Pelatihan Pembuatan Tepung MOCAF sebagai Upaya Diversifikasi Produk Singkong di Desa Sungai Gampa, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan

Penulis

  • Yulistia Budianti Soemarie Fakultas Farmasi, Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari, Banjarmasin, Indonesia
  • Aris Faradilla Fakultas Farmasi, Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari, Banjarmasin, Indonesia
  • Pebri Wulandari Fakultas Farmasi, Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari, Banjarmasin, Indonesia
  • Auliana Auliana Fakultas Farmasi, Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari, Banjarmasin, Indonesia
  • Syifa Kamila Fakultas Farmasi, Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari, Banjarmasin, Indonesia
  • Raden Roro Ariessanty Alicia Kusuma Wardhani Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Program Studi Pendidikan Kimia, Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari, Banjarmasin, Indonesia
  • Adzra Kamilah Ryzwandyka Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari, Banjarmasin, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/ijpm.1435

Kata Kunci:

diversifikasi Singkong, ibu PKK Desa Sungai Gampa, MOCAF, pemberdayaan masyarakat

Abstrak

Singkong merupakan salah satu komoditas pangan lokal yang telah dimanfaatkan oleh kelompok Ibu PKK Desa Sungai Gampa sebagai bahan baku pembuatan kerupuk singkong dengan kapasitas produksi sekitar 1 ton per bulan. Namun, pemanfaatannya masih terbatas pada satu jenis produk sehingga peluang peningkatan nilai tambah belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan memberikan pengalaman keterampilan dasar kepada Ibu PKK Desa Sungai Gampa dalam mengolah singkong menjadi tepung Modified Cassava Flour (MOCAF) sebagai bahan baku diversifikasi produk pangan. Kegiatan dilaksanakan pada 23 Mei 2026 di Desa Sungai Gampa, Kecamatan Rantau Badauh, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, dengan melibatkan 23 peserta. Metode kegiatan meliputi penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, serta evaluasi pengetahuan menggunakan pretest dan posttest yang masing-masing terdiri atas 10 soal. Rata-rata nilai peserta meningkat dari 68,3 pada pretest menjadi 77,0 pada posttest atau sebesar 12,7%. Selama praktik, kemampuan peserta diamati pada tahapan pengupasan, perajangan, fermentasi, pengeringan, penggilingan, pengayakan, dan pengemasan. Hasil observasi menunjukkan peserta dapat mengikuti rangkaian dasar pengolahan MOCAF dengan pendampingan tim. Temuan ini menunjukkan adanya perubahan positif pada pengetahuan peserta dan penguasaan dasar proses pengolahan yang dapat menjadi modal awal untuk pengembangan diversifikasi produk singkong.

Referensi

Alang, H., Syamsuri, S., Khairillah, Y. N., Triwahyuni, A., & Fahira, A. N. (2024). Healthy food education and training on making MOCAF flour for women in transmigrant farmer groups in Rasau Jaya Village. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(6), 1741–1748. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v8i6.21970

Alang, H., Syamsuri, S., Ningsih, D. F., & Novita, N. (2025). Peningkatan ekonomi keluarga melalui pelatihan inovasi produk pangan sehat dan pelatihan digital marketing pada masyarakat transmigran Rasau Jaya. Abdimas Galuh, 7(1), 980–980. https://doi.org/10.25157/ag.v7i1.18163

Amir, S., Alif, M. A. W., Syamsuddin, F., Syaputra, E. A., Faustine, E. E., Wahyuni, M., Mulki, M. M., Rendi, M., & Zhalifunnas, M. H. (2025). Pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pembuatan keripik singkong dan tepung MOCAF di Kampung Banyumas, Kalimantan Timur. Jurnal Abdi Insani, 12(2), 650–658. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v12i2.2254

Asmoro, N. W., Afriyanti, & Purwati, C. S. (2018). Program kemitraan masyarakat melalui produksi tepung mocaf kelompok tani Desa Gedong Kec. Ngadirojo Wonogiri. In Prosiding SENADIMAS 2018 (Vol. 1, pp. 191–195). Universitas Veteran Bangun Nusantara.

Effendi, N., Nurlina, N., Handayani, S., & Amran, F. D. (2024). Pemberdayaan kader putri Karangtaruna Desa Pucak, Maros melalui pelatihan pengolahan singkong menjadi produk pangan sehat. Abdimas Galuh, 6(2), 1136–1136. https://doi.org/10.25157/ag.v6i2.14318

Fauziah, S. M., Sutama, D. K., & Rohmawati, U. (2025). Pemberdayaan masyarakat Desa Bulusari melalui pelatihan inovasi produk olahan berbahan dasar singkong (MOCAF dan kelor) sebagai upaya penanggulangan stunting. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 4(2), 1980–1987. https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i2.736

Febrina, L., Amelia, J. R., Soecahyadi, S., & Mulyawati, I. (2021). Pelatihan untuk diversifikasi produk turunan olahan singkong di Desa Nanggerang - Bogor. Journal of Servite, 2(1), 18–18. https://doi.org/10.37535/102002120202

Fuzani, S. D. R., & Kaseka, N. D. A. S. (2024). Pemanfaatan singkong menjadi tepung MOCAF (Modified Cassava Flour) bernilai tinggi sebagai upaya peningkatan ekonomi dan produktivitas wirausaha ibu rumah tangga. Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Teknologi (DIMASTEK), 3(2), 167–171. https://doi.org/10.38156/dimastek.v3i02.105

Gaffar, A., Hasfiani, Y., Warsani, Z., Malita, S., Amrullah, L., Rahman, R. S., & Madani, N. U. (2025). Pelatihan pembuatan tepung MOCAF (Modified Cassava Flour) sebagai upaya pengembangan produk pangan lokal di Desa Perigi Kecamatan Suela Lombok Timur. DEVOTE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, 4(4), 1048–1052. https://doi.org/10.55681/devote.v4i4.5426

Lodang, H., Azis, A. A., Hasyim, S. H., & Ramly, Z. A. (2025). Evaluation of product feasibility and economic potential after cassava processing training based on community empowerment. Prosiding Seminar Nasional Pembangunan dan Pendidikan Vokasi Pertanian, 6(1), 123–131. https://doi.org/10.47687/snppvp.v6i1.1761

Malik, M., Burhanuddin, A., Mukhtar, A., Margono, M., Alam, B. A., Pranata, D. Y. D. A., Ma’mun, H., Androva, A., Haryono, M. B., Safii, M., Jannah, W., & Febriandyono, M. F. (2025). Pelatihan peningkatan kualitas keripik singkong dengan teknologi mesin pengiris bagi UMKM Morobongo. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 4(2), 2157–2167. https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i2.648

Munfangati, R. (2018). Pemberdayaan masyarakat melalui proses transfer keterampilan pemanfaatan tepung MOCAF untuk pengembangan usaha pangan masyarakat berupa produk olahan khas Desa Nglegi, Patuk, Gunungkidul. Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 111–111. https://doi.org/10.12928/jp.v1i1.345

Pratama, A. P., Zamroni, A., & Lisnawati, A. (2025). Sinergi BUMDes dan home industry dalam pengolahan singkong Gajah menjadi tepung MOCAF: Solusi inovatif untuk kemandirian ekonomi Desa Sungai Bawang. Jurnal Surya Masyarakat, 8(1), 169–177. https://doi.org/10.26714/jsm.8.1.2025.169-177

Rasoki, T., Asnamawati, L., & Nurmalia, A. (2021). Pengenalan nilai tambah melalui pengolahan dan pemasaran tepung MOCAF sebagai diversifikasi produk berbahan dasar singkong. Surya Abdimas, 5(4), 542–548. https://doi.org/10.37729/abdimas.v5i4.1395

Riani, N. Z., Nelonda, S., Marta, J., Fitra, H., & Cheisviyanny, C. (2024). Pelatihan keuangan dan pemasaran produk berbahan baku tepung MOCAF: Pemberdayaan masyarakat. Menara Pengabdian, 4(2), 91–99. https://doi.org/10.31869/jmp.v4i2.6109

Saputra, H., & Nurcholis, I. A. (2025). Pemberdayaan masyarakat Desa Kebak Kecamatan Jumantono Kabupaten Karanganyar: Ubah ubi kayu menjadi tepung MOCAF dan bolu bergizi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia, 8(1), 15–23. https://doi.org/10.36085/jpmbr.v8i1.7737

Sari, M. R., Ernawati, E., Maulana, N., & Setyowati, L. (2023). Tepung MOCAF: Produk olahan unggulan kelompok tani singkong Desa Cibodas sebagai upaya optimalisasi hasil panen. I-Com: Indonesian Community Journal, 3(4), 1882–1892. https://doi.org/10.33379/icom.v3i4.3460

Sarno, S., Apriliyanto, E., & Cahyani, D. (2022). Penerapan teknologi pengolahan singkong menjadi tepung MOCAF sebagai upaya mendukung Desa Mandiri MOCAF Desa Pesangkalan Kabupaten Banjarnegara. JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 3(3), 584–595. https://doi.org/10.37339/jurpikat.v3i3.1071

Sihotang, J. E. F., & Sari, M. R. (2025). Emping singkong: Diversifikasi produk olahan singkong sebagai upaya untuk pemberdayaan kelompok usaha hasil pertanian di Desa Cibodas. I-Com: Indonesian Community Journal, 5(3), 1528–1538. https://doi.org/10.70609/i-com.v5i3.7980

Suprapti, I., & Sukma, K. P. W. (2021). Pemberdayaan perempuan dalam menunjang kemandirian masyarakat desa melalui pelatihan pembuatan MOCAF (Modified Cassava Flour). Darmabakti Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(1), 7–15. https://doi.org/10.31102/darmabakti.2021.2.1.7-15

Suryana, N. K., Lesmana, H., AB, N., & Mardhiana. (2023). Pelatihan pembuatan tepung MOCAF di Desa Tanah Merah Kabupaten Tana Tidung. Jurnal Pengabdian Masyarakat Paguntaka, 2(1), 24–32. https://doi.org/10.61457/jumpa.v2i1.22

Vuspitasari, B. K., Atlantika, Y. N., & Siahaan, S. V. B. (2023). Pemberdayaan Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) melalui kegiatan ekonomi kreatif pengolahan potensi lokal. GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 7(1), 292–300. https://doi.org/10.31571/gervasi.v7i1.4562

Yulifianti, R., Ginting, E., & Utomo, J. S. (2014). Tepung kasava modifikasi sebagai bahan substitusi terigu mendukung diversifikasi pangan. Buletin Palawija, 23, 1–12. https://doi.org/10.21082/bulpa.v0n23.2012.p1-12

Diterbitkan

23-10-2026

Cara Mengutip

Soemarie, Y. B., Faradilla, A., Wulandari, P., Auliana, A., Kamila, S., Wardhani, R. R. A. A. K., & Ryzwandyka, A. K. (2026). Pelatihan Pembuatan Tepung MOCAF sebagai Upaya Diversifikasi Produk Singkong di Desa Sungai Gampa, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 703–712. https://doi.org/10.54082/ijpm.1435

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama