Pelatihan Penggunaan Alat Ukur Besaran Pokok di SMA Negeri 104 Jakarta

Penulis

  • Siti Sofiah Tiska Pratama Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Indonesia
  • Rayya Nurfauziah Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Indonesia
  • Tita Nurhayati Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Indonesia
  • Fitroh Abdul Malik Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Indonesia
  • Imas Ratna Ermawati Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jpmii.1335

Kata Kunci:

pengukuran, alat ukur fisika, besaran pokok, keterampilan praktikum, pelatihan berbasis praktikum

Abstrak

Pengukuran merupakan kompetensi dasar yang esensial dalam pembelajaran fisika berbasis praktikum, sehingga penguasaan penggunaan alat ukur menjadi prasyarat penting bagi peserta didik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konseptual dan keterampilan psikomotorik 30 peserta didik SMA Negeri 104 Jakarta dalam mengoperasikan empat alat ukur fisika, yaitu jangka sorong, mikrometer sekrup, neraca Ohaus, dan stopwatch. Metode pelaksanaan dirancang melalui pendekatan pelatihan berbasis praktikum yang meliputi penyampaian materi konseptual, sesi diskusi dan tanya jawab, serta bimbingan teknis dalam praktik pengukuran secara langsung. Efektivitas intervensi diukur menggunakan desain evaluasi pre-test dan post-test yang mencakup tiga indikator, yaitu pemahaman fungsi dan komponen alat ukur, kemampuan pembacaan skala utama dan nonius, serta ketepatan penentuan nilai ketelitian alat. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata capaian peserta didik dari 33,3% (kategori kurang) pada pre-test menjadi 81% (kategori baik) pada post-test, dengan peningkatan tertinggi terjadi pada indikator penentuan nilai ketelitian alat sebesar 55 poin persentase. Selain capaian kuantitatif tersebut, teramati pula peningkatan partisipasi aktif peserta didik dalam sesi diskusi serta penurunan frekuensi kesalahan pembacaan hasil pengukuran (human error) selama kegiatan berlangsung. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan berbasis pendampingan intensif dan praktik langsung efektif dalam memperkuat pemahaman konsep dasar pengukuran serta keterampilan praktikum peserta didik pada jenjang pendidikan menengah.

Referensi

Abd Rahman, A., Munandar, S. A., Fitriani, A., Karlina, Y., & Yumriani. (2022). Pengertian pendidikan, ilmu pendidikan dan unsur-unsur pendidikan. Al Urwatul Wutsqa: Kajian Pendidikan Islam, 2(1), 1–8.

Astuti, E. T., Mahendrawan, E., Solihat, I., Sutopo, E. H., & Setyowati, A. D. (2021). Pelatihan pembacaan alat ukur dimensi jangka sorong dan mikrometer skrup untuk pengukuran teknik di SMK Sasmita Jaya 2, Pamulang Barat, Kota Tangerang Selatan. Garda: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 7–16.

Faradiba. (2020). Buku materi pembelajaran metode pengukuran fisika. Universitas Kristen Indonesia.

Firmansyah, D. (2024). Analisis akurasi alat ukur panjang dalam eksperimen fisika laboratorium. Jurnal Ilmiah Multi Disiplin, 2(3), 112–119.

Fitriani, A., & Hidayat, R. (2022). Pengembangan keterampilan proses sains melalui kegiatan praktikum fisika dasar. Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains, 5(1), 15–22.

Hidayati, N. (2023). Penggunaan alat ukur waktu dalam optimalisasi data praktikum kinematika. Jurnal Pembelajaran Fisika, 11(2), 78–85.

Kunda, R. M., et al. (2024). Pelatihan penggunaan alat praktikum IPA terintegrasi pada siswa dan guru di SMA Negeri 2 Seram Bagian Barat. Universitas Terbuka Ambon.

Kurniawan, A., Lestari, S., & Ramadhan, F. (2022). Efektivitas Penggunaan Neraca Ohaus terhadap Ketelitian Hasil Penimbangan Massa Zat. Jurnal Kimia dan Pendidikan Sains, 4(2), 45–52.

Mufarrih, A., et al. (2022). Pelatihan penggunaan jangka sorong siswa Madrasah Aliyah Singosari. Politeknik Negeri Malang.

Pratama, M. R. (2023). Penguatan Pemahaman Pengukuran Jangka Sorong pada Tingkat Laboratorium Sekolah Menengah. Jurnal Edukasi Fisika, 8(4), 201–208.

Rugayya, S., et al. (2022). Pelatihan penggunaan alat ukur dasar bagi siswa kelas X SMA IT Al Fahmi Palu. Universitas Tadulako.

Sapiruddin, et al. (2021). Edukasi dan pendampingan praktikum fisika pada siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Suralaga Kecamatan Suralaga. Universitas Hamzanwadi.

Serway, R. A., & Jewett, J. W. (2021). Physics for Scientists and Engineers with Modern Physics (10th ed.). Boston: Cengage Learning.

Tambun, S. I. E., Sirait, G., & Simamora, J. (2020). Analisis Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional mencakup Bab IV Pasal 5 mengenai hak dan kewajiban warga negara, orang tua, dan pemerintah. Magister Hukum Universitas HKBP Nommensen Medan.

Wahyuni, S., et al. (2021). Peningkatan keterampilan proses sains melalui pembelajaran praktikum fisika. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 9(2), 145–153.

Diterbitkan

07-10-2026

Cara Mengutip

Pratama, S. S. T. ., Nurfauziah, R. ., Nurhayati, T. ., Malik, F. A. ., & Ermawati, I. R. . (2026). Pelatihan Penggunaan Alat Ukur Besaran Pokok di SMA Negeri 104 Jakarta. Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia, 4(5), 491–498. https://doi.org/10.54082/jpmii.1335