Pemanfaatan Minyak Jelantah untuk Pembuatan Lilin Aromaterapi Program Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK Desa Metesih Kabupaten Madiun Jawa Timur

Penulis

  • Singgih Hendarto Unit Pelaksana KKN UNS, Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Yanuar Al Hisyami Program Studi Ilmu Komputer, Fakultas Teknologi Informasi dan Sains Data, Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Muhammad Ersyad Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Santi Enggar Tyasning Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Politik, Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Etika Vinata Lestari Program Studi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Sofia Mazida Program Studi Bahasa Arab, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • A Isti Rahayu Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Politik, Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Alya Eksanti Putri Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Fitriana Al Ghifari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Ilmu Pendidikan Keguruan, Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Aulia Haritsah Program Studi Pendidikan IPA, Fakultas Ilmu Pendidikan Keguruan, Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Georgina Isabella Athena Putri Program Studi Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Politik, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jpmii.937

Kata Kunci:

Desa Metesih, Lilin Aromaterapi, Pemberdayaan Masyarakat, processed products

Abstrak

Minyak jelantah merupakan salah satu limbah rumah tangga yang sering kali dianggap sepele, padahal memiliki potensi besar mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan jika terus digunakan berulang kali. Di kalangan masyarakat Desa Metesih, minyak jelantah umumnya hanya dibuang begitu saja tanpa diolah lebih lanjut. Melihat kondisi tersebut, diperlukan suatu upaya kreatif dan inovatif untuk memanfaatkan minyak jelantah agar tidak menjadi limbah berbahaya, melainkan mampu memberi nilai tambah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan bersama ibu-ibu PKK Desa Metesih dengan tujuan utama memberikan edukasi sekaligus keterampilan praktis dalam mengolah minyak jelantah menjadi produk baru yang lebih bermanfaat, yaitu lilin aromaterapi. Metode pelaksanaan kegiatan mencakup dua tahap. Pertama, penyampaian materi mengenai bahaya penggunaan minyak jelantah bagi kesehatan dan dampaknya terhadap pencemaran lingkungan. Kedua, demonstrasi langsung proses pembuatan lilin aromaterapi dengan bahan dasar minyak jelantah yang telah disaring menggunakan arang, kemudian dicampurkan dengan stearic acid, pewarna, serta essential oil pilihan. Hasil kegiatan memperlihatkan antusiasme tinggi dari para peserta. Sebanyak 35 orang ibu-ibu PKK hadir dan terlibat aktif dalam setiap rangkaian kegiatan. Dari uji coba produksi, diperoleh sekitar 8–10 gelas lilin aromaterapi berukuran sedang dengan kualitas cukup baik, aroma khas, dan tampilan menarik. Kegiatan ini terbukti mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta motivasi masyarakat untuk mengolah limbah rumah tangga menjadi produk bernilai ekonomis.

Referensi

Amelia, S., Hakika, D. C., Salamah, S., Sulistiawati, E., & Rahmadewi, Y. M. (2023). Pembuatan Lilin Aromatherapy dari Minyak Jelantah untuk Ibu-Ibu PKK Kalurahan Murtigading Bantul. Prosiding Seminar Nasional LPPM UMJ, 2-5.

Inayati, N., & Kurnia, R. (2021). Pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan dasar pembuatan lilin aromaterapi sebagai alternative tambahan penghasilan pada anggota Aisyiyah desa kebanggan kecamatan Sumbang . Jurnal Budimas, Vol.3 No. 01.

Jalaludin. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Desa Mekargalih Kec. Jatiluhur Melalui Sedekah Minyak Jelantah. AdindaMas: Jurnal Pengapdian Kepada Masyarakat, 24-25.

Kestiara, Andini, Fatonah, Salsabilah, Prasetyawati, & Khadijah. (2024). Candleco: Solusi kreatif atasi limbah minyak jelantah untuk melestarikan lingkungan. Journal of SERVITE, 6(2).

Mardiana, A., Siska, Mulyasih, Rahmi, Tamara, Rama, & Surur. (2020). Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Minyak Jelantah Dengan Ekstrak Jeruk Dalam Perspektif Komunikasi Lingkungan Di Kelurahan Kaligandu. Jurnal SOLMA 9, No. 1.

Melviani, Nastiti, & Noval. (2021). Pembuatan lilin Aromaterapi untuk meningkatkan kreativitas dan komunitas pecinta alam di kabupaten Batola, Reswara Jurnal pengabdian Kepada Masyarakat. SNPPM-4 (Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2.

Pradhana, P., Azzahara, L. D., Tanjung, N. H., Granella, L., Sidabutar, Manik, L. Y., . . . Syaimi, K. U. (2025). Pelatihan Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah sebagai Upaya Pengurangan Limbah Rumah Tangga di Kelurahan Tanjung Selamat, Medan. JURNAL PENGABDIAN SOSIAL Vol.2 No.8.

Setyani, K., Khatimah, H., & Supratno, S. (2024). Pemanfaatan Limbah Minyak Goreng Melalui Pembuatan Lilin Aromaterapi Di Desa Karangpatri. Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol 2 No 4.

Suci, P. R., Fitriany, E., Purwati, E., Pangestutik, Z., Umaroh, M., & Purnawiranita, F. A. (2025). WORKSHOP PEMBUATAN LILIN AROMATERAPI MINYAK ATSIRI SEREH DAN LAVENDER DI DESA KLANTINGSARI DUSUN WONOSARI RT 07/RW 02 TARIK SIDOARJO. Jurnal Pengabdian IKIFA Vol. 4 No. 2.

Syalsa, A., Budiyono, R. A., Zaenuri, F., Shofiatudihni, U., Ndaru, L. O., Jati, S., . . . Azzahra, F. (2023). Edukasi dan Pelatihan Lilin Aromaterapi Berbasis Minyak. PROSIDING KAMPELMAS Vol. 2 No. 2.

Syifa, R., Mustaqim, A. H., Hasibuan, R. A., Ahmad, G., & Artho, D. (2025). Pemanfaatan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Sebagai Produk Kreativitas dan Inovasi Bisnis. Abdiya: Jurnal Abdi CindekiaNusantara, 100-107.

Diterbitkan

14-09-2025

Cara Mengutip

Hendarto, S., Hisyami, Y. A., Ersyad, M., Tyasning, S. E., Lestari, E. V., Mazida, S., Rahayu, A. I., Putri, A. E., Ghifari, F. A., Haritsah, A., & Putri, G. I. A. (2025). Pemanfaatan Minyak Jelantah untuk Pembuatan Lilin Aromaterapi Program Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK Desa Metesih Kabupaten Madiun Jawa Timur. Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia, 3(5), 319–326. https://doi.org/10.54082/jpmii.937