Peningkatan Kapasitas Kader dalam Upaya Pencegahan Stunting melalui Pemberdayaan Dasawisma di Dukuhan Nayu RW 8, Kelurahan Joglo, Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah
DOI:
https://doi.org/10.54082/jpmii.968Kata Kunci:
Kader Kesehatan, Pemberdayaan Masyarakat, Pencegahan, StuntingAbstrak
Kasus stunting masih ditemukan di Dukuhan Nayu RW 8, Kelurahan Joglo, Surakarta, yang disebabkan oleh kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai gizi seimbang dan pemantauan tumbuh kembang balita. Kondisi ini menunjukkan perlunya peningkatan kapasitas kader kesehatan sebagai penggerak utama dasawisma dalam pencegahan stunting di tingkat keluarga. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan melalui pemberdayaan dasawisma. Sasaran kegiatan meliputi kader kesehatan dan ibu balita di wilayah Dukuhan Nayu RW 8. Metode yang digunakan mencakup sosialisasi tentang gizi seimbang, pelatihan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita, serta pendampingan praktik lapangan oleh dosen dan tenaga kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kader dari rata-rata nilai 65 menjadi 90 berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Kader lebih terampil dalam melakukan pengukuran antropometri dan interpretasi hasil pertumbuhan balita. Selain itu, masyarakat mulai menunjukkan perubahan perilaku dalam pemenuhan gizi keluarga. Kegiatan terbukti efektif dalam memperkuat kapasitas kader kesehatan dan mengoptimalkan peran dasawisma sebagai mitra strategis tenaga kesehatan dalam upaya pencegahan stunting di tingkat keluarga.
Referensi
Astuti, A. B., Mulyanti, S., & Diyono. (2021). The Effectiveness Of The Interprofessional Collaboration (IPC) Program On The Attitude Of Mothers And Health Cadres On Stunting At Puskesmas Karanganom Klaten Central Java Republic of Indonesia. Electronic Journal of General Medicine, 18(6). https://doi.org/10.29333/ejgm/11315
BKKBN. (2021). Peraturan Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional Republik Indonesia. 731.
Dinkes Kota Surakarta. (2021). Profil Kesehatan Surakarta. Surakarta.
Gunawan, H., Pribadi, R. P., & Rahmat, R. (2020). Hubungan Pola Asuh Pemberian Makan Oleh Ibu Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 2-5 Tahun. Jurnal Keperawatan ’Aisyiyah, 6(2), 79–86. https://doi.org/10.33867/jka.v6i2.143
Lestari, W., Rezeki, S. H. I., Siregar, D. M., & Manggabarani, S. (2018). Faktor Yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting Pada Anak Sekolah Dasar Negeri 014610 Sei Renggas Kecamatan Kisaran Barat Kabupaten Asahan. Jurnal Dunia Gizi, 1(1), 59. https://doi.org/10.33085/jdg.v1i1.2926
Mulyanti, S., & Astuti, A. B. (2024). THE INFLUENCE OF DASAWISMA EMPOWERMENT ATTITUDES ANDBEHAVIORS OF COMPLEMENTARY FEEDING (MPASI) FROM MORINGA OLEIFERA IN CHILDRENUNDER TWO YEARS OLD. Jurnal Jamu Kusuma, 4(1), 39–47.
Mulyanti, S., & Astuti, A. B. (2025). Efektifitas Pendampingan Pecis Terhadap Status Gizi Anak Bawah Dua Tahun Berisiko Stunting. Optimal Nursing Jurnal, 02(1), 35–46.
Rahim, F. K., Arifiati, N., Suryani, S., Lintang, S. S., Agustina, A., & Veronika, R. (2023). Peningkatan Kapasitas Kader Tentang Penanggulangan Stunting Di Desa Pamengkang Kecamatan Kramatwatu. Jurnal Pemberdayaan Dan Pendidikan Kesehatan (JPPK), 3(01), 32–41. https://doi.org/10.34305/jppk.v3i01.976
Santi, E., Azlina, F. A., Hasibuan, N. A., Firdausi, R., Nasutiona, T. H., Nafi’ah, R. H., Adela SB, R., Tsuraya, N., Meidiani, A. H., & Dzulkaidah, A. P. (2024). Pemberdayaan Kader Dalam Upaya Pencegahan Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Cempaka. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN), 5(4), 5512–5518.
Zulaika, C., Dwi Erawati, A., Sugiharto, S., Manurung, M. T., Studi, P., Medis, I., Sarjana, P., Bisnis, K., Teknologi, D., Widya, U., Semarang, H., Program, ), & Manajemen, S. (2023). Pemberdayaan Kader Posyandu Dalam Upaya Peningkatan Pengetahuan Stunting. Journal.Universitaspahlawan.Ac.Id, 4(2), 4208–4211. http://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/cdj/article/view/15561
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Athanasia Budi Astuti, Athanasia Budi Astuti

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



