Edukasi Kesehatan untuk Meningkatkan Pengetahuan tentang Pencegahan Penyakit Campak di Posyandu Kenanga RT. 16 Kelurahan Sidodamai Samarinda

Penulis

  • Aditya Fridayanti Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker, Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Indonesia
  • Indah Salsabillah Ajis Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker, Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Indonesia
  • Sarah Damayanti Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker, Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jpmii.1317

Kata Kunci:

campak, edukasi kesehatan, imunisasi, pengetahuan, posyandu

Abstrak

Campak merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama pada kelompok balita. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai gejala, penularan, pencegahan, dan pentingnya imunisasi dapat meningkatkan risiko penyebaran penyakit campak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita mengenai pencegahan penyakit campak melalui edukasi kesehatan. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Kenanga RT. 16 Kelurahan Sidodamai Samarinda pada 31 ibu balita. Metode yang digunakan berupa penyuluhan kesehatan melalui ceramah, diskusi, tanya jawab, dan pembagian leaflet edukatif. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test. Data dianalisis secara deskriptif dan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil pre-test menunjukkan sebagian besar peserta memiliki tingkat pengetahuan kurang (77,4%) dan cukup (22,6%). Setelah edukasi, terjadi peningkatan pengetahuan dengan kategori baik sebesar 93,5% dan cukup sebesar 6,5%. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p=0,000 (p<0,05), yang berarti terdapat peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah diberikan edukasi kesehatan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan melalui penyuluhan dan leaflet efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu mengenai pencegahan penyakit campak dan pentingnya imunisasi sebagai upaya perlindungan kesehatan anak.

Referensi

Arianto, M., Setiawati, M., Adi, M. S., Hadisaputro, S., & Budhi, K. (2018). Beberapa faktor risiko kejadian campak pada balita di Kabupaten Sarolangun. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas, 3(1), 41.

Amri, S. (2018). Faktor yang berhubungan dengan kejadian campak pada balita di Puskesmas Pantai Cermin Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat. Jurnal Maternitas Kebidanan, 3(1).

Hudda, A. N., & Rahmanandini, S. (2024). Tingkat pengetahuan dan kepatuhan ibu terhadap imunisasi campak. Caring: Jurnal Keperawatan Al-Ikhlas, 1(1), 51–57.

IDAI. (2022). Kasus campak pada balita. Ikatan Dokter Anak Indonesia.

Lubis, Y. A., Agustina, A., & Arlianti, N. (2025). Perbedaan efektivitas leaflet dan video terhadap pengetahuan ibu tentang imunisasi campak. Journal of Health Research Science, 5(2), 452–457.

Muninjaya, A. A. G. (2022). Manajemen kesehatan. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Nugraha, G. W. A., & Waluyo, A. F. (2023). Pengembangan sistem pengingat jadwal imunisasi dan monitoring perkembangan balita pada Posyandu berbasis Android. Semantik: Teknik Informatika, 9(2), 123.

Paul, A., Gastanaduy, P. A., Redd, S. B., Clemmons, N. S., Lee, A. D., Hickman, C. J., Rota, P. A., & Patel, M. (2019). Measles. Centers for Disease Control and Prevention.

Purwati, N. H., Sari, M., Yanti, L., & Supriatin, T. (2025). Efektivitas edukasi kesehatan terhadap pengetahuan ibu tentang penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan, 5(1), 15–23.

Raodah, R., Armiatin, A., Husna, A., & Putri, R. T. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian campak pada balita di wilayah kerja Puskesmas Celala Tahun 2024. Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA (JKSP), 7(2), 452–458.

Risnasari, A., & Azhary, M. (2023). Hubungan pemberian vaksin campak dengan kejadian pneumonia dan diare pada balita di Indonesia. Journals of Ners Community, 14(2), 237–246.

Sari, P. Y. (2026). Analisis hubungan cakupan imunisasi campak dengan kejadian penyakit campak di wilayah kerja Puskesmas Gadingrejo Kabupaten Pringsewu periode Desember 2025–April 2026. Al-Khidmah: Jurnal Pengabdian dan Pendampingan Masyarakat, 6(1).

Trisnadewi, E., Angelia, I., Sary, A. N., Luthfiah, A., & Yuliva, Y. (2023). Hubungan pengetahuan ibu dan dukungan keluarga dengan pemberian imunisasi dasar lengkap pada balita di wilayah kerja Puskesmas Koto Barapak Kecamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan. Jurnal Kesehatan Medika Saintika, 14(1), 26–33.

Wahyudi, W., Almarendi, A. A., Amanda, B., Warina, Y., Aryulika, M., Atifah, N., & Utami, D. F. (2025). Gambaran program imunisasi pada balita zero dose di Kota Binjai Tahun 2025. JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa, 4(4), 1831–1837.

World Health Organization. (2024, November 14). Measles cases surge worldwide, infecting 10.3 million people in 2023. World Health Organization

Zahrah, N. D., Nurani, F. S., Amanda, A. P., Muthia, F., & Herbawani, C. K. (2023). Studi literatur: Analisis faktor risiko campak pada anak di Indonesia. Jurnal Medika Malahayati, 7(3), 748–758.

Diterbitkan

10-07-2026

Cara Mengutip

Fridayanti, A., Ajis, I. S. ., & Damayanti, S. (2026). Edukasi Kesehatan untuk Meningkatkan Pengetahuan tentang Pencegahan Penyakit Campak di Posyandu Kenanga RT. 16 Kelurahan Sidodamai Samarinda. Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia, 4(4), 307–316. https://doi.org/10.54082/jpmii.1317