Pengembangan Potensi Wilayah dengan Pemanfaatan Sekam Bakar sebagai Pupuk Organik di Desa Sukaseneng, Cikeusik, Pandeglang, Banten
DOI:
https://doi.org/10.54082/jpmii.1396Kata Kunci:
penyuluhan, sekam bakar, sekam padiAbstrak
Desa Sukaseneng merupakan salah satu desa yang memiliki potensi besar dalam sektor pertanian. Sekam padi adalah salah satu limbah hasil penggilingan padi yang sering kali dianggap tidak bernilai dan hanya dibuang begitu saja. Penyuluhan dan pendampingan proses pengolahan sekam padi perlu dilakukan guna meningkatkan pemanfaatan limbah sekam padi. Kegiatan dilaksanakan di Desa Sukaseneng pada tanggal 1–30 Oktober 2024, meliputi pemetaan masalah utama, penyuluhan, pendampingan pengolahan sekam padi, dan Focus Group Discussion (FGD). Evaluasi dilakukan terhadap 13 responden menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui penilaian sebelum dan setelah kegiatan pada aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Hasil evaluasi menunjukkan perubahan positif pada ketiga aspek. Pengetahuan sebelum kegiatan menunjukkan 92,3% responden kategori sedang dan 7,7% rendah, sedangkan setelah kegiatan 100% kategori tinggi. Sikap sebelum kegiatan menunjukkan 92,3% kategori sedang dan 7,7% rendah, sedangkan setelah kegiatan 77% kategori tinggi dan 23% sedang. Keterampilan sebelum kegiatan menunjukkan 92,3% kategori sedang dan 7,7% rendah, sedangkan setelah kegiatan 54% kategori tinggi dan 46% sedang. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan dapat meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan petani dalam mengolah sekam padi menjadi sekam bakar.
Referensi
Asadi, H., Ghorbani, M., Rezaei-Rashti, M., Abrishamkesh, S., Amirahmadi, E., Chengrong, C., dan Gorji, M. (2021). Application of rice husk biochar for achieving sustainable agriculture and environment. Rice Science, 28(4), 325–343. https://doi.org/10.1016/j.rsci.2021.05.004
Azwar, S. (2021). Sikap manusia: Teori dan pengukurannya (Edisi ke-2). Pustaka Pelajar.
Handayani, P. A., Nurjanah, E., dan Rengga, W. D. P. (2014). Pemanfaatan limbah sekam padi menjadi silika gel. Jurnal Bahan Alam Terbarukan, 3(2), 55–59. https://doi.org/10.15294/jbat.v3i2.3698
Jahiding, M., Ngkoimani, L. O., Hasan, E. S., Hasria, dan Maymanah, S. (2011). Analisis proksimat dan nilai kalor bioarang sekam padi sebagai bahan baku briket hybrid. Jurnal Aplikasi Fisika, 7(2), 77–83.
Jalaluddin, dan Rizal, S. (2005). Pembuatan pulp dari jerami padi dengan menggunakan natrium hidroksida. Jurnal Sistem Teknik Industri, 6(5), 53–56.
Karam, D. S., Nagabovanalli, P., Sundara Rajoo, K., Ishak, C. F., Abdu, A., Rosli, Z., Muharam, F. M., dan Zulperi, D. (2022). An overview on the preparation of rice husk biochar, factors affecting its properties, and its agriculture application. Journal of the Saudi Society of Agricultural Sciences, 21(3), 149–159. https://doi.org/10.1016/j.jssas.2021.07.005
Knowles, M. S., Holton, E. F., III, dan Swanson, R. A. (2015). The adult learner: The definitive classic in adult education and human resource development (8th ed.). Routledge.
Kordi, M., Farrokhi, N., Pech-Canul, M. I., dan Ahmadikhah, A. (2024). Rice husk at a glance: From agro-industrial to modern applications. Rice Science, 31(1), 14–32. https://doi.org/10.1016/j.rsci.2023.08.005
Lehmann, J., dan Joseph, S. (Eds.). (2015). Biochar for environmental management: Science, technology and implementation (2nd ed.). Routledge.
Rogers, E. M. (2003). Diffusion of innovations (5th ed.). Free Press.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan RdanD. Alfabeta.
Suryadi, S., Sulistyaningrum, D. E., Fauzan, I., Rahmawati, R., Fauzy, F., dan Saputra, F. A. (2023). Pemanfaatan limbah sekam padi sebagai media tanam hidroponik untuk meningkatkan pendapatan petani. Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(2), 1176–1183. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i2.1620
Widiastuti, M. M. D., dan Lantang, B. (2017). Pelatihan pembuatan biochar dari limbah sekam padi menggunakan metode retort kiln. Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 3(2), 129–135. https://doi.org/10.29244/agrokreatif.3.2.129-135.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Farhan Khairul Rizqi, Yukarie Ayu Wulandari, Mutiara Azahra

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



