Peningkatan Self-Compassion terhadap Social Comparison pada Remaja di RPTRA X, Jakarta Barat
DOI:
https://doi.org/10.54082/ijpm.1236Kata Kunci:
self-compassion, social comparison, masa remajaAbstrak
Masa perkembangan remaja merupakan fase yang rentan terhadap social comparison, yaitu membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Kecenderungan ini dapat memicu penilaian diri yang negatif apabila tidak mempunyai kemampuan self-compassion yang baik. Maka dari itu, kegiatan pengabdian dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan self-compassion pada remaja Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk mengatasi social comparison di RPTRA X, Jakarta Barat. Observasi dan wawancara dilakukan pada 17 Desember 2025 dan pada 23 Februari sampai 11 Maret 2026, serta pre-test terhadap 9 partisipan menggunakan Skala Welas Diri dan Skala Perbandingan Sosial. Hasil pre-test menunjukkan rata-rata skor self-compassion 3,18 dan social comparison 3,06, keduanya berada pada kategori sedang. Namun, hasil wawancara menunjukkan kondisi yang kontradiktif, di mana partisipan cenderung mempunyai penilaian diri yang negatif dan belum mempunyai strategi coping yang adaptif. Program intervensi dirancang melalui pendekatan yang edukatif, interaktif, dan reflektif melalui tiga kegiatan, yaitu Mindful Awareness, Surat Untuk Sahabat, dan The Human Connection Game. Hasil post-test terhadap 6 partisipan menunjukkan peningkatan rata-rata skor self-compassion menjadi 4,10 yang berada di kategori tinggi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian dinilai efektif dalam meningkatkan self-compassion pada remaja.
Referensi
Amelia, G. A. (2019). Pengaruh social comparison terhadap life satisfaction pada remaja akhir yang menggunakan Instagram [Skripsi, Universitas Negeri Jakarta]. Repositori Universitas Negeri Jakarta
Choi, Y. M., Lee, D., & Lee, H. (2014). The effect of self-compassion on emotions when experiencing a sense of Inferiority across comparison situations. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 114, 949–953. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2013.12.813
Conway-Smith, B., & West, R. L. (2024, September). The computational mechanisms of detached mindfulness [Paper presentation]. International Conference on Cognitive Modelling. https://doi.org/10.48550/arXiv.2409.15289
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi. (2024). Buku panduan Merdeka Belajar Kampus Merdeka 2024 (Edisi II). Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. https://dikti.kemdikbud.go.id/wp-content/uploads/2024/06/Buku-Panduan-Merdeka-Belajar-Kampus-Merdeka-MBKM-2024.pdf
Fakhrizal, M. A. H. (2021). Pengaruh konformitas terhadap perilaku agresi dimoderasi oleh intensitas bermain game online pada remaja akhir di Kota Bandung [Skripsi, Universitas Pendidikan Indonesia]. Repositori Universitas Pendidikan Indonesia. http://repository.upi.edu/id/eprint/69022
Gibbons, F. X., & Buunk, B. P. (1999). Individual differences in social comparison: Development of a scale of social comparison orientation. Journal of Personality and Social Psychology, 76(1), 129–142. https://doi.org/10.1037/0022-3514.76.1.129
Kiling-Bunga, B. N., & Kiling, I. Y. (2017). Pengujian konsep psikoterapi unconditional positive regard pada mahasiswa perempuan. Jurnal Psikologi Pendidikan & Konseling, 3(1). http://ojs.unm.ac.id/index.php/JPPK
Lavelle, J., Dunne, N., Mulcahy, H. E., & McHugh, L. (2021). Chatbot-delivered cognitive defusion versus cognitive restructuring for negative self-referential thoughts: A pilot study. The Psychological Record, 72(2), 247–261. https://doi.org/10.1007/s40732-021-00478-7
Nasution, N. A. R., Khostarina, T., & Zahra, N. (2025). The role of self-compassion as a moderator between physical appearance comparison and social appearance anxiety in emerging adult women. Motiva: Jurnal Psikologi, 8(2), 191. https://doi.org/10.31293/mv.v8i2.9024
Neff, K. (2003). Self-compassion: An alternative conceptualization of a healthy attitude toward oneself. Self and Identity, 2(2), 85–101. https://doi.org/10.1080/15298860309032
O’Dea, M. K., Igou, E. R., & Van Tilburg, W. A. P. (2024). Spontaneous self‑affirmation predicts more meaning and less boredom. Motivation and Emotion, 48, 237–247. https://doi.org/10.1007/s11031-024-10060-7
Papalia, D. E., & Martorell, G. (2021). Experience human development (14th ed.). McGraw-Hill Education.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. (n.d.). Kelurahan Krendang. Situs Resmi Wilayah Kota Administrasi Jakarta Barat. https://barat.jakarta.go.id/kelurahan/krendang
Powell, M., Sexton, B., & Adair, K. C. (2024). Self-compassion letter tool for healthcare worker well-being: A qualitative descriptive analysis. BMJ Open, 14(4), e078784. https://doi.org/10.1136/bmjopen-2023-078784
Rusu, A. S., & Davis, R. (2022). Interdisciplinary approach of Yalom’s group therapy factors: A theoretical model for including animal presence in social work education and practice. Frontiers in Veterinary Science, 9, Article 1024355. https://doi.org/10.3389/fvets.2022.1024355
Schneider, S., & Schupp, J. (2011). The social comparison scale. SOEPpapers on Multidisciplinary Panel Data Research. http://ssrn.com/abstract=1772742
Schultz, D. P., & Schultz, S. E. (2017). Theories of Personality (11th ed.). Cengage Learning.
Sembiring, T. B., Irmawati, Sabir, M., & Tjahyadi, I. (2024). Buku ajar metodologi penelitian (teori dan praktik). CV Saba Jaya Publisher. https://sabajayapress.co.id/
Sugianto, D., Suwartono, C., & Sutanto, S. H. (2020). Skala Welas Diri (The Self-Compassion Scale). Jurnal Psikologi Ulayat. https://self-compassion.org/wp-content/uploads/2020/08/Indonesian-Translation-of-SCS.pdf
Tian, J., Li, B., & Zhang, R. (2025). The impact of upward social comparison on social media on appearance anxiety: A moderated mediation model. Behavioral Sciences, 15(1), 8. https://doi.org/10.3390/bs15010008
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Sarah Zahrani, Dinda Fitriyadi, Radhiatul Iffa, Denrich Suryadi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



