungan Literasi Gizi, Perilaku Jajan, dan Kecukupan Gizi dengan Status Gizi. Jurnal Kesehatan Nusantara (JKN), 1(3), 94–102.

ULFAH, Q. (2025). HUBUNGAN KETERSEDIAAN DAN PEMANFAATAN PANGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LEMBANG.

Wekke, I. S. (2022). Metode Pengabdian Masyarakat: Dari Rancangan ke Publikasi. Penerbit Adab.

Yuliatmoko, W. (2011). Inovasi Teknologi Produk Pangan Lokal Untuk Percepatan Ketahanan Pangan.

Diterbitkan

23-04-2026

Cara Mengutip

Nabila, N. I. ., Marvinita, R., Dalimunthe, N. P. ., Safitri, D., & Sari, A. (2026). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pembuatan Cookies Daun Kelor Untuk Meningkatkan Gizi Anak. Jurnal Inovasi Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 6(1), 63–72. https://doi.org/10.54082/jippm.1113