Penguatan dan Pengembangan Usaha Jenang Mbak Dah Melalui Digital Marketing dan Pelatihan Pembukuan di Desa Jatirejo Kabupaten Semarang

Penulis

  • Enggal Katon Program Studi Manajemen, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi “Ama” Salatiga, Indonesia
  • Della Erawati Program Studi Manajemen, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi “Ama” Salatiga, Indonesia
  • Sania Camilia Putri Program Studi Manajemen, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi “Ama” Salatiga, Indonesia
  • Dzikrulloh Muhammad Nurul Program Studi Manajemen, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi “Ama” Salatiga, Indonesia
  • Tiyas Yuni Arti Program Studi Manajemen, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi “Ama” Salatiga, Indonesia
  • Linda Silaen Program Studi Manajemen, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi “Ama” Salatiga, Indonesia
  • Aulia Nurmala Sandy Program Studi Manajemen, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi “Ama” Salatiga, Indonesia
  • Pandi Afandi Program Studi Manajemen, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi “Ama” Salatiga, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jpmii.1101

Kata Kunci:

makanan tradisional, penguatan UMKM, pemasaran digital, pemberdayaan masyarakat

Abstrak

Penguatan UMKM berbasis makanan tradisional menjadi isu strategis dalam pemberdayaan ekonomi desa karena berkontribusi pada peningkatan pendapatan, pelestarian budaya lokal, dan ketahanan ekonomi masyarakat. UMKM Jenang Mbak Dah di Desa Jatirejo menghadapi kendala pada aspek legalitas P-IRT, pencatatan keuangan, identitas merek, serta pemasaran yang masih konvensional. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengelolaan usaha melalui pendekatan partisipatif dan aplikatif. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, identifikasi masalah, perencanaan program, pendampingan langsung, serta evaluasi. Program yang dilaksanakan mencakup pendampingan perpanjangan izin P-IRT, penyusunan pembukuan sederhana, pembaruan logo dan media promosi, serta pembuatan akun Instagram dan marketplace Shopee sebagai sarana digital marketing. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman pelaku usaha mengenai urgensi legalitas usaha dan penerapan pencatatan keuangan yang sistematis dan terstruktur. Selain itu, terjadi penguatan identitas produk melalui pembaruan elemen branding yang lebih konsisten dan menarik. Di sisi lain, pelaku usaha juga mengalami perluasan akses pemasaran digital, yang ditandai dengan kemampuan memanfaatkan platform online. Secara keseluruhan, program ini berkontribusi pada peningkatan daya saing dan kemandirian UMKM.

Referensi

Hidayat, R., Maulana, A., & Sari, D. . (2021). Permasalahan dan Strategi Pengembangan UMKM pangan Tradisional di Wilayah Pedesaan. Jurnal Ekonomi Dan Pembangunan Daerah, 2(19), 145–156.

Lestari, N. ., & Utami, S. . (2023). Analisis Daya Saing UMKM Berbasis Produk Lokal Melalui Inovasi Kemasan. Jurnal Manajemen Kewirausahaan, 1(25), 68–79.

Pratiwi, R., & Lestari, I. (2022). Makanan Tradisional Sebagai Penggerak Ekonomi dan Pelestarian Budaya Lokal. Jurnal Sosial Humaniora, 1(15), 55–65.

Sarwoto, S., Wulandari, D., & Pranata, R. (2025). Strategi Pemasaran Digital UMKM Pangan Tradisional Berbasis Media Sosial. Jurnal Manajemen Pemasaran, 1(19), 45–46.

Wibowo, A., Kusuma, D. ., & Amalia, R. (2024). Keberlanjutan UMKM terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah. Jurnal Studi Pembangunan, 1(6), 21–32.

Yuswono, I., Turmudi, A., Ristianawati, Y., & Salim, N. (2024). Inovasi Kemasan Produk Sebagai Strategi Pemberdayaan UMKM. Jurnal Peduli Masyarakat, 2(13), 134–143.

Diterbitkan

31-03-2026

Cara Mengutip

Katon, E., Erawati, D., Putri, S. C. ., Nurul, D. M. ., Arti, T. Y. ., Silaen, L., Sandy, A. N. ., & Afandi, P. (2026). Penguatan dan Pengembangan Usaha Jenang Mbak Dah Melalui Digital Marketing dan Pelatihan Pembukuan di Desa Jatirejo Kabupaten Semarang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia, 4(2), 63–72. https://doi.org/10.54082/jpmii.1101