Pelatihan dan Praktik Pembuatan Briket dari Limbah Kulit Kopi dan Serbuk Kayu sebagai Bahan Bakar Alternatif di Desa Tempelsari, Kecamatan Tretep, Kabupaten Temanggung

Penulis

  • Hayarana Salsabila Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Rosa Amanda Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Nurul Azizah Mar’atussholihah Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Theresia Tara Putri Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Galuh Rahmawati Pendidikan Seni Rupa, Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Gema Tryswary Azaningrum Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Marsanda Septika Dewi Penyuluhan dan komunikasi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Kidung Suci Sripanganti Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Naafi’ Iskha Wahyu Jati Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Ibnu Fadil Ardhan Audi Firmansyah Teknologi Pendidikan, Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jpmii.1159

Kata Kunci:

Limbah Kulit Kopi, Briket, Bahan Bakar Alternatif, Pemberdayaan Masyarakat, Desa Tempelsari

Abstrak

Desa Tempelsari, Kecamatan Tretep, Kabupaten Temanggung merupakan wilayah dengan potensi hasil pertanian kopi yang cukup besar. Aktivitas pengolahan kopi oleh petani setempat menghasilkan limbah kulit kopi yang cukup melimpah, namun pemanfaatannya masih terbatas dan belum diolah secara optimal. Kondisi tersebut mendorong perlunya upaya pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan limbah pertanian menjadi produk yang lebih bernilai guna. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan keterampilan kepada masyarakat mengenai pemanfaatan limbah kulit kopi dan serbuk kayu menjadi briket sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi awal, sosialisasi mengenai potensi pemanfaatan limbah, serta demonstrasi dan praktik pembuatan briket bersama masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebanyak 25 peserta yang hadir memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru dalam mengolah limbah kulit kopi dan serbuk kayu menjadi briket, serta mampu mempraktikkan setiap tahapan pembuatan secara mandiri. Pemanfaatan limbah tersebut berpotensi sebagai sumber energi alternatif yang dapat mengurangi limbah sekaligus memberikan nilai tambah bagi Masyarakat. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran Masyarakat dalam memanfaatkan limbah pertanian secara produktif dan membuka peluang pengembangan inovasi energi alrternatif berbasis potensi local di Tingkat desa.

Referensi

Dewi, R. P., Saputra, T. J., & Sri Widodo. S. (2021). Studi Potensi Limbah Kulit Kopi Sebagai Sumber Energi Terbarukan di Wilayah Jawa Tengah. Journal of Mechanical Engineering, 5(1), 41-45.

Lisani, Indriyani, & Nur Irawati. (2023). Pemanfaatan Limbah Kulit Kopi Arabika (Coffee Arabika L.) Menjadi Biobriket. Jurnal Agroindustri Pangan. 2(1), 62-75.

Noprianti, N. S. A., Hamdi, & Sudiar, N. Y. (2024). Analisis Pemanfaatan Biobriket Dari Limbah Kulit Kopi Sebagai Basis Pengembangan Energi Terbarukan. Journal of Applied Mechanical Engineering and Renewable Energy, 4(2), 45-52.

Rahayu, Y. A., Sinardi, & Iryani, A. S. (2025). Pemanfaatan Limbah Kopi (Canephora) Sebagai Bahan Bakar Alternatif dalam Bentuk Briket. Jurnal Knowledge Applied Theory Chemical Sustainability, 1(1), 14-19.

Setiawan, B., & Ulfah, R. (2019). Analisis Mutu Briket Arang dari Limbah Biomassa Campuran Kulit Kopi dan Tempurung Kelapa dengan Perekat Tepung Tapioka. Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan, 4(2), 110-120.

Sutiyoso, M. M., Dandi, S., Anggun, Rifaldo, Yuliana, & Hendrawarman, E. (2026). Pemberdayaan Petani Kopi Melalui Pelatihan Briket Bioarang Limbah Kulit Kopi di desa Jombok Malang. JAMAS: Jurnal Abdi Masyarakat, 4(1), 1190-1194.

Utami, L. G. G. M., Yulianti, N. L., & Wirawan, I. P. S. (2022). Karakteristik Briket Berbahan Baku Kulit Kopi dengan Variasi Suhu dan Lama Waktu Pengarangan yang Berbeda. Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), 10(2), 364-374.

Wijaya, M. B. R., Muqorobiin, M., Citra, S. N. A., & Ardhani, S. P. (2025). Pemanfaatan Limbah Kulit Kopi Menjadi Briket Sebagai Energi Alternatif Ramah Lingkungan di Desa Ngareanak. Jurnal Santifik, 23(3), 301-304.

Sri, W., Fernandez, R., Yuwita, F., & Gusmon, S. (2025). Analisis Briket Arang Kulit Kopi Robusta dengan Variasi Kosentrasi Perekat Tepung Tapioka sebagai Bahan Bakar Alternatif. Agroteknika, 8(2), 263-275.

Diterbitkan

17-06-2026

Cara Mengutip

Salsabila, H. ., Amanda, R. ., Mar’atussholihah, N. A., Putri, T. T. ., Rahmawati, G., Azaningrum , G. T. ., Dewi, M. S. ., Sripanganti, K. S., Jati, N. I. W., & Firmansyah, I. F. A. A. . (2026). Pelatihan dan Praktik Pembuatan Briket dari Limbah Kulit Kopi dan Serbuk Kayu sebagai Bahan Bakar Alternatif di Desa Tempelsari, Kecamatan Tretep, Kabupaten Temanggung. Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia, 4(3), 221–228. https://doi.org/10.54082/jpmii.1159