Membangun Ketahanan Digital Remaja: Literasi Siber dan Produksi Konten Edukatif melalui Program Pengabdian Berbasis Service-Learning di SMKN 6 Tangerang Selatan
DOI:
https://doi.org/10.54082/jpmii.857Kata Kunci:
Kejahatan Siber, Literasi Digital, Media Sosial, Pemberdayaan Masyarakat, RemajaAbstrak
Transformasi digital yang pesat telah mengubah cara remaja berinteraksi sekaligus meningkatkan risiko seperti kejahatan siber dan penyebaran hoaks. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi digital dan kesadaran etika daring siswa SMKN 6 Tangerang Selatan melalui pendekatan service-learning dengan melibatkan 65 peserta didik kelas XI jurusan RPL dan Broadcasting yang difasilitasi mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana. Metode yang digunakan adalah sequential exploratory design, diawali asesmen kebutuhan, dilanjutkan seminar, workshop desain poster digital, dan produksi podcast. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan post-test (15 soal objektif), kuesioner reflektif, serta observasi partisipatif. Hasil menunjukkan peningkatan skor pengetahuan literasi digital dari 30% menjadi 70% dan pemahaman kejahatan siber dari 25% menjadi 65%. Program ini terbukti efektif membentuk karakter digital yang kritis dan etis, serta memperkuat kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dan sekolah dalam menanggulangi risiko digital pada remaja.
Referensi
Afandi, R. (2013). Integrasi pendidikan karakter dalam pembelajaran IPS di sekolah dasar. Pedagogia: Jurnal Pendidikan, 2(1), 85–98. https://doi.org/10.21070/pedagogia.v2i1.36
Al-Hakim, L. (2020). Strategi penguatan literasi digital siswa sekolah menengah di era revolusi industri 4.0. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 25(2), 111–121.
Arsyad, A. (2015). Media pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.
Bawden, D. (2008). Origins and concepts of digital literacy. In C. Lankshear & M. Knobel (Eds.), Digital literacies: Concepts, policies and practices (pp. 17–32). Peter Lang Publishing.
Budiman, M. A. (2022). Literasi digital di kalangan remaja: Studi kasus perilaku bermedia sosial di kalangan pelajar SMA. Jurnal Ilmu Komunikasi, 19(1), 33–45.
Fauzi, A., & Pratiwi, D. F. (2021). Penerapan model project-based learning berbasis media digital untuk meningkatkan kreativitas siswa. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 8(2), 215–225.
Hariyadi, R., & Maulidiyah, N. (2021). Literasi digital dan dampaknya terhadap etika bermedia sosial. Komunika: Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 15(2), 215–231.
Kurniawan, R., Puspita, R. D., & Rahman, A. (2019). Peningkatan literasi digital siswa melalui pembelajaran berbasis proyek. Jurnal Teknologi dan Pendidikan, 7(1), 12–20.
Livingstone, S., & Helsper, E. J. (2007). Gradations in digital inclusion: Children, young people and the digital divide. New Media & Society, 9(4), 671–696. https://doi.org/10.1177/1461444807080335
Lutfi, A. (2020). Urgensi literasi digital bagi siswa sekolah menengah: Tinjauan dari perspektif pendidikan karakter. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(1), 100–113.
Maulida, R. (2021). Implementasi digital storytelling dalam pembelajaran daring di masa pandemi. Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan, 5(1), 50–60.
Nasution, A. A., & Simarmata, J. (2020). Podcast sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan pemahaman konsep. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran, 4(2), 115–121.
Park, Y., & Na, E. Y. (2021). Digital media literacy education for the youth: A meta-analysis of intervention effects. Educational Technology Research and Development, 69(2), 765–788. https://doi.org/10.1007/s11423-021-09987-2
Pertiwi, H. P., & Nugraha, D. (2020). Penerapan podcast dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua, 8(1), 55–64.
Rahmawati, F., & Amalia, R. (2019). Etika digital dan tanggung jawab bermedia sosial di kalangan siswa. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 3(3), 181–189.
Rizki, D. (2021). Literasi media digital sebagai benteng perlindungan dari hoaks di era post-truth. Jurnal Komunikasi Indonesia, 4(2), 101–113.
Santosa, H. (2017). Digital literacy: A requirement for 21st century digital learning. Jurnal Teknodik, 21(1), 1–10.
Siregar, L. S. (2020). Pengaruh literasi digital terhadap perilaku aman di internet pada remaja. Jurnal Psikologi Insight, 2(2), 88–97.
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kombinasi (Mix Methods). Bandung: Alfabeta.
Utomo, B., & Darmawan, D. (2022). Strategi penguatan literasi digital di kalangan remaja. Prosiding Seminar Nasional Literasi Digital 2022, 98–106.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Gadis Octory, Farid Hamid, Diva Lovelia Widitami, Diva Natasya, Indi Puan, Muhammad Fadlan, Putri Artha

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



