Pengawasan Pelaksanaan Pekerjaan Multi Utility Tunnel pada Pembangunan Infrastruktur Jalan di Ibu Kota Nusantara
DOI:
https://doi.org/10.54082/jpmii.1525Kata Kunci:
Ibu Kota Nusantara, Infrastruktur Jalan, Multy Utility Tunnel, PengawasanAbstrak
Pembangunan infrastruktur jalan di Ibu Kota Nusantara memerlukan pengawasan untuk memastikan kesesuaian pelaksanaan pekerjaan dengan perencanaan dan spesifikasi teknis. Permasalahan yang menjadi fokus kegiatan ini adalah bagaimana pengawasan pekerjaan Multi Utility Tunnel (MUT) dilaksanakan dalam memenuhi persyaratan mutu, metode pelaksanaan, dan waktu pekerjaan sesuai dengan ketentuan proyek. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi tahapan pengawasan dan mengevaluasi kesesuaian pelaksanaan pekerjaan MUT pada pembangunan infrastruktur jalan. Metode yang digunakan meliputi observasi langsung di lapangan, pemeriksaan tahapan pekerjaan, dokumentasi, serta diskusi dengan pihak terkait. Pengawasan dilakukan pada setiap tahapan pekerjaan dengan mengacu pada gambar kerja, spesifikasi teknis, metode pelaksanaan, dan kondisi aktual di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengawasan mencakup pemeriksaan pekerjaan tanah, pengukuran elevasi, pemasangan pembesian, bekisting, pengecoran, perawatan beton, serta penimbunan kembali. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari proses identifikasi ketidaksesuaian antara pelaksanaan dan persyaratan teknis sebagai dasar koordinasi tindak lanjut bersama pihak terkait. Kegiatan pengawasan ini mendukung mitra proyek dalam memantau kesesuaian pelaksanaan pekerjaan MUT terhadap persyaratan teknis serta menyediakan dokumentasi hasil pemeriksaan sebagai bahan evaluasi dan pengendalian pekerjaan konstruksi.
Referensi
Badan Standardisasi Nasional. (2012). SNI 1744:2012: Metode uji CBR laboratorium. Badan Standardisasi Nasional.
Badan Standardisasi Nasional. (2017). SNI 2052:2017: Baja tulangan beton. Badan Standardisasi Nasional.
Badan Standardisasi Nasional. (2022). SNI 1972:2022: Metode uji slump beton semen hidraulis. Badan Standardisasi Nasional.
Badan Standardisasi Nasional. (2023). SNI 1974:2023: Metode uji untuk kekuatan tekan spesimen beton silinder. Badan Standardisasi Nasional.
Liani, A. E. (2025). Investigating cost, quality, and time comparisons in multi-utility tunnel construction at Indonesia’s New Capital City. Global Journal of Emerging Science, Engineering & Technology, 3(1), 18–29. https://doi.org/10.56225/gjeset.v3i1.68
Luo, Y., Alaghbandrad, A., Genger, T. K., & Hammad, A. (2020). History and recent development of multi-purpose utility tunnels. Tunnelling and Underground Space Technology, 103, Article 103511. https://doi.org/10.1016/j.tust.2020.103511
Muthalib, A. N. A., Rumata, N. A., Burhanuddin, F., Faisal, M., Firdaus, F., Rahmania, R., & Bakti, R. Y. (2026). MCDA-AHP-GIS-based site suitability assessment for a multi-utility tunnel in Panakkukang Sub-district, Makassar City, Indonesia. Journal of Geoscience, Engineering, Environment, and Technology, 11(2). https://doi.org/10.25299/jgeet.2026.11.02.26770
Plamonia, N., Putra, A. P., Yunus, A. F., Saptiarini, D., Lesmana, S., Bukit, D. L., Wijayanti, S., Nuraeni, D. A., & Widyastuti, I. (2025). Comparative analysis of multi-utility tunnel and conventional methods: Evaluating cost efficiency, soil stability, and sustainability for infrastructure development in IKN, Nusantara. Mathematical Modelling of Engineering Problems, 12(6), 1981–1996. https://doi.org/10.18280/mmep.120614
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia. (2021). Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Erni Widianti, Fitriyati Agustina, Abdul Harris, Ivindra Pane

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



