Pemberdayaan Santri melalui Gerakan Bersih Lingkungan di Pondok Pesantren Al-Falah Buduran Sidoarjo Provinsi Jawa Timur
DOI:
https://doi.org/10.54082/jpmii.1146Kata Kunci:
kebersihan lingkungan, kesehatan santri, lingkungan sehat, pengabdian masyarakat, pondok pesantrenAbstrak
Pondok pesantren adalah tempat pendidikan dan tempat tinggal santri dengan tingkat interaksi dan kepadatan yang tinggi, sehingga kebersihan lingkungan sangat penting untuk kesehatan dan kenyamanan. Namun, ada masalah dengan santri yang kurang menyadarinya. Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan dan menurunkan lingkungan belajar di pesantren. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi santri dalam menjaga kebersihan lingkungan dan menciptakan lingkungan pondok pesantren yang sehat dan nyaman. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk membentuk perilaku hidup yang bersih dan sehat yang dapat diterapkan oleh santri secara konsisten. Metode yang digunakan kegiatan ini pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) dengan tahapan persiapan, identifikasi aset dan masalah, perencanaan program, sosialisasi, serta pelaksanaan kegiatan. Kegiatan dilaksanakan melalui edukasi kebersihan lingkungan, kerja bakti bersama, dan pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat yang melibatkan seluruh santri dan pengelola pesantren. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran dan partisipasi santri dalam menjaga kebersihan lingkungan. Lingkungan pesantren menjadi lebih bersih dan tertata, serta mulai terbentuk kebiasaan positif dalam menerapkan PHBS. Kegiatan ini juga memberikan dampak terhadap peningkatan kenyamanan lingkungan serta potensi penurunan risiko penyakit berbasis lingkungan.
Referensi
Aini, N., & Fadilah, R. (2023). Penerapan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) dalam pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(2), 115–123.
Alvikri, A. A., & Yudhastuti, R. (2023). Sanitasi lingkungan dan personal hygiene terhadap penyakit skabies di pondok pesantren: Tinjauan literatur. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 15(2), 85–93.
itriani, R., & Setiana, E. M. (2024). Penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai upaya pencegahan penyakit di lingkungan pesantren. Jurnal Lentera Kesehatan, 4(1), 25–33.
Hidayat, T., & Rahmawati, E. (2022). Pemetaan aset komunitas dalam meningkatkan partisipasi masyarakat pada program lingkungan. Jurnal Tinta: Pengabdian Masyarakat, 3(1), 45–53.
Hikmawati, H., & Aminah, S. (2024). Penguatan karakter hidup bersih dan sehat melalui pendidikan lingkungan di pondok pesantren. Pandalungan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 3(1), 94–101.
Kurniawan, D., & Sari, M. (2024). Implementasi pengelolaan sampah berbasis 3R di lingkungan pondok pesantren. Community Development Journal, 5(1), 67–75.
Lestari, D., & Prasetyo, A. (2021). Partisipasi santri dalam program kebersihan lingkungan di pondok pesantren. Jurnal Cendekia Pengabdian Masyarakat, 2(3), 89–97.
Nugraha, R., & Wulandari, S. (2023). Perubahan perilaku hidup bersih melalui edukasi kesehatan lingkungan berbasis komunitas. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 18(2), 120–128.
Perdana, R., Hidayatullah, M., & Siregar, A. (2025). Penerapan PHBS untuk mewujudkan lingkungan sehat di pondok pesantren. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 5(2), 210–218.
Putri, A. N., & Wijayanti, R. (2025). Evaluasi program pengabdian masyarakat berbasis perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Jurnal Engagement: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 6(1), 101–110.
Rahman, F., & Yuliana, S. (2023). Efektivitas pendekatan partisipatif dalam meningkatkan kesadaran kebersihan lingkungan. Jurnal Pengabdian Multidisiplin, 4(2), 150–158.
Saputra, H., & Wulandari, E. (2022). Pengaruh edukasi PHBS terhadap perubahan perilaku hidup bersih pada santri. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 21(2), 134–142.
Sari, N., Azzahri, L. M., & Yusmardiansah. (2021). Hubungan sanitasi lingkungan dan personal hygiene dengan kejadian penyakit di pondok pesantren. Jurnal Kesehatan Tambusai, 2(4), 45–53.
Wibowo, A., & Nugroho, P. (2024). Monitoring dan evaluasi program pengabdian masyarakat berbasis lingkungan. Jurnal Abdimas Terapan, 3(1), 77–85.
Yusuf, M., & Khasanah, U. (2025). Strategi pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan ABCD dalam meningkatkan kualitas lingkungan. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 5(1), 1–10.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Bayu Afiful Alfajri

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



