Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia https://publications.id/index.php/jpmii <p><strong>Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia (JPMII)</strong> adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. <strong>Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia (JPMII)</strong> terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 3031-2728 dan E-ISSN : 3031-2736. Selain itu, JPMII terdaftar di Crossref dengan DOI : https://doi.org/10.54082/jpmii.idpaper </p> <p><strong>Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia (JPMII)</strong> dipublikasikan setiap dua bulan sekali, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, dan Desember. Semua penerimaan naskah akan diproses secara <em>double blind review</em> oleh mitra bestari. Naskah harus dimasukkan dalam <strong>BAHASA INDONESIA. </strong></p> <p><img src="https://publications.id/master/images/FrontendJPMII.jpg" /></p> <table border="0"> <tbody> <tr> <td colspan="3"><strong>Informasi Jurnal</strong></td> </tr> <tr> <td width="150">Nama</td> <td>:</td> <td>Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia</td> </tr> <tr> <td>Nama Pendek</td> <td>:</td> <td>JPMII</td> </tr> <tr> <td>Contact Person</td> <td>:</td> <td>085111544445</td> </tr> <tr> <td>Frekuensi Terbit</td> <td>:</td> <td>6 edisi setiap tahun (Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, Desember)</td> </tr> <tr> <td>Artikel </td> <td>:</td> <td>25 Artikel setiap Edisi </td> </tr> <tr> <td>DOI</td> <td>:</td> <td>10.54082/jpmii.IDPaper</td> </tr> <tr> <td>P-ISSN</td> <td>:</td> <td>3031-2728</td> </tr> <tr> <td>e-ISSN</td> <td>:</td> <td>3031-2736</td> </tr> <tr> <td>Author Fees / APC </td> <td>:</td> <td>Rp 300.000,00</td> </tr> <tr> <td>Scope</td> <td>:</td> <td>Semua kegiatan pengabdian masyarakat di berbagai bidang, antara lain : pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan, maupun kegiatan pengabdian masyarakat bidang lainnya.</td> </tr> </tbody> </table> <h1> </h1> <h1>Fokus dan Ruang Lingkup</h1> <p><strong>Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia (JPMII)</strong> menerima artikel multidisiplin untuk hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. </p> <p><iframe style="border: 0px #ffffff none;" src="https://author.my.id/widget/graph-oa.php?issn=3031-2736&amp;warna=f1863b" name="statistik" width="100%" height="550px" frameborder="0" marginwidth="0px" marginheight="0px" scrolling="no"></iframe></p> id-ID jurnalidcom@gmail.com (JPMII) jurnalidcom@gmail.com (JPMII) Sat, 19 Sep 2026 15:55:20 +0700 OJS 3.3.0.6 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Pemberdayaan Masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) Berbasis Ekonomi Digital, Pendidikan, dan Lingkungan di Kelurahan Sidomulyo Kota Prabumulih https://publications.id/index.php/jpmii/article/view/1475 <p><em>Pengabdian kepada masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk pelaksanaan tridharma perguruan tinggi yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan sekaligus berpartisipasi dalam pemberdayaan masyarakat. Artikel ini mendeskripsikan pelaksanaan KKN Reguler Angkatan 85 Kelompok 36 UIN Raden Fatah Palembang di Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Prabumulih Utara, Kota Prabumulih, yang dilaksanakan pada 16 Juli hingga 19 Agustus 2026. Program pengabdian mencakup empat kegiatan utama, yaitu digitalisasi UMKM melalui penggunaan QRIS dan pemetaan usaha di Google Maps, sosialisasi cyberbullying dan pencegahan pernikahan dini di SMP Negeri 1 Prabumulih, sosialisasi UIN Raden Fatah Palembang Goes to School di SMA dan SMK Yayasan Bakti Prabumulih, serta pemasangan papan edukasi penguraian sampah. Metode yang digunakan adalah Asset-Based Community Development (ABCD) dengan tahapan observasi dan pemetaan aset, perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa program dapat memberikan pengetahuan dan pendampingan praktis kepada pelaku UMKM dalam pemanfaatan teknologi digital, meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai etika bermedia digital dan risiko pernikahan dini, memperluas informasi mengenai pendidikan tinggi, serta menyediakan media edukasi lingkungan yang dapat diakses masyarakat secara berulang. Kendala utama yang ditemukan meliputi keterbatasan waktu, variasi tingkat pemahaman peserta, dan belum optimalnya mekanisme tindak lanjut setelah kegiatan. Oleh karena itu, keberlanjutan pendampingan dan keterlibatan pihak sekolah, masyarakat, serta pemerintah setempat diperlukan agar manfaat program dapat dipertahankan.</em></p> Dhea Seni Permata, Muhammad Briliant Syah, Rajwa Malia Nursyahirah, M. Hafiz Hidayat, Zakia Zakia, Salsabila Dwi Putri, Linda Aprillia, Aulia Juni Astanti, Fatiya Fatiya, Juwanda Juwanda, M. Fajar Feryansyah, Tiyo Aditiya, Leo Yuib Rivaldi, Enggal Eka Pratama, Lili Kaina Hak Cipta (c) 2026 Dhea Seni Permata, Muhammad Briliant Syah, Rajwa Malia Nursyahirah, M. Hafiz Hidayat, Zakia Zakia, Salsabila Dwi Putri, Linda Aprillia, Aulia Juni Astanti, Fatiya Fatiya, Juwanda Juwanda, M. Fajar Feryansyah, Tiyo Aditiya, Leo Yuib Rivaldi, Enggal Eka Pratama, Lili Kaina https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://publications.id/index.php/jpmii/article/view/1475 Sun, 20 Sep 2026 00:00:00 +0700 Penguatan Solidaritas Sosial Masyarakat melalui Pelaksanaan Perlombaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai Bentuk Pengabdian Masyarakat di RT 02/RW 12, Jalan G. Obos VIII Kota Palangka Raya https://publications.id/index.php/jpmii/article/view/1473 <p><em>Permasalahan yang ditemukan di RT 02/RW 12, Jalan G. Obos VIII, Kota Palangka Raya, adalah terbatasnya ruang interaksi dan partisipasi masyarakat dari berbagai kelompok usia dalam kegiatan bersama. Sebagai solusi, mahasiswa KKN Kelompok 75 Universitas Islam Negeri Palangka Raya bersama masyarakat melaksanakan perlombaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai wadah interaksi, gotong royong, dan kebersamaan. </em><em>Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan perlombaan serta mengidentifikasi bentuk partisipasi, interaksi, kerja sama, gotong royong, dan kebersamaan masyarakat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi. Kegiatan dilaksanakan pada 13–18 Agustus 2026 dengan melibatkan anak-anak, remaja, orang dewasa, tokoh masyarakat, perangkat RT/RW, mahasiswa KKN, dan pihak pendukung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya keterlibatan masyarakat dalam persiapan dan pelaksanaan kegiatan, komunikasi antarwarga, pembagian tugas, serta kerja sama dan gotong royong. Kegiatan juga memberikan pengalaman pendidikan sosial bagi anak-anak dan remaja melalui penerapan sportivitas, disiplin, toleransi, keberanian, dan sikap saling menghargai. Dengan demikian, perlombaan Hari Kemerdekaan dapat menjadi wadah pengabdian berbasis partisipasi masyarakat yang mendukung interaksi sosial, kebersamaan, dan solidaritas antarwarga.</em></p> Andrian Sondak, Laela Nurjanah, Nurul Khatimah, Novi Andini, Siti Fatimah, Anastasia Natalia, Putri Nabila, Elinna Ambarwati, Muhammad Amin Hak Cipta (c) 2026 Andrian Sondak, Laela Nurjanah, Nurul Khatimah, Novi Andini, Siti Fatimah, Anastasia Natalia, Putri Nabila, Elinna Ambarwati, Muhammad Amin https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://publications.id/index.php/jpmii/article/view/1473 Thu, 08 Oct 2026 00:00:00 +0700 Pemberdayaan Masyarakat melalui Pemilahan Sampah dan Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Kulit Pisang di Kelurahan Tangkerang Labuai, Kota Pekanbaru https://publications.id/index.php/jpmii/article/view/1514 <p><em>Permasalahan sampah organik rumah tangga di Indonesia terus meningkat seiring pertumbuhan dan perubahan pola konsumsi masyarakat, sementara pemanfaatannya masih terbatas akibat rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai pemilahan sampah dan pengolahan limbah organik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Kelurahan Tangkerang Labuai, Kota Pekanbaru, dalam memilah sampah rumah tangga serta mengolah limbah kulit pisang menjadi pupuk organik cair (POC) menggunakan bioaktivator EM4. Kegiatan dilaksanakan pada 12 Juli 2026 di Balai Penyuluhan Sakinah dengan melibatkan 25 peserta, menggunakan metode penyampaian materi, demonstrasi pembuatan POC, diskusi, dan tanya jawab, dilengkapi contoh POC yang telah difermentasi selama satu minggu. Hasil evaluasi lisan menunjukkan peserta mampu menjelaskan kembali tahapan pemilahan sampah organik-anorganik serta proses pembuatan POC dari kulit pisang, yang mengindikasikan pemahaman awal terhadap materi yang disampaikan. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah berbasis sumber sekaligus mendorong pemanfaatan limbah organik menjadi produk yang bernilai guna dan berpotensi bernilai ekonomi. </em></p> Mutia Novela Sari, Aprillia Az Zahra M. Taufik, Dhimas Prianda, Elsya Elsya, Fadilatul Jannah, Farhan Yuratama, Febri Damansyah, Funia Irwanda, M. Habib Bafadal, Maya Sari Fitria Aisah, Putri Wulandari, Riska Aulia Ramadhani, Shadiq Aziz Hak Cipta (c) 2026 Mutia Novela Sari, Aprillia Az Zahra M. Taufik, Dhimas Prianda, Elsya Elsya, Fadilatul Jannah, Farhan Yuratama, Febri Damansyah, Funia Irwanda, M. Habib Bafadal, Maya Sari Fitria Aisah, Putri Wulandari, Riska Aulia Ramadhani, Shadiq Aziz https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://publications.id/index.php/jpmii/article/view/1514 Wed, 07 Oct 2026 00:00:00 +0700 Pengembangan Potensi Wilayah dengan Pemanfaatan Sekam Bakar sebagai Pupuk Organik di Desa Sukaseneng, Cikeusik, Pandeglang, Banten https://publications.id/index.php/jpmii/article/view/1396 <p><em>Desa Sukaseneng merupakan salah satu desa yang memiliki potensi besar dalam sektor pertanian. Sekam padi adalah salah satu limbah hasil penggilingan padi yang sering kali dianggap tidak bernilai dan hanya dibuang begitu saja. Penyuluhan dan pendampingan proses pengolahan sekam padi perlu dilakukan guna meningkatkan pemanfaatan limbah sekam padi. Kegiatan dilaksanakan di Desa Sukaseneng pada tanggal 1–30 Oktober 2024, meliputi pemetaan masalah utama, penyuluhan, pendampingan pengolahan sekam padi, dan Focus Group Discussion (FGD). Evaluasi dilakukan terhadap 13 responden menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui penilaian sebelum dan setelah kegiatan pada aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Hasil evaluasi menunjukkan perubahan positif pada ketiga aspek. Pengetahuan sebelum kegiatan menunjukkan 92,3% responden kategori sedang dan 7,7% rendah, sedangkan setelah kegiatan 100% kategori tinggi. Sikap sebelum kegiatan menunjukkan 92,3% kategori sedang dan 7,7% rendah, sedangkan setelah kegiatan 77% kategori tinggi dan 23% sedang. Keterampilan sebelum kegiatan menunjukkan 92,3% kategori sedang dan 7,7% rendah, sedangkan setelah kegiatan 54% kategori tinggi dan 46% sedang. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan dapat meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan petani dalam mengolah sekam padi menjadi sekam bakar</em><em>.</em></p> Farhan Khairul Rizqi, Yukarie Ayu Wulandari, Mutiara Azahra Hak Cipta (c) 2026 Farhan Khairul Rizqi, Yukarie Ayu Wulandari, Mutiara Azahra https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://publications.id/index.php/jpmii/article/view/1396 Tue, 20 Oct 2026 00:00:00 +0700 Penerapan Media “Math Magic Board” untuk Mendukung Operasi Perkalian dan Pembagian Siswa SMP 11 Magelang https://publications.id/index.php/jpmii/article/view/1493 <p><em>Keterampilan perkalian dan pembagian sangat penting untuk memperkuat kemampuan numerasi siswa. Namun, permasalahan yang teridentifikasi di SMP Negeri 11 Magelang menunjukkan bahwa sebagian siswa belum lancar melakukan operasi dasar perkalian dan pembagian, sehingga membutuhkan waktu yang relatif lama untuk menyelesaikannya. Rendahnya motivasi dan terbatasnya partisipasi sebagian siswa selama sesi latihan matematika juga menjadi masalah yang perlu ditangani. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kelancaran dan ketepatan siswa dalam perkalian dan pembagian melalui penggunaan "Math Magic Board" pada kegiatan rutin pagi hari. Proyek pengabdian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif yang melibatkan 155 siswa kelas tujuh di SMP Negeri 11 Magelang. Data dikumpulkan melalui survei terhadap responden mengenai penggunaan "Math Magic Board" dan kemudian dianalisis menggunakan persentase. Hasilnya menunjukkan respons yang sangat positif, dengan skor rata-rata 87,52% (35,01 dari 40). Dari 155 siswa, sebanyak 129 siswa atau 83,22% memberikan respons Sangat Setuju dan 26 siswa atau 16,77% memberikan respons Setuju", sementara tidak ada siswa yang memilih "Tidak Setuju" atau "Sangat Tidak Setuju". Temuan ini menunjukkan penerimaan siswa yang sangat positif, yang mengindikasikan bahwa "Math Magic Board" dapat diterapkan secara efektif sebagai sarana yang menarik dan interaktif untuk mendukung kegiatan rutin pagi hari yang berfokus pada pembelajaran perkalian dan pembagian.</em></p> Nur Afifi Pramestya Alifianti, Siwi Maharani, Elsa Wahyuning Putri, Rita Dwi Aryanti, Sekar Amalia Mawaddah, Risza Wahyuningsih, Jessica Adinda Putri, Arifta Nurjanah Hak Cipta (c) 2026 Nur Afifi Pramestya Alifianti, Siwi Maharani, Elsa Wahyuning Putri, Rita Dwi Aryanti, Sekar Amalia Mawaddah, Risza Wahyuningsih, Jessica Adinda Putri, Arifta Nurjanah https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://publications.id/index.php/jpmii/article/view/1493 Thu, 08 Oct 2026 00:00:00 +0700 Pelatihan Penggunaan Alat Ukur Besaran Pokok di SMA Negeri 104 Jakarta https://publications.id/index.php/jpmii/article/view/1335 <p><em>Pengukuran merupakan kompetensi dasar yang esensial dalam pembelajaran fisika berbasis praktikum, sehingga penguasaan penggunaan alat ukur menjadi prasyarat penting bagi peserta didik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konseptual dan keterampilan psikomotorik 30 peserta didik SMA Negeri 104 Jakarta dalam mengoperasikan empat alat ukur fisika, yaitu jangka sorong, mikrometer sekrup, neraca Ohaus, dan stopwatch. Metode pelaksanaan dirancang melalui pendekatan pelatihan berbasis praktikum yang meliputi penyampaian materi konseptual, sesi diskusi dan tanya jawab, serta bimbingan teknis dalam praktik pengukuran secara langsung. Efektivitas intervensi diukur menggunakan desain evaluasi pre-test dan post-test yang mencakup tiga indikator, yaitu pemahaman fungsi dan komponen alat ukur, kemampuan pembacaan skala utama dan nonius, serta ketepatan penentuan nilai ketelitian alat. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata capaian peserta didik dari 33,3% (kategori kurang) pada pre-test menjadi 81% (kategori baik) pada post-test, dengan peningkatan tertinggi terjadi pada indikator penentuan nilai ketelitian alat sebesar 55 poin persentase. Selain capaian kuantitatif tersebut, teramati pula peningkatan partisipasi aktif peserta didik dalam sesi diskusi serta penurunan frekuensi kesalahan pembacaan hasil pengukuran (human error) selama kegiatan berlangsung. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan berbasis pendampingan intensif dan praktik langsung efektif dalam memperkuat pemahaman konsep dasar pengukuran serta keterampilan praktikum peserta didik pada jenjang pendidikan menengah.</em></p> Siti Sofiah Tiska Pratama, Rayya Nurfauziah, Tita Nurhayati, Fitroh Abdul Malik, Imas Ratna Ermawati Hak Cipta (c) 2026 Siti Sofiah Tiska Pratama, Rayya Nurfauziah, Tita Nurhayati, Fitroh Abdul Malik, Imas Ratna Ermawati https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://publications.id/index.php/jpmii/article/view/1335 Wed, 07 Oct 2026 00:00:00 +0700 English Service Training bagi Pengelola UKM Kuliner di Desa Wisata Budo Propinsi Sulawesi Utara https://publications.id/index.php/jpmii/article/view/1488 <p><em>Desa Budo merupakan desa wisata yang masuk dalam lima puluh besar desa wisata yang pernah mendapatkan Anugerah Desa Wisata Indonesia 2022 dan juara satu untuk kotegori content terbaik. Namun seiirng berjalannya berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan pihak pengelola wisata melalui Bundesa milik desa, desa ini menghadapi keterbatasan sumber daya manusia dalam berbahasa inggris khususnya pada UKM Kuliner. Kesadaran pengurus Bumdes terhadap keterbatasan tersebut, sehingga desa mengajak Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Manado, untuk memberikan pelatihan bahasa Inggris bidang service kepada 20 pelaku UKM Kuliner. Adapun metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah pengajaran dan bermain peran untuk mempercepat kemampuan daya tangkap para peserta. Dalam pelatihan ini terdapat empat aspek materi praktis yang diberikan untuk dikuasai yaitu; (a) menyambut tamu, (b) memberikan menu &amp; mencatat pesanan, (c) menyajikan makanan, (d) pembayaran &amp; perpisahan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa dari keempat aspek terspat tigas aspek yang oleh peserta dianggap mudah untuk dipahami dan segera mampu untuk dipraktikan yaitu aspek greeting &amp; seating, serving, dan payment &amp; farewell. Terdapat satu aspek cenderung dihindari peserta yaitu taking order. Solusi yang ditempuh oleh trainer dengan memaksimalkan dua orang peserta yang memiliki bahasa inggris diatas rata-rata mereka mendapatkan pembekalan khusus oleh trainer.</em></p> Fonny Sangari, Dianne Rondonuwu, Mita Takaendengan, Jeanlly Solang, Margresye Rompas Hak Cipta (c) 2026 Fonny Sangari, Dianne Rondonuwu, Mita Takaendengan, Jeanlly Solang, Margresye Rompas https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://publications.id/index.php/jpmii/article/view/1488 Thu, 08 Oct 2026 00:00:00 +0700 Pemanfaatan Minyak Jelantah Sebagai Bahan Baku Lilin Aromaterapi: Upaya Pengelolaan Limbah Rumah Tangga Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Desa https://publications.id/index.php/jpmii/article/view/1474 <p><em>Limbah minyak jelantah rumah tangga di Dukuh Sambungrejo, Desa Mliwis, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali selama ini masih dibuang secara langsung tanpa pengolahan sehingga berpotensi mencemari tanah dan sumber air. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan Ibu-Ibu PKK RT 28 Dukuh Sambungrejo dalam mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi sebagai upaya pengelolaan limbah rumah tangga yang ramah lingkungan sekaligus bernilai ekonomis. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui tahapan observasi situasi, sosialisasi, pelatihan praktik pembuatan lilin, dan evaluasi kegiatan, yang melibatkan 20 orang peserta. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta yang tampak dari keterlibatan aktif dalam diskusi dan praktik langsung, serta terjadinya peningkatan pemahaman mengenai bahaya pencemaran akibat minyak jelantah dan keterampilan baru dalam mengolahnya menjadi produk bernilai guna. Kegiatan ini menegaskan bahwa pemberdayaan masyarakat berbasis kelembagaan PKK di tingkat RT dapat menjadi strategi efektif untuk mendorong kepatuhan warga terhadap prinsip pengelolaan sampah rumah tangga, sekaligus membuka peluang pengembangan usaha rumahan yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Mliwis.</em></p> Ardafin Reihan Fernanda, Dona Budi Kharisma, Yolanni Kristina Sahusilawane, Shabira Zahra Febdilia, Astria Puspitasari, Bondan Sastro Maylano, Fadila Yumna, Adika Shafa Aaron Ravanella, Aldi Hardika Rahman, Ibrahim Bareno Semi Aji, Tantaka Raka Cahyadi Hak Cipta (c) 2026 Ardafin Reihan Fernanda, Dona Budi Kharisma, Yolanni Kristina Sahusilawane, Shabira Zahra Febdilia, Astria Puspitasari, Bondan Sastro Maylano, Fadila Yumna, Adika Shafa Aaron Ravanella, Aldi Hardika Rahman, Ibrahim Bareno Semi Aji, Tantaka Raka Cahyadi https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://publications.id/index.php/jpmii/article/view/1474 Thu, 08 Oct 2026 00:00:00 +0700 Pengawasan Pelaksanaan Pekerjaan Multi Utility Tunnel pada Pembangunan Infrastruktur Jalan di Ibu Kota Nusantara https://publications.id/index.php/jpmii/article/view/1525 <p><em>Pembangunan infrastruktur jalan di Ibu Kota Nusantara memerlukan pengawasan untuk memastikan kesesuaian pelaksanaan pekerjaan dengan perencanaan dan spesifikasi teknis. Permasalahan yang menjadi fokus kegiatan ini adalah bagaimana pengawasan pekerjaan Multi Utility Tunnel (MUT) dilaksanakan dalam memenuhi persyaratan mutu, metode pelaksanaan, dan waktu pekerjaan sesuai dengan ketentuan proyek. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi tahapan pengawasan dan mengevaluasi kesesuaian pelaksanaan pekerjaan MUT pada pembangunan infrastruktur jalan. Metode yang digunakan meliputi observasi langsung di lapangan, pemeriksaan tahapan pekerjaan, dokumentasi, serta diskusi dengan pihak terkait. Pengawasan dilakukan pada setiap tahapan pekerjaan dengan mengacu pada gambar kerja, spesifikasi teknis, metode pelaksanaan, dan kondisi aktual di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengawasan mencakup pemeriksaan pekerjaan tanah, pengukuran elevasi, pemasangan pembesian, bekisting, pengecoran, perawatan beton, serta penimbunan kembali. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari proses identifikasi ketidaksesuaian antara pelaksanaan dan persyaratan teknis sebagai dasar koordinasi tindak lanjut bersama pihak terkait. Kegiatan pengawasan ini mendukung mitra proyek dalam memantau kesesuaian pelaksanaan pekerjaan MUT terhadap persyaratan teknis serta menyediakan dokumentasi hasil pemeriksaan sebagai bahan evaluasi dan pengendalian pekerjaan konstruksi.</em></p> Erni Widianti, Fitriyati Agustina, Abdul Harris, Ivindra Pane Hak Cipta (c) 2026 Erni Widianti, Fitriyati Agustina, Abdul Harris, Ivindra Pane https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://publications.id/index.php/jpmii/article/view/1525 Wed, 14 Oct 2026 00:00:00 +0700 Seminar Edukatif “Anak Hebat, Indonesia Kuat” dalam Memperkuat Pendidikan Karakter Siswa Sekolah Dasar di SDN Tembulun 01, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon https://publications.id/index.php/jpmii/article/view/1465 <p><em>Pendidikan karakter pada jenjang sekolah dasar perlu diperkuat melalui kegiatan edukatif yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi sekolah. SDN Tembulun 01, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, menghadapi beberapa kondisi yang menjadi perhatian dalam pengembangan kegiatan pendidikan nonkelas, yaitu keterbatasan tenaga pendidik, vakumnya kegiatan ekstrakurikuler, dan keterbatasan fasilitas pendukung. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan dilaksanakannya seminar edukatif bertema “Anak Hebat, Indonesia Kuat” dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional. Kegiatan ini bertujuan memberikan penguatan pengetahuan dan motivasi kepada siswa dalam mengembangkan karakter positif, meliputi semangat kebangsaan, kreativitas, gemar membaca, tanggung jawab, rasa ingin tahu, dan kepedulian sosial. Kegiatan dilaksanakan pada 25 Juli 2026 selama satu jam di SDN Tembulun 01 dengan peserta 100 siswa kelas IV–VI dan didampingi empat guru. Pelaksanaan kegiatan terdiri atas empat tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan seminar, penyampaian materi dan diskusi interaktif, serta evaluasi. Evaluasi dilakukan melalui observasi terhadap partisipasi dan respons siswa selama kegiatan. Hasil observasi menunjukkan bahwa siswa mengikuti kegiatan dengan antusias, aktif merespons pertanyaan, berani menyampaikan pendapat, dan menunjukkan perhatian terhadap materi yang diberikan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa seminar edukatif dapat menjadi salah satu media penguatan karakter dan motivasi siswa, meskipun pengukuran perubahan karakter secara jangka panjang memerlukan evaluasi lanjutan.</em></p> Ratu Sifa Ni'mah, Fitri Ramahdani, Egi Setiawan, Ahmad Mutasim, Teddy Hidayatullah Hak Cipta (c) 2026 Ratu Sifa Ni'mah, Fitri Ramahdani, Egi Setiawan, Ahmad Mutasim, Teddy Hidayatullah https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://publications.id/index.php/jpmii/article/view/1465 Wed, 07 Oct 2026 00:00:00 +0700 Pemanfaatan Limbah Buah dan Sayur Menjadi Produk Cairan Pembersih Lantai di Desa Suko Mulyo Kabupaten Penajam Paser Utara Provinsi Kalimantan Timur https://publications.id/index.php/jpmii/article/view/1496 <p><em>Masyarakat di Desa Suko Mulyo, Kabupaten Penajam Paser Utara yang merupakan wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) menghasilkan limbah buah dan sayuran dari kegiatan rumah tangga atau domestik yang belum dikelola secara optimal. Sebagai solusi, dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan pembuatan cairan pembersih lantai yang terbuat dari limbah organik (sisa buah dan sayuran). Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat setempat melalui pemanfaatan limbah menjadi produk yang berguna dan bernilai ekonomi. Metode pelaksanaan terdiri dari beberapa tahapan, yaitu sosialisasi dan edukasi, serta pelatihan praktik. Evaluasi keberhasilan kegiatan dinilai dari pemberian pre-test dan post-test serta pengamatan langsung terhadap keterampilan praktik peserta. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dari nilai rata-rata 52.08 menjadi 115.83 (meningkat sebesar 122,41%) dengan jumlah masyarakat (peserta) sebanyak 24 orang dan sebagian besar peserta mengalami peningkatan skor yang signifikan. Dari segi keterampilan praktik, seluruh peserta mampu mempraktikkan pencampuran bahan secara tepat. Pembuatan pembersih lantai berbasis limbah ini tidak hanya menanggulangi masalah limbah, tetapi juga berpotensi menciptakan produk yang layak secara komersial sehingga dapat menjadi peluang usaha rumahan bagi masyarakat lokal.</em></p> Andi Gita Tenri Sumpala, Christopaul Pala'langan Toding Layuk, Christine Elia Benedicta, Arini Rajab, Adi Supriadi, Fachruddin Azwari, Martha Ekawati Siahaya, Rusli Wahyuni, Estu Pangaribowo, Joko Triyono Hak Cipta (c) 2026 Andi Gita Tenri Sumpala, Christopaul Pala'langan Toding Layuk, Christine Elia Benedicta, Arini Rajab, Adi Supriadi, Fachruddin Azwari, Martha Ekawati Siahaya, Rusli Wahyuni, Estu Pangaribowo, Joko Triyono https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://publications.id/index.php/jpmii/article/view/1496 Tue, 29 Sep 2026 00:00:00 +0700 Penyediaan Bak Sampah Organik dan Anorganik melalui Pendekatan Partisipatif sebagai Langkah Awal Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat di Desa Cihanjawar, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat https://publications.id/index.php/jpmii/article/view/1389 <p><em>Permasalahan pengelolaan sampah di wilayah perdesaan masih menjadi tantangan akibat terbatasnya ketersediaan sarana pemilahan sampah yang memadai. Kondisi tersebut juga ditemukan di Desa Cihanjawar, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, sehingga diperlukan penyediaan fasilitas yang mendukung pengelolaan sampah di tingkat masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menyediakan sarana pemilahan sampah rumah tangga sebagai langkah awal pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Program dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi, wawancara, dan musyawarah bersama pemerintah desa untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa enam unit bak sampah organik dan anorganik berhasil disediakan dan ditempatkan pada tiga dusun berdasarkan hasil musyawarah sesuai kebutuhan masyarakat. Setelah bak sampah digunakan, sebagian warga mulai memilah sampah organik dan anorganik dari rumah tangga masing-masing, meskipun perubahan kebiasaan tersebut masih berlangsung secara bertahap dan belum merata di seluruh dusun. Keberadaan fasilitas tersebut menyediakan sarana pemilahan sampah yang sebelumnya belum tersedia serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah desa, karang taruna, mahasiswa, dan masyarakat. Meskipun demikian, program ini masih terbatas pada penyediaan fasilitas dan belum mencakup sistem pengangkutan maupun pengelolaan sampah lanjutan. Oleh karena itu, diperlukan pemeliharaan fasilitas, pembentukan pengelola sampah desa, dan pengembangan sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat secara bertahap agar manfaat program dapat berkelanjutan.</em></p> Noor Lailatul Qodriyah, Sherly Puspita Sari Hak Cipta (c) 2026 Noor Lailatul Qodriyah, Sherly Puspita Sari https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://publications.id/index.php/jpmii/article/view/1389 Sat, 19 Sep 2026 00:00:00 +0700 Pemberdayaan Pelaku UMKM melalui Sosialisasi KDMP dan Pendampingan Pendaftaran QRIS di Desa Karangjati https://publications.id/index.php/jpmii/article/view/1489 <p><em>Desa Karangjati memiliki potensi ekonomi pada sektor UMKM, namun pengembangannya terhambat oleh sistem transaksi konvensional dan rendahnya literasi digital masyarakat. Hal ini menyebabkan pelaku usaha kesulitan memperluas pasar di era ekonomi digital. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemberdayaan UMKM melalui sosialisasi peran Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan pendampingan pendaftaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Metode pelaksanaan terdiri atas tiga tahapan: survei dan koordinasi, sosialisasi serta pendampingan langsung, dan tindak lanjut berupa pendistribusian standee QRIS secara door-to-door. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebanyak 25 pelaku UMKM hadir dalam sosialisasi, dan 12 UMKM di antaranya berhasil didampingi hingga pembuatan akun QRIS aktif serta menerima standee. Melalui program ini, pemahaman masyarakat mengenai fungsi kolektif koperasi semakin membaik, dan pelaku UMKM mulai memiliki kemampuan dasar untuk mengoperasikan sistem pembayaran digital. Penggunaan QRIS ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi UMKM di Desa Karangjati untuk beradaptasi dengan pencatatan yang lebih rapi dan memperluas inklusi keuangan di pedesaan.</em></p> Ayla Alifia, Agata Sonia Adis Setyabudi, Arif Nur Sodik, Cantika Chelsearly Azahra Ramadhani, Dimas Alfarizi, Galati Jagad Satrio, Job Esli Brightly Purba, Riska Siwi Jayanti, Sena Andika Prastia, Zelly Agustina, Muhammad Bagus Sistriatmaja Hak Cipta (c) 2026 Ayla Alifia, Agata Sonia Adis Setyabudi, Arif Nur Sodik, Cantika Chelsearly Azahra Ramadhani, Dimas Alfarizi, Galati Jagad Satrio, Job Esli Brightly Purba, Riska Siwi Jayanti, Sena Andika Prastia, Zelly Agustina, Muhammad Bagus Sistriatmaja https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://publications.id/index.php/jpmii/article/view/1489 Tue, 29 Sep 2026 00:00:00 +0700