Penerapan Pelatihan Asertivitas pada Anak-anak yang Mengalami Peer Victimization di RPTRA

Penulis

  • Stevanie Regina Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Tarumanagara, Indonesia
  • Ezra Manora Glorya Simalango Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Tarumanagara, Indonesia
  • Bijanca Aufina Diefa Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Tarumanagara, Indonesia
  • Denrich Suryadi Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Tarumanagara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/ijpm.1266

Kata Kunci:

asertivitas, peer victimization, pelatihan asertivitas, intervensi berbasis permainan, anak usia sekolah

Abstrak

Peer victimization merupakan salah satu permasalahan sosial yang sering dialami anak usia sekolah dan dapat berdampak negatif terhadap perkembangan emosional serta sosial mereka. Kondisi ini dapat menyebabkan rendahnya asertivitas sehingga anak menjadi lebih rentan dalam interaksi sosial. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan asertivitas anak usia sekolah dasar yang mengalami peer victimization melalui pelatihan asertivitas berbasis permainan di RPTRA Amanah Bunda, Jakarta Barat. Kegiatan dilaksanakan dalam tiga sesi dengan melibatkan lima peserta yang teridentifikasi mengalami peer victimization, sementara seluruh rangkaian kegiatan diikuti oleh sembilan anak. Evaluasi program dilakukan menggunakan Peer Victimization Scale dan Rathus Assertiveness Scale (RAS) melalui metode pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan skor asertivitas peserta setelah mengikuti pelatihan. Rata-rata skor asertivitas meningkat dari 10,00 pada pre-test menjadi 61,80 pada post-test. Peserta dengan tingkat peer victimization tertinggi juga menunjukkan peningkatan asertivitas yang paling besar. Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan asertivitas berbasis permainan dapat menjadi salah satu alternatif intervensi yang efektif untuk meningkatkan perilaku asertif anak serta mendukung terciptanya lingkungan sosial yang lebih positif.

Referensi

Asiyah, B. (2023). Mencegah bullying melalui roleplay EMAS (Empati dan Asertif). Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming, *6*(2), 386-392. https://doi.org/10.30591/japhb.v8i3.8408

Damra, H. R., Wahyuningsih, H., & Rahcmawati, M. A. (2020). Pengaruh pelatihan keterampilan sosial untuk menurunkan tingkat peer victimization pada siswa di SMPN “X” Yogyakarta. Jurnal Intervensi Psikologi, 10(1), 25-38.

Ella Andhany, Dina Selvia, Fara Syifa Nabila Siregar, Nuria Ulfah Lubis, & Sahrul Romadona. (2024). Sosialisasi bahaya bullying di SDN 106840 Kampung Benar Dusun VI Kota Pari Kecamatan Pantai Cermin. Pediaqu: Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 3(4), 1-6.

Imanniar, O., & Mastuti, E. (2025). Optimalisasi perkembangan sosial-emosional pada anak dengan reticent behavior melalui play skills: Social skills facilitated play. Psikoislamedia: Jurnal Psikologi, 10(1), 37–50. https://doi.org/10.22373/psikoislamedia.v10i1.28425

Izzatie, B. N., & Aulia, Q. (2021). Peran konsep diri terhadap perilaku asertif anak di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas 1 Kutoarjo. Journal of Correctional Issues, 4(2), 85–94.

Kristanti, E. P., & Andromeda, N. (2018). Mengapa Saya Tidak Asertif? Tinjauan Asertivitas dari Tingkat Self-Esteem Mahasiswa. Psikovidya, 22(1), 86–99.

Mansyur, Z. (2021). Pola penanganan perilaku bullying pada sekolah dasar. JIVA: Journal of Behavior and Mental Health, 2(2), 180-189. http://dx.doi.org/10.30984/jiva.v2i2.1770

Nafwari, L. F., & Qudsyi, H. (2024). Efektivitas pelatihan asertivitas untuk meningkatkan harga diri korban bullying. Jurnal Intervensi Psikologi, 16(2), 245–260. https://doi.org/10.20885/intervensipsikologi.vol16.iss2.art7

Papalia, D. E., & Martorell, G. (2021). Experience human development (14th ed.). McGraw-Hill Education.

Parapat, V. N., & Royanto, L. R. (2018). Efektivitas Program Pelatihan untuk Meningkatkan Perilaku Asertif dan Perilaku Pembela pada Situasi Perundungan Sekolah Dasar Kelas V. Jurnal Psikogenesis, *6*(2), 130–144. https://doi.org/10.24854/jps.v6i2.696

Pimentel, F. de O., Della Méa, C. P., & Dapieve Patias, N. (2020). Victims of bullying, symptoms of depression, anxiety and stress, and suicidal ideation in teenagers. Acta Colombiana de Psicología, 23(2), 230–240. https://doi.org/10.14718/ACP.2020.23.2.9

Pusiknas Polri. (2025, Desember 5). Data gabungan: Jumlah kasus perundungan naik dua kali lipat. Pusat Informasi dan Komunikasi Nasional Kepolisian Negara Republik Indonesia. https://pusiknas.polri.go.id/detail_artikel/data_gabungan:_jumlah_kasus_perundungan_nai k_dua_kali_lipat

Rahma, G. N., Fradianto, I., Neri, E. I., & Fauzan, S. (2023). Edukasi bahaya bullying pada anak sekolah dasar. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(5), 1664-1667.

Salau, O., et al. (2023). Play-based interventions in child psychology: A review of effectiveness.

Journal of Child Development Research, 15(1), 1–18.

Syaodih, E., & Handayani, H. (2017). Developing assertive ability of young children as a countermeasure effort for bullying behaviour. In Proceedings of the 2nd International Conference on Educational Management and Administration (CoEMA 2017) (pp. 163-167). Atlantis Press. https://doi.org/10.2991/icece-16.2017.28

Wurjinem, W. (2020). Strategi peningkatan perilaku asertif melalui pembelajaran bermain peran pada siswa kelas 1 Sekolah Dasar Negeri 5 Kota Bengkulu. JURIDIKDAS: Jurnal Riset Pendidikan Dasar, *3*(1), 95–101. https://doi.org/10.33369/juridikdas.3.1.95-101

Diterbitkan

04-07-2026

Cara Mengutip

Regina, S. ., Simalango, E. M. G. ., Diefa, B. A. ., & Suryadi, D. . (2026). Penerapan Pelatihan Asertivitas pada Anak-anak yang Mengalami Peer Victimization di RPTRA. Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 335–346. https://doi.org/10.54082/ijpm.1266

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama