Workshop Mendongeng dan Menulis Cerita Pendek Berbasis Kearifan Lokal Waigama Kepada Siswa SD Negeri 14 Raja Ampat

Penulis

  • Dian Saputra Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Sorong, Indonesia
  • Faisal Eka Mahendra Progam Studi pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Sorong, Indonesia
  • Ahmad Wael Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Sorong, Indonesia
  • Kris Uluelang Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Sorong, Indonesia
  • Yuliana Yuliana Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Sorong, Indonesia
  • Rezkiah Hartanti Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Sorong, Indonesia
  • Muhaiminah Akib Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Sorong, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jpmii.1415

Kata Kunci:

Literasi Dasar, Menulis Cerita Pendek, Mendongeng, ABCD

Abstrak

Rendahnya tingkat literasi dasar di daerah terpencil seperti Kepulauan Waigama, Raja Ampat, dipicu oleh keterbatasan akses bahan bacaan dan kurangnya tenaga pendidik. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan keterampilan mendongeng dan menulis cerita pendek kepada siswa SD Negeri 14 Raja Ampat melalui pendekatan Asset Based Community Development (ABCD). Metode ini memanfaatkan kearifan lokal, tradisi tutur, dan kekayaan alam setempat sebagai modal utama literasi. Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahapan utama: Discovery (pemetaan aset cerita lokal), Dream (perancangan visi literasi), Design (pelatihan penulisan cerpen kolaboratif, simulasi roleplay, dan permainan cerita berantai), serta Destiny (umpan balik dan pelembagaan ekosistem literasi). Hasil obsrvasi dan praktik kerja menunjukkan peningkatan pada kemampuan literasi dan kepercayaan diri siswa. Keberanian siswa tampil di depan publik meningkat dari 35% menjadi 85%, pemahaman struktur narasi naik dari 40% menjadi 80%, penguasaan kosakata berbasis lokal meningkat dari 45% menjadi 85%, dan kemampuan kerja sama kolaboratif mencapai 90%. Selain menghasilkan kompilasi draf cerita pendek berbasis budaya lokal Waigama, program ini berhasil membangun kesadaran kolektif antar siswa dalam menjaga keberlanjutan budaya membaca dan menulis. Integrasi pendekatan ABCD berbasis kearifan lokal menunjukkan peningkatan serta menjadi strategi alternatif penguatan literasi di wilayah kepulauan terpencil.

Referensi

Alam, R., Nurhikmah, N., Nur, L. N., Saputro, I. E., & Fawziyah, N. (2025). Peran Literasi Membaca dan Menulis terhadap Keterampilan Berbahasa Siswa SMP Muhamamdiyah Al-Amin di Kota Sorong. Salingka, 22(2), 208-217.

Badruli, M., & Ari, S. (2019). Pelatihan penulisan cerita pendek berbasis multikulturalisme untuk guru-guru Sekolah Dasar Muhammadiyah di Surabaya. JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK), 3(1), 1–6. https://doi.org/10.31284/j.jppiptek.2019.v3i1.488

Dahliana, D., Azima, N. F., Kurniawan, G., & AS, F. (2021). Pelatihan mendongeng untuk siswa sekolah dasar. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 5(4), 1408–1414. https://doi.org/10.31764/jmm.v5i4.4891

Janawati, D. P. A., & Julianti, N. W. E. (2024). Analisis penggunaan cerita dongeng dalam pembelajaran membaca di kelas I SDN 3 Bunutin. Prosiding Seminar Nasional Riset, Sains, dan Teknologi (SENARASI), 167–172.

Marta, E. (2022). Pendidikan karakter melalui mendongeng di SD Negeri 003 Rambah. Jurnal Masyarakat Negeri Rokania, 3(1), 163–166.

Nugraha, M. S., Hidayat, A., Sirojudin, A. M., Nursaadah, N., Mukhsin, M., Fauzan, M., & Ridlo, R. (2025). Implementasi pendekatan asset-based community development (abcd) dalam pengembangan kepemimpinan kepala madrasah di kota bandung. Jurnal Medika: Medika, 4(4), 1687-1696.

Ningsih, A. R., Arianti, R., Nofrita, M., & Irwan, U. I. (2023). Pelatihan mendongeng fabel bagi siswa kelas IV SD Inayah Terpadu Ujungbatu. Jurnal Masyarakat Negeri Rokania, 4(1), 290–298.

Nurhikmah, N., Yulianingsih, L. L., Alam, R., Nur, L. N., & Fadilla, N. (2025). Penyegaran Implementasi Bahasa Indonesia sebagai Alat Pemersatu dalam Masyarakat Multikultural pada Masyarakat pulau Dom kota Sorong. Jurnal Medika: Medika, 4(2), 160-165.

Rapor Pendidikan Indonesia. (2026). https://data.kemendikdasmen.go.id/publikasi/p/rapor-pendidikan-indonesia/rapor-pendidikan-indonesia-2026-kabupaten-raja-ampat. Di akses tanggal 17 Agustus 2026.

Saputra, D., Hartanti, R., Uluelang, K., Ohorella, H. M., Mahendra, F. E., & Wael, A. (2026). Workshop Peningkatan Minat Belajar Bahasa Inggris Melalui Permainan Interaraktif di Sekolah Dasar. JUPAMU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin, 1(2), 191-202.

Sururuddin, M., Husni, M., & Irfan, M. (2022). Mengembangkan kompetensi guru SD/MI melalui program pelatihan mendongeng di Desa Perian. Jurnal Abdi Populika, 3(1), 70–74.

Sriwijayanti, R. P., Rulyansah, A., Budiarti, R. P. N., & Pratiwi, E. Y. R. (2022). Pelatihan menulis kreatif dalam konteks cerita anak melalui Project-based Learning: Pemberdayaan Guru Sekolah Dasar. Indonesia Berdaya, 3(2), 367-372.

Diterbitkan

24-08-2026

Cara Mengutip

Saputra, D., Mahendra, F. E. ., Wael, A. ., Uluelang, K., Yuliana, Y., Hartanti, R. ., & Akib, M. (2026). Workshop Mendongeng dan Menulis Cerita Pendek Berbasis Kearifan Lokal Waigama Kepada Siswa SD Negeri 14 Raja Ampat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia, 4(4), 413–420. https://doi.org/10.54082/jpmii.1415