Hubungan Persepsi Pasien Mengenai Makanan Rumah Sakit dan Sisa Makanan terhadap Tingkat Kepuasan Pasien di RS Buah Hati Ciputat

Penulis

  • Nurul Hidayahti Ilmu Gizi, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Esa Unggul Jakarta, Indonesia
  • Prita Dhyani Swamilaksita Ilmu Gizi, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Esa Unggul Jakarta, Indonesia
  • Putri Ronitawati Ilmu Gizi, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Esa Unggul Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jigi.895

Kata Kunci:

Makanan Rumah Sakit, Pelayanan Gizi, Persepsi Pasien, Sisa Makanan, Tingkat Kepuasan Pasien

Abstrak

Persepsi pasien mengenai makanan rumah sakit dapat memengaruhi asupan makanan dan tingkat kepuasan pasien selama dirawat inap. Penelitian ini berbeda dari penelitian sebelumnya karena menilai enam aspek persepsi makanan sekaligus yaitu: rasa, penampilan, aroma, tekstur, variasi, dan suhu makanan, bukan hanya sisa makanan. Mengetahui hubungan antara persepsi pasien mengenai makanan rumah sakit dan sisa makanan terhadap tingkat kepuasan pasien di Rumah Sakit Buah Hati Ciputat. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan teknik purposive sampling pada 88 responden rawat inap yang tidak mengalami gangguan nafsu makan dan mendapatkan diet makanan biasa. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-Square. Sebagian besar responden adalah perempuan (94,3%) berusia 26–35 tahun, dengan masa rawat inap terbanyak selama 3 hari. Sebanyak 53,4% pasien berpersepsi baik dan 46,6% berpersepsi tidak baik terhadap makanan rumah sakit dan 95,5% pasien menghabiskan makanannya (<20% sisa). Tingkat kepuasan pasien terhadap makanan cukup tinggi, yaitu 71,6% menyatakan puas. Terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi pasien mengenai makanan dengan tingkat kepuasan (p = 0,000), namun tidak terdapat hubungan signifikan antara sisa makanan dengan tingkat kepuasan (p = 0,327). Semakin baik persepsi pasien terhadap makanan, maka semakin tinggi tingkat kepuasannya. Namun, sisa makanan bukan indikator tunggal kepuasan karena dapat dipengaruhi oleh faktor lain. Hasil penelitian ini adalah perlunya manajemen rumah sakit memperhatikan kualitas rasa, penampilan, aroma, tekstur, variasi, dan suhu makanan sebagai masukan dalam upaya meningkatkan mutu layanan gizi dan kepuasan pasien.

Referensi

Aini, Q., Pibriyanti, K., Mufidah, I., Luthfiya, L., Prianingsih, F., & Silawati, E. (2025). Perbedaan Kepuasan Pelayanan Makanan, Sisa Makanan Dan Sosial Ekonomi Pasien Di Rumah Sakit Pemerintah Dan Rumah Sakit Swasta. An-Nadaa Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12, 43. https://doi.org/10.31602/ann.v12i1.18577

Anita, N. et al. (2023). Asuhan Kebidanan Pasca Persalinan dan Menyusui: Konsep, Faktor, dan Tantangan. Kaizen Media Publishing.

Hariez, T. M., & Akbar, P. S. (2019). Pengaruh rasa, penampilan, tingkat kematangan, suhu, kebersihan, dan porsi makanan terhadap kepuasan pasien pada pelayanan gizi di RS X Malang. Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia, 5(2), 65–71. https://doi.org/10.31290/jiki.v5i2.1433

Haerani, R. S., & Ronitawati, P. (2023). Hubungan Jenis Diet, Daya Terima, Sisa Makanan Dan Kepuasan Pasien Rawat Inap Di Rs X Jakarta. ARGIPA (Arsip Gizi Dan Pangan), 8(2), 169–182. https://doi.org/10.22236/argipa.v8i2.11292

Hoteit, M., Badreddine, N., El Cheikh Mohamad, J., Khattar, M., Fattouh, F., Malli, D., Antar, E., El Khatib, S., Abiad, M. G., & Hassan, H. F. (2024). Quantifying hospital plate waste and identifying its correlates from patients’ perspectives in Lebanon. Scientific Reports, 14(1), 1–11. https://doi.org/10.1038/s41598-024-80205-8

Jayadi, A. (2020). Mengukur Tingkat Kepuasan Pelayanan Gizi Pada Pasien Rawat Inap Melalui Rasa Makanan. Jurnal Ilmu Gizi Indonesia (JIGZI), 1(2), 15–22. https://doi.org/10.57084/jigzi.v1i2.747

Kebede Gemeda Sabo. (2020). Patients’ satisfaction with inpatient services and its determinants in public hospitals of Oromia region, Ethiopia. International Journal of Health Policy and Management, 9(4), 149–157. https://doi.org/10.15171/ijhpm.2019.101

Kemenkes. (2013). Pedoman Gizi Rumah Sakit. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kemenkes. (2022). Pedoman Teknis Survei Kepuasan Masyarakat.

Kemenkes RI. (2011). Peraturan Menteri Kesehatan RI No 1096/Menkes/PER/VI/2011. Higiene Sanitasi Jasaboga, 372, 1–70.

Killgore, W. D. S., & Yurgelun-Todd, D. A. (2010). Sex differences in cerebral responses to images of high versus low-calorie food. NeuroReport, 21(5), 354–358. https://doi.org/10.1097/WNR.0b013e32833774f7

Lestari, R. H., Ayuningtyas, P. R., Pratiwi, A. A., & Prasetyo, A. (2023). Analisis Sisa Makanan terhadap Kepuasan Pelayanan Makanan pada Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Islam Jemursari Surabaya. Media Gizi Kesmas, 12(2), 937–946. https://doi.org/10.20473/mgk.v12i2.2023.937-946

Magdalena, K., Thania, E., Ningsih, R. W. M., Nuraelah, A., & Rosmiyati, A. (2022). Daya Terima Pasien Terhadap Menu Makanan Biasa Tanpa Diet Khusus Di Rs Pmi Bogor. Jurnal Gizi Dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary), 2(1), 1. https://doi.org/10.24114/jnc.v2i1.32548

Muliani, U., Yunianto, A. E., & Sutrio. (2023). Meal satisfaction analysis of patients at RSUD dr. H. Abdul Moeloek Lampung province. ARGIPA (Arsip Gizi Dan Pangan), 7(2), 145–153. https://doi.org/10.22236/argipa.v7i2.10266

Pratama, I. A. L. (2020). Hubungan Kepuasan Pelayanan Makanan dengan Jenis Diet pada Pasien di RSU Haji Surabaya. Media Gizi Kesmas, 8(1), 12. https://doi.org/10.20473/mgk.v8i1.2019.12-18

Putri, A. F. (2018). Pentingnya Orang Dewasa Awal Menyelesaikan Tugas Perkembangannya. SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling, 3(2), 35. https://doi.org/10.23916/08430011

Rachmawati, A. D., Anna, C., & Afifah, N. (2021). Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Inap terhadap Penyajian dan Pelayanan Makanan Di Rumah Sakit The Patient Satisfaction with Foodservice and Food Presentation in Hospital. Gorontalo Journal of Nutrition Dietetic, 1(2), 37–49.

Romadloni1, P. R., & Setianto, B. (2023). Hubungan Karakteristik Pasien Dengan Tingkat Kepuasan Penyajian Makanan (Studi Di Ruang Isolasi Covid-19 Rumah Sakit Islam Surabaya a. Yani). Jurnal Medika Hutama, 03(04), 2981–2991.

Sumardilah, D. (2022). Analisis Sisa Makanan Pasien Rawat Inap Rumah Sakit. Jurnal Kesehatan, 13(1), 101–109. http://ejurnal.poltekkes-tjk.ac.id/index.php/JK

Trinca, V., Duizer, L., & Keller, H. (2022). Putting quality food on the tray: Factors associated with patients’ perceptions of the hospital food experience. Journal of Human Nutrition and Dietetics, 35(1), 81–93. https://doi.org/10.1111/jhn.12929

Wansink, B., & van Ittersum, K. (2013). Portion size me: Plate-size induced consumption norms and win-win solutions for reducing food intake and waste. Journal of Experimental Psychology: Applied, 19(4), 320–332.

Zhou, L., Zhang, C., Liu, F., Qiu, Z., & He, Y. (2019). Application of Deep Learning in Food: A Review. Comprehensive Reviews in Food Science and Food Safety, 18(6), 1793–1811. https://doi.org/10.1111/1541-4337.12492

Diterbitkan

30-06-2026

Cara Mengutip

Hidayahti, N., Swamilaksita, P. D., & Ronitawati, P. (2026). Hubungan Persepsi Pasien Mengenai Makanan Rumah Sakit dan Sisa Makanan terhadap Tingkat Kepuasan Pasien di RS Buah Hati Ciputat. Jurnal Ilmu Gizi Indonesia, 1(1), 1–8. https://doi.org/10.54082/jigi.895

Terbitan

Bagian

Articles