Pemanfaatan Limbah Organik Pertanian Menjadi Pupuk Organik Cair di Desa Musir Lor Kabupaten Nganjuk

Penulis

  • Rumaisha Vinna Aulia Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Indonesia
  • Sekar Arum Pratiwi Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Indonesia
  • Chrystia Aji Putra Program Studi Informatika, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Indonesia
  • Hafizh Fadli Al Rasyid Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Indonesia
  • Reyhan Javier Barrulanda Program Studi Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jpmii.472

Kata Kunci:

Kesuburan Tanah, Limbah Pertanian, Pupuk Organik Cair, Sampah Organik

Abstrak

Desa Musir Lor, Nganjuk merupakan desa yang kaya akan hasil tani dengan komoditas utamanya yaitu padi. Tetapi terdapat beberapa permasalahan bagi para petani terutama keluhan tentang harga pupuk yang tinggi. Hal ini tentunya menjadi masalah bagi para petani. Adapun salah satu alternatif daripada pupuk konvensional adalah pupuk cair organik. Pupuk cair organik merupakan pupuk yang diolah menggunakan limbah oranik. Limbah organik merupakan sampah yang berasal dari sisa alam yang dapat mengalami pembusukan. Limbah organik merupakan limbah yang dapat diolah menjadi pupuk, baik itu pupuk cair maupun pupuk padat. Pupuk organik merupakan pupuk yang mengandung lebih banyak mikroorganisme sehingga dapat meningkatkan kesuburan tanah. Namun pupuk organik cair memiliki beberapa keunggulan, seperti meningkatkan daya serap tanah, memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan kualitas kondisi dalam tanah. Pengabdian ini dilakukan dengan beberapa tahap, seperti persiapan, pelaksanaan, dan monitoring. Metode yang digunakan dalam penelitian melalui beberapa tahap, tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap monitoring. Setelah penelitian ini dilakukan, didapatkan hasil bahwasanya pupuk cair berhasil dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pertanian. Hasil evaluasi pelaksanaan kegiatan yaitu masyarakat mampu memanfaatkan limbah pertanian menjadi pupuk organik cair yang dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pertanian serta dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Musir Lor.

Referensi

GGiri, B., Prasad, R., wu, Q.-S., & Varma, A. (2019). Biofertilizers for Sustainable Agriculture and Environment. doi:https://doi.org/10.1007/978-3-030-18933-4

Indrawati, S., Anggoro, D., Sukamto, H., Puspitasari, N., Sungkono, B. I., Suyatno, G. P., . . . Yuwana, L. (2020). The Effectiveness of the Addition of EM4 and Molasses in Increasing Levels of N, P and K in Environmentally Friendly Liquid Fertilizers Made From Banana Pseudostem. Advances in Engineering Research, 196. doi:https://doi.org/10.2991/aer.k.201124.066.

Kusumaningrum. (2019). PEMANFAATAN SEKTOR PERTANIAN SEBAGAI PENUNJANG PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA. Jurrnal Transaksi, Vol 11, No. 1.

Mandeep. (2020). Insights into the resources generation from pulp and paper industry wastes: Challenges, perspectives and innovations. Bioresource Technology, 297. doi:https://doi.org/10.1016/j.biortech.2019.122496

OO, A., SO, O., & CB, I. (2019). Organic Farming: An Agricultural Waste Management System for Enchancing Soil Properties and Crop Yield. Modern Concepts & Developments in Agronomy, 4(5). doi:http://dx.doi.org/10.31031/mcda.2019.04.000599

Putri, D. E. (2024). Pemanfaatan Azolla microphylla Dan Cangkang Telur Ayam Sebagai Pupuk Organik Cair (POC) Pada Pertumbuhan Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.). Retrieved from http://repository.radenintan.ac.id/32865/

Simanullang, L. S., & Nisa, S. Q. (2024). Pengelolaan Sampah Organik Di Industri Galangan Kapal Dengan Metode Komposting Menggunakan Aktivator Ecoenzymes & Effective Microorganism 4 (EM4). Hidroponik: Jurnal Ilmu Pertanian dan Teknologi dalam Tanaman, 1, 11-18. doi:https://doi.org/10.62951/hidroponik.v1i2.36

Suhastyo, A. A. (2019). PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR. Jurnal PPKM, 6, No.2, 60-64. doi:10.32699/ppkm.v6i2.580

Suryanto, E. (2019, Juni). Pengaruh Aplikasi Dosis EM4 (Effective Microorganism 4) terhadap Rasio C/N dan Tekstur Kompos dari Kotoran Kambing sebagai Sumber Belajar Biologi SMP. Jurnal Lentera Pendidikan Pusat Penelitian LPPM UM METRO, 4. No. 1, 53-62.

Wardana, R., Soelaksini, L. D., Asmono, S. L., Mukhlisin, I., Widodo, T. W., Mauidah, A. U., & Ramadhan, N. A. (2024). Pelatihan Pembuatan POC dari Sampah Organik Rumah Tangga di Kelompok PKK RW 27 Tegal Boto Lor Jembe. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5. doi:https://doi.org/10.31949/jb.v5i1.8033

Diterbitkan

06-07-2024

Cara Mengutip

Aulia, R. V., Pratiwi, S. A., Putra, C. A., Rasyid, H. F. A., & Barrulanda, R. J. (2024). Pemanfaatan Limbah Organik Pertanian Menjadi Pupuk Organik Cair di Desa Musir Lor Kabupaten Nganjuk. Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia, 2(3), 383–390. https://doi.org/10.54082/jpmii.472