Implementasi Edukasi Berbasis Smartphone dengan Aplikasi E-DIASECA pada Komunitas Potensial Diabetes Mellitus sebagai Upaya Meningkatkan Self Care Diabetik di Desa Blimbing, Jeruk Sawit, Karanganyar, Jawa Tengah
DOI:
https://doi.org/10.54082/jpmii.1388Kata Kunci:
Community-Based Research, Diabetes Mellitus, Edukasi, E-DIASECA, Self CareAbstrak
Diabetes Mellitus dikaitkan dengan berbagai komplikasi kesehatan dan peningkatan kunjungan pelayanan kesehatan yang berdampak tingginya biaya perawatan di masyarakat. Upaya pencegahan dan peningkatan kualitas hidup pasien Diabetes Mellitus diperlukan manajemen Diabetes Mellitus yang baik pada individu yang terdiagnosis maupun yang berpotensi mengidap Diabetes Mellitus. Manajemen self care Diabetes Mellitus dengan memberikan edukasi Diabetes melalui EDIASECA sebagai upaya menurunkan pravelensi dan komplikasi Diabetes Mellitus. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan penggunaan edukasi self care diabetes mellitus melalui EDIASECA dengan smarthphone. Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan di Dukuh Blimbing Kelurahan Jeruksawit Kecamatan Gondangrejo Karanganyar, Kabupaten Karanganyar dengan 36 peserta. Pengabdian ini menggunakan metode Comunity Based Research dengan pemberian tehnik edukasi self care diabetes, screening gula darah dan simulasi EDISECA. Hasil screening gula darah menunjukkan rata-rata kadar gula darah peserta sebesar 223,35 mg/dL hal ini menunjukkan adanya faktor risiko Diabetes Mellitus pada peserta pengabdian. Hasil pengabdian implementasi EDISECA terdapat peningkatan Pemberian implementasi E-DIASECA hasilnya terdapat peningkatan dalam pengelolan self care sebesar 47,2% dikategori cukup hasil pretest menjadi 55,6% kategori baik hasil posttes. Kesimpulan kegiatan pengabdian mendapatkan respon positif dan terdapat peningkatan kemampuan peserta menggunakan aplikasi E-DIASECA dalam pengelolaan self care.
Referensi
Andriany, M. (2007). Aplikasi Teori Self-Care Deficit Orem dalam Konteks Tuna Wisma (Studi Literatur) (The Application of Orem’s Self Care Deficit in Homeless Setting). Aplikasi Teori Orem Pada Tuna Wisma, 1(1), 1.
Azizah, L. N., Wicaksana, A. L., Yanuar, E., Budi, A., Mada, U. G., & Mada, U. G. (2019). Penggunaan Smartphone dalam Mengelola Kadar Glukosa Darah dan Glycated Haemoglobin pada Diabetes Melitus Tipe 2 : Literatur Review The Use of Penggunaan Smartphone dalam Mengelola Kadar Glukosa Darah dan Glycated Haemoglobin pada Diabetes Melitus Tipe 2: . 3(1), 48–55.
Daud, S. (2023). Hubungan Health Literacy Dengan Self Care Management Pada Pasien Diabetes Melitus Di Rumah Sakit Stella Maris Makassar. In Program Studi Sarjana Keperawatan Dan Ners Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar. http://repository.stikstellamarismks.ac.id/277/2/full.pdf
Decroli, E. (2016). Prediabetes (Pertama). Andalas University Press.
Dewi, S. S., Sriyati, S., & Harun, S. (2025). Hubungan Health Literacy dengan Self Care Management pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO), 7(2), 655–661. https://doi.org/10.59141/jsi.v7i2.268
Gunawan, S., & Rahmawati, R. (2021). Hubungan Usia, Jenis Kelamin dan Hipertensi dengan Kejadian Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas Tugu Kecamatan Cimanggis Kota Depok Tahun 2019. ARKESMAS (Arsip Kesehatan Masyarakat), 6(1), 15–22. https://doi.org/10.22236/arkesmas.v6i1.5829
Herawati. (2021). DOI: http://dx.doi.org/10.33846/sf12301. Mobile Health Untuk Mencegah Luka Diabetes: A Systematic Review, 12(11), 225–230.
IDF. (2019). Prosiding Seminar Nasional & Diseminasi Hasil Penelitian Update Evidence-Based Practice in Cardiovascular Nursing. (Dm).
Kartika, A. W., Widyatuti, W., & Rekawati, E. (2023). DIMAS (Diabetes Management Support) Application: Mobile-Phone Based Intervention to Support Diabetes Self-Management Activities. Malaysian Journal of Medicine and Health Sciences, 19(4), 186–192. https://doi.org/10.47836/MJMHS.19.4.28
Lasmadasari, N., & Sulastri, W. (2021). Jurnal Lasmadasari. 09(April), 56–62.
Listrikawati, M. (2023). Efektivitas Information Motivation Behavioral Skills Model Terhadap Self Care Remaja Beresiko Prediabetes.
Mujiono, M., Udijono, A., & Kusuma, D. (2023). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Prediabetes. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 22(5), 314–318. https://doi.org/10.14710/mkmi.22.5.314-318
Mukti, A. W., Sari, D. P., Hardani, P. T., Rahayu, A., Hidayatunnikmah, N., Sastyarina, Y., Handoyo, M. S., & Purbosari, I. (2023). Profil Prediabetes pada Usia Produktif. Jambura Journal of Health Science and Research, 5(1), 355–361. https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/jjhsr/index
Pertiwi, N. A., & Rakhmat, A. (2021). Gambaran Self Care Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe Ii Di Rsud Labuang Baji Makassar. 1, 13–18.
Rohmatulloh, V. R., Pardjianto, B., & Kinasih, L. S. (2024). Hubungan Usia Dan Jenis Kelamin Terhadap Angka Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 Berdasarkan 4 Kriteria Diagnosis Di Poliklinik Penyakit Dalam Rsudkarsa Husada Kota Batu. 8(April), 2528–2543.
Setiyorini, E., Wulandari, N. A., & Efyuwinta, A. (2018). Hubungan kadar gula darah dengan tekanan darah pada lansia penderita Diabetes Tipe 2. Jurnal Ners Dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery), 5(2), 163–171. https://doi.org/10.26699/jnk.v5i2.art.p163-171
Soelistijo, S. (2021). Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa di Indonesia 2021. Global Initiative for Asthma, 46. www.ginasthma.org.
syafira dan dr.trihono. (2023). Survei Kesehatan Indonesia 2023 (SKI). Kemenkes, 235.
Webber, S. (2021). International Diabetes Federation, 2021. In Diabetes Research and Clinical Practice (Vol. 102, Number 2). https://doi.org/10.1016/j.diabres.2013.10.013
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Martini Listrikawati, Noor Fitriyani, Anjas Upi Rachmawati

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



