Edukasi Kesehatan Mengenai Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) Sebagai Upaya Pencegahan TB Pada Kontak Serumah
DOI:
https://doi.org/10.54082/jpmii.1319Kata Kunci:
Edukasi, Kader TB, Leaflet, TB, TPTAbstrak
Tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, terutama pada kelompok kontak serumah yang berisiko tinggi tertular penyakit. Salah satu upaya pencegahan yang direkomendasikan adalah Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT), namun pemahaman kader TB mengenai TPT masih perlu ditingkatkan agar mampu memberikan edukasi yang tepat kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan kader TB mengenai TPT melalui penyuluhan kesehatan dan media leaflet di Komunitas Penabulu Unit Samarinda. Kegiatan dilaksanakan pada 10 Juni 2026 dengan melibatkan 17 kader TB. Tahapan kegiatan meliputi koordinasi dengan mitra, pemberian pretest, penyampaian materi menggunakan presentasi dan leaflet, diskusi interaktif, serta posttest sebagai evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum edukasi sebanyak 11 peserta (64,7%) memiliki tingkat pengetahuan kategori baik dan 6 peserta (35,3%) kategori cukup. Setelah edukasi, seluruh peserta (100%) berada pada kategori pengetahuan baik. Hasil uji Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan (Z = -2,944; p = 0,003). Kegiatan edukasi ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan kader TB mengenai TPT, tetapi juga memperkuat pemahaman mereka mengenai sasaran TPT, skrining TB aktif, kepatuhan terapi, serta peran kader dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Kegiatan serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan untuk mendukung upaya pencegahan tuberkulosis di masyarakat.
Referensi
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Profil Kesehatan Indonesia 2024.” Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Atzmardina, Z., Pricillia, P. R., Larissa, O., & Audryan, R. (2025). Strategi peningkatan cakupan terapi pencegahan tuberkulosis (TPT). Jurnal Pengabdian Masyarakat Nian Tana, 3(3), 127-136. https://doi.org/10.59603/jpmnt.v3i3.977.
Etiek, N., Rahmawati, E., Sutriswanto, Tumpuk, S., Triana, L. (2025). Kontak Serumah dan Kejadian Penularan Tuberkulosis di Pontianak Barat, Jurnal Laboratorium Khatulistiwa, 8(2), 263-269, https://10.30602/jlk.v8i2.1859.
Puspitasari, E. (2023). Hubungan Pengetahuan Sikap dan Motivasi Kader dengan Penemuan Kasus Suspek TB di Paru Di Puskesmas Way Laga Bandar Lampung. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Indonesia. 3(1), 1-13. https://10.57084/jikmi.v3i1.1741.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Petunjuk Teknis Penanganan Infeksi laten Tuberkulosis (ILTB). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Dameria, D., Hulu, V. T., Siregar, S. D., Manalu, P., Samosir, F. J., Rambe, F. U. C., & Hasibuan, N. (2023). Improvement of Patients' Knowledge, Attitude, and Practice on Tuberculosis Treatment Using Video and Leaflet. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 18(2), 79–88. https://doi.org/10.14710/jpki.18.2.79-88.
Setyoningrum, R. A., Chafid, A. P. P., Hapsari, R., Rosyada, A., Imaduddin, M. H., Deshpande, K. S., & Harum, N. A. (2023). Flipchart and booklet as media to increase cadre's knowledge about latent tuberculosis prevention in children. Journal of Community Medicine and Public Health Research, 4(1), 33–39. https://doi.org/10.20473/jcmphr.v4i1.42323.
Nursanah., Dewi, P. (2025). Peran kader dalam eduksi kontak serumah penderita TBC untuk pemberian TPT di Puskesmas Karawaci Baru. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 9(2). 3408-3414. https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i2.45894.
World Health Organization. (2024). WHO operational handbook on tuberculosis: Module 1: Prevention—Tuberculosis preventive treatment (2nd ed.). World Health Organization.
Hasanah, M. (2025). Kajian Literatur: Strategi Komunikasi untuk Sosialisasi Pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT). Jurnal Pendidikan Kesehatan. https://doi.org/10.64931/jks.v5i2.177.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Vina Maulidya, Alya Emika Rahmayani, Alfenia Rahmayanti, Aulia Nailufar Rizki, Erwan Ahmad

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



