Pembiasaan Tahsin Berjenjang sebagai Strategi Kompensatif Madrasah di Mts Wahid Hasyim Kapuran Badegan Ponorogo

Penulis

  • Rosita Nurma Safitri Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Indonesia
  • Binti Muwaffic Himmatul Azizah Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Indonesia
  • Kayyis Fithri Ajhuri Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/ijpm.1482

Kata Kunci:

Tahsin Berjenjang, Strategi Kompensatif, Madrasah

Abstrak

Kemampuan membaca Al-Qur'an menjadi fondasi penting bagi setiap muslim, tetapi tingkat literasi Al-Qur'an di kalangan masyarakat Indonesia masih tergolong rendah, termasuk di antara 77 peserta didik Madrasah Tsanawiyah (MTs) Wahid Hasyim Kapuran, Badegan, Ponorogo. Keragaman kemampuan membaca Al-Qur'an peserta didik saat memasuki jenjang MTs dipengaruhi oleh minimnya dukungan orang tua, rendahnya motivasi belajar, serta terbatasnya akses pendidikan Al-Qur'an nonformal di wilayah pedesaan. Pendekatan yang digunakan adalah metode kualitatif Asset Based Community Development (ABCD) yang terdiri atas lima tahapan, yaitu discovery, dream, design, define, dan destiny, yang didukung dengan teknik observasi dan wawancara. Hasil kegiatan memperlihatkan bahwa pembiasaan tahsin dilaksanakan melalui pengelompokan kelas berjenjang (A–E) sesuai kemampuan awal peserta didik, pengintegrasian materi tajwid secara kontekstual, pendekatan yang menyerupai sorogan, serta penjadwalan rutin dua kali dalam sepekan. Kelas dirancang dengan indicator capaian berbeda sesuai jenjang kelancaran membaca untuk kelas bawah, serta hafalan juz 30 dan surah pilihan untuk jelas atas, sehingga capaian disesuaikan dengan kemampuan awal peserta didik. Pembiasaan tahsin berfungsi sebagai strategi kompensatif madrasah untuk mengatasii kesenjangan kemampuan membaca Al-Qur’an akibat perbedaan latar belakang pendidikan, khususnya anatara lulusan SD dan MI.

Referensi

Abdurrahman. (2024). Pendekkatan ABCD (Asset-Based Community Development) Dalam Pengembangan Pendidikan Islam. Jurnal Tinta, 6(1), 185–196.

Ansori, M. (2025). Strategi Pendampingan Pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an Bagi Anak Usia Dini Di SPS Bougenville 61 Nogosari Rambipuji Jember Sebagai Upaya Pembinaan Nilai Keislaman Sejak Dini. Al-Ijtima: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 12–23.

Asrori, A. M. (2023). Gandeng LK3P UI, Kemenag Rilis Hasil Survei Indeks Literasi Al-Qur’an. Kementerian Agama RI, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, & LK3P Universitas Indonesia. https://nu.or.id/nasional/gandeng-lk3p-ui-kemenag-rilis-hasil-survei-indeks-literasi-al-qur-an-hpt3q

Dawi, M. N. (2024). Pembelajaran Tahsin Qur ’ an Pada Madrasah Ibtidaiyah : Analisis Pembiasaan Sebelum Memulai Pembelajaran. Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 5(3), 145–156.

Ervina, D. S., Asmuni, & Syahnan, M. (2025). Kedudukan Al-Quran Sebagai Sumber Hukum Islam. 12(02), 29–37.

Febbiyanti, T., Haerudin, & Kertayasa, H. (2026). Implementasi Pembinaan Tahsin Qur’an Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Siswa/I SMAN 2 Klari. TABDIR: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 14(01), 293–302.

Hairani, E., & Faizah, N. (2023). Metode ABCD dalam Pendampingan keberlangsungan Masjid Al-Fattah dan Pesantren Madaniyatul Qur ’ an. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(4), 1492–1502.

Hidayah, R. N., Mukhlisah, I., Ulfah, Y. F., & Fatimah, M. (2023). Implementasi Metode Tahsin Dalam Membaca Al-Quran pada siswa di madrasah ibtidaiyah Negri 6 Sukoharjo. Jurnal Mamba’ul ’Ulum, 19(1), 47–58.

Husin, & Arsyad, M. (2022). Implementasi Metode Tahsin Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Di MI Darul Falah. Al-Muhith: Jurnal Ilmu Qur’an Dan Hadits, 1(1), 16–25.

Istiqhomah, & Arini, A. (2025). Implementasi Pembiasaan Baca Dan Tulis Al-Qur’an Dalam Meningkatkan Minat Membaca Al-Qur’an Peserta Didik Di MTs Miftahul Ulum Jogoroto Jombang. Jurnal Sains Student Research, 3(5), 106–119.

Khaddafi, M., Fitri, L., Sarah, P., & Shafa, A. (2025). Pentingnya Pemilihan Metode Penelitian Yang Tepat Dalam Penelitian Ilmiah. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2(7), 13372–13376.

Lathifah, Jaelani, A., & Patimah. (2023). Upaya Guru Tahsin Dalam Pembiasaan Membaca Al-Qur’an Juz 30 Untuk Mengatasi Kesulitan Membaca Al-Qur’an Pada Siswa Kelas 3 Di MI Hidayatus Shibyan Talun. Indonesian Journal Of Elementary Education, 5(2), 49–55.

Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM/ LPKM) Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta. (2022). Peran Perempuan dalam Pemberantasan Buta Aksara Al-Qur’an dan Pemberdayaan Masyarakat. Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta. https://iiq.ac.id/berita/hasil-riset-angka-buta-aksara-al-quran-di-indonesia-tinggi-sebegini/

Mursid, M., & Nafisah, Z. (2023). Implementasi Pembiasaan Tahsin Al- Qur ’ an Bagi Siswa Kelas 1 Guna Melatih Kemampuan Membaca Al- Qur ’ an Sejak Dini Di Madrasah Ibtidaiyah. Al-Tarbiyah: Jurnal Ilu Pendidikan Islam, 1(4).

Nashoiha, I. (2025). Implementasi Pembelajran Tahsin Tahfiodz Dalam Meningkatkan Hafalan Al-Qur’an Di MATQ Sunanul Muhtadin Sidayu Gresik. Barajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 8(2), 161–167.

Saud, I. W., & Darise, G. N. (2022). Implementasi Metode Tahsin untuk Meningkatkan. Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 85–94.

Sundayu, C., Khoeriyah, H., Flirdaus, F. A., Nuraini, F., & Safrizal. (2025). Strategi Pembinaan Tahsin Al- Qur ’ an dalam Kegiatan Tadarus Harian di SMP Babussalam Pekanbaru. Al-Hikmah: Jurnal Agama Dan Ilmu Pengetahuan, 22(1), 281–293.

Yusriah, Masyhadiah, Makduani, R., & Nurzamsinar. (2025). Pembinaan TPQ Partisipatif di Dusun Lalawang Kabupaten Mamuju. Malaqbiq: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 48–58.

Diterbitkan

07-10-2026

Cara Mengutip

Safitri, R. N. ., Azizah, B. M. H. ., & Ajhuri, K. F. . (2026). Pembiasaan Tahsin Berjenjang sebagai Strategi Kompensatif Madrasah di Mts Wahid Hasyim Kapuran Badegan Ponorogo. Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 665–672. https://doi.org/10.54082/ijpm.1482