Hubungan Aktivitas Fisik dan Pola Makan dengan Kejadian Overweight pada Remaja di SMAN 8 Kota Jambi

Penulis

  • Dhinda Fitria Prodi S1 Gizi, Universitas Baiturrahim Jambi, Indonesia
  • Tina Yuli Fatmawati Prodi S1 Gizi, Universitas Baiturrahim Jambi, Indonesia
  • Aisah Aisah Prodi S1 Gizi, Universitas Baiturrahim Jambi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jigi.1073

Kata Kunci:

aktivitas fisik, overweight, pola makan

Abstrak

Overweight pada remaja merupakan masalah gizi yang disebabkan oleh ketidakseimbangan antara asupan dan pengeluaran energi, yang dipengaruhi oleh pola makan dan aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dan aktivitas fisik dengan kejadian overweight pada remaja di SMAN 8 Kota Jambi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei-Juni 2025. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional dengan populasi seluruh siswa kelas X SMAN 8 Kota Jambi sebanyak 360 orang. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 78 orang dengan menggunakan teknik proportional random sampling sesuai kriteria inklusi. Instrumen dalam penelitian ini aktivitas fisik menggunakan PAL dan pola makan menggunakan FFQ. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square untuk mengetahui variabel independent (aktivitas fisik dan pola makan) dengan variabel dependen (kejadian overweight). Hasil gambaran aktivitas ringan 49 remaja (68,3%), pola makan dalam kategori kurang baik sebanyak 44 remaja (62,0%), dan kejadian overweight sebanyak 45 remaja (57,7%). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara pola makan dengan kejadian overweight (p=0.015), serta hubungan signifikan antara aktivitas fisik dengan kejadian overweight (p=0.002). Kesimpulan, pola makan dan aktivitas fisik berhubungan dengan kejadian overweight pada remaja. Disarankan kepada pihak sekolah dan remaja untuk meningkatkan aktivitas fisik dan menerapkan pola makan sehat untuk mencegah terjadinya overweight.

Referensi

Amrynia, S. U., & Prameswari, G. N. (2022). Hubungan Pola Makan, Sedentary Lifestyle, dan Durasi Tidur dengan Kejadian Gizi Lebih Pada Remaja (Studi Kasus di SMA Negeri 1 Demak). Indonesian Journal of Public Health and Nutrition, 2(1), 112–121. https://doi.org/10.15294/ijphn.v2i1.52044

Eli, A. P. N., Nurhikmawati, Irmayanti, Safei, I., & Syamsu, R. F. (2022). Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Overweightpada Tenaga Kependidikan di Universitas Muslim Indonesia. Jurnal Mahasiswa Kedokteran, 2(5), 914–922.

Kemenkes. (2021). Pedoman Gizi Seimbang.

Nabawiyah, N., Arneliwati Arneliwati, & Yesi Hasneli N. (2023). Hubungan Tingkat Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Obesitas Pada Remaja. Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 1(1), 14–26. https://doi.org/10.55606/detector.v1i1.1022

Natalia, D. P, Widya H. C, & Wara, D. P (2023). Aktivitas Fisik. Universitas Semarang.

Niara, S. I., & Pertiwi, Y. (2022). Pencegahan Obesitas pada Remaja Melalui Intervensi Promosi Kesehatan: Studi Literatur. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat, 14(2), 96–104. https://doi.org/10.52022/jikm.v14i2.278

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta.

Nuraini, D., Sulastri, I., & Permata, N. (2022). Hubungan Pola Makan dengan Kejadian Obesitas pada Remaja di Kota Jakarta. Jurnal Gizi Remaja, 7(1), 45–52.

WHO. (2018). Angka Kematian Ibu Kematian dan Angka Bayi.

Diterbitkan

30-06-2026

Cara Mengutip

Fitria, D. ., Fatmawati, T. Y. ., & Aisah, A. (2026). Hubungan Aktivitas Fisik dan Pola Makan dengan Kejadian Overweight pada Remaja di SMAN 8 Kota Jambi. Jurnal Ilmu Gizi Indonesia, 1(1), 29–34. https://doi.org/10.54082/jigi.1073

Terbitan

Bagian

Articles