Pelatihan Pembuatan Ekoenzim Berbahan Limbah Kulit Nanas Sebagai Solusi Pengolahan Sampah Organik Bagi Masyarakat Desa Batanghari Nuban, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung
DOI:
https://doi.org/10.54082/jpmii.1297Kata Kunci:
ekoenzim, kulit nanas, pemberdayaan masyarakat, sampah organikAbstrak
Peningkatan volume sampah organik rumah tangga menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang banyak dijumpai di pedesaan, termasuk di Desa Batanghari Nuban, Kabupaten Lampung Timur. Limbah kulit nanas yang dihasilkan dari aktivitas rumah tangga dan pertanian belum dimanfaatkan secara optimal sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diikuti oleh 20 peserta, dan bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah kulit nanas menjadi ekoenzim yang bernilai guna. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan, demonstrasi pembuatan ekoenzim, dan evaluasi pemahaman peserta melalui diskusi, dan observasi langsung. Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat dan kader desa yang memiliki ketertarikan terhadap pengelolaan lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai konsep dasar, cara pembuatan, dan manfaat ekoenzim sebagai pembersih alami, pupuk cair organik, serta agen pengurai limbah organik. Hal tersebut dapat dilihat dari persentase hasil evaluasi pretest sebesar 45% meningkat menjadi 83% pada posttest. Peserta mampu mempraktikkan secara mandiri tahapan pembuatan ekoenzim menggunakan kulit nanas yang tersedia. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah organik berbasis sumber daya lokal serta mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Referensi
Amalia, E. Y., Maulana, A., Astuti, F. I., & Anindita, N. S. (2024). Tepache minuman probiotik dari kulit nanas. Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, 2(1), 524–529.
Erna, M., Siti, N., & Sri, E. (2025). Pemberdayaan Masyarakat Desa Kualu Nenas Riau Melalui Pemanfaatan Limbah Nanas menjadi Eco-Enzyme. DINAMISIA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(6), 1915–1926. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v9i6.30227
Ginting, N., & Mirwandhono, R, E. 2021. Productivity of Turi (Sasbania grandiflora) as a Multi Purpose Plant by Eco-Enzyme Application. IOP Conference Series and Environment Science.
Jauriah, S., Mega, I,P & Yuliana. 2018. Efektifitas Ekstrak Etanol Kulit Nanas (Ananas Comosus L. Merr) terhadap Trichophyton mentaghrophytes. Journal of Pharmacy and Science, 1(2) : 1-9.
Khotimah, K. (2016). Study Pengolahan Sirup Kulit Buah Nanas yang Diproses dengan Tingkat Kematangan yang Berbeda. Buletin Loupe, 13(01), 331110.
Low, C.W., Ling, & Teo, S. 2021. Effective Microorganisms in Producing Eco-Enzyme from Food Waste for Wastewater Treatment. Applied Microbiology: Theory & Technology, 17, 28–36. https://doi.org/10.37256/aie.212021726
Mavani, H.A.K., Tew, I.M., Wong, L., Yew, H.Z., Mahyuddin, A., & Ghazali, R.A. 2020. Antimicrobial efficacy of fruit peels eco-enzyme against Enterococcus faecalis: An in vitro study. International Journal Environmental Research Public Health, 17(14), 1–12. DOI: https://doi.org/10.3390/ijerph17145107
Najini, R., Purwanti, N. U., Mufida, A. R., Kurniawan, A., Alghifary, M. H. H., Syalsabila, R. R., Nuraini, R., & Safitri, W. (2024). Minuman Probiotik Tepache Dari Fermentasi Kulit Buah Nanas (Ananas comosus L.) Menggunakan Variasi Jenis Dan Konsentrasi Gula. Journal Pharmacy of Tanjungpura, 1(2), 74–79.
Ningrum, R.S., Karima, R., Renjana, E., Ramadani, A.H., Umarudin, U., & Istiqomah, N. 2024. Investigation of Eco-enzyme from Pineapple (Ananas comosus (L.) Merr.) Waste: Chemical Composition, Antibacterial Activity, and Molecular Docking Approach. Waste Biomass Valorization, 15(8), 4793–805. https://doi.org/10.1007/s12649-024-02492-6.
Pasalari, H., Arash, M., Majid, K., Roya, S., & Mahdi, F. (2024). A systematic review on garbage enzymes and their applications in environmental processes. Ecotoxicology and Environmental Safety, 277. https://doi.org/10.1016/j.ecoenv.2024.116369
Putri, D. A., Mawli, R. E., Safitri, A. R., Anggraini, D. A., & Kristina, M. (2024). Sosialisasi dan Aplikasi Eco-Enzyme dari Limbah Kulit Nanas sebagai Bahan Sabun Antiseptik. Sewagati, 8(5), 2195–2204. https://doi.org/10.12962/j26139960.v8i5.2178
Rachmawati, E. P., Titania, V., & Chempro, S. (2023). Pemanfaatan Kulit Nanas dan Kulit Pisang sebagai Pupuk Organik Cair. Chempro, 2(1), 53–58. https://doi.org/10.33005/chempro.v2i01.92
Rasit, N., Fern, L. H., & Karim, G. 2019. Production and Characterization of Eco Enzyme Produced from Tomato and Orange Wastes and Its Influence on the Aquaculture Sludge. International Journal of Civil Engineering and Technology, 10(3), 967-980.
Sagita, C. (2023). Pembuatan Minuman Probiotik Dari Limbah Kulit Nanas (Tepache). Tarbiatuna: Journal of Islamic Education Studies, 3(2), 205–210. https://doi.org/10.47467/tarbiatuna.v3i2.3017
Surtikanti, H. K. & Sisri, E. M. 2021. Utilization of Eco Enzyme (EE) for Polluted Pond Water Purification: Development of Mini Research-Based Practical Materials. Universitas Pendidikan Indonesia.
Tang, F. E. & Tong, C. W. 2011. A Study of the Garbage Enzyme’s Effects in Domestic Wastewater. International Journal of Environemntal, 5(12).
Yanti, D., & Rahmi, A. 2021. Sosialisasi dan Pelatihan Pengolahan Sampah Organik Menjadi Ekoenzim. Jurnal Ilmiah Pengembangan dan Penerapan Ipteks, 28(2) : 84-89.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Primasari Pertiwi, Enur Azizah, Suratman Suratman, Yulianty Yulianty, Salman Farisi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



