Workshop Pencegahan Cedera untuk Meningkatkan Pemahaman Masyarakat di Dusun Karanganom, Bantul, Yogyakarta

Penulis

  • Afianingsih Afianingsih Program Studi Pendidikan Jasmani Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia
  • Tiya Fitria Program Studi Pendidikan Jasmani Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia
  • Fati Fadhurohman Rafif Program Studi Pendidikan Jasmani Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia
  • Ridwan Andri Sulistyo Widodo Program Studi Pendidikan Jasmani Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia
  • Syifa Nur Istiqomah Program Studi Pendidikan Jasmani Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia
  • Zuhrifa Sefie Rihana Program Studi Pendidikan Jasmani Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jpmii.1019

Kata Kunci:

Aktivitas Fisik, Cedera, Pengabdian Masyarakat, Pencegahan Cedera, Workshop

Abstrak

Warga Dusun Karanganom menghadapi tingginya risiko cedera akibat aktivitas fisik berat yang dikerjakan tanpa pemahaman ergonomi dan teknik pertolongan pertama. Minimnya pengetahuan masyarakat berdampak pada seringnya gejala cedera diabaikan dan meningkatnya potensi gangguan muskuloskeletal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan cedera melalui workshop berbasis partisipatif. Metode pelaksanaan meliputi pre-test, penyampaian materi, demonstrasi teknik, praktik langsung, dan post-test. Sebanyak 40 peserta mengikuti kegiatan ini. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta yang dapat dilihat dari kenaikan nilai post-tes dan perubahan perilaku selama praktik seperti meningkatnya keaktifan, kemampuan bertanya, dan keterampilan membalut luka serta melakukan penanganan cedera. Adanya peningkatan kognitif, kegiatan ini memberikan dampak sosial berupa tumbuhnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya postur kerja aman dan pencegahan cedera dalam aktivitas harian. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan workshop partisipatif efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan dan keterampilan praktis masyarakat pedesaan.

Referensi

Agus, F., Putra, G. M., Kamil, Z. A., Arifin, I., & Gifari, O. I. (2022). Peningkatan Kemampuan Analisis Statistik Kuantitatif Pada Riset Eksperimen Dengan Metode Workshop. PLAKAT: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat, 4(2), 243 http://dx.doi.org/10.30872/plakat.v4i2.8954

Anggrianti, S. M., Kurniawan, B., & Widjasena, B. (2017). Hubungan antara postur kerja berdiri dengan keluhan nyeri kaki pada pekerja aktivitas mekanik section welding di PT. X. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(5), 369–377. https://doi.org/10.14710/jkm.v5i5.18952

Barden, C., Stokes, K. A., & McKay, C. D. (2021). Utilising a behaviour change model to improve implementation of the activate injury prevention exercise programme in schoolboy rugby union. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(11), 5681.

Candra, O., Dupri, D., Gazali, N., Muspita, M., & Prasetyo, T. (2021). Penerapan teknik price terhadap penanganan cedera olahraga pada atlet klub bola basket mahameru pekanbaru. Community Education Engagement Journal, 2(2), 44–51. https://doi.org/10.25299/ceej.v2i2.6490

Erdurmuş, Ö. Y., Oğuz, A. B., Genç, S., Koca, A., Eneyli, M. G., & Polat, O. (2023). Comparison of the effects PRICE and POLICE treatment protocols on ankle function in patients with ankle sprain. Turkish Journal of Trauma & Emergency Surgery, 29(8), 920. https://doi.org/10.14744/tjtes.2023.29797

Lynch, J., O’donoghue, G., & Peiris, C. L. (2022). Classroom Movement Breaks and Physically Active Learning Are Feasible, Reduce Sedentary Behaviour and Fatigue, and May Increase Focus in University Students: A Systematic Review and Meta-Analysis. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(13).

Mahartha, G. R. A., Maliawan, S., Kawiyana, K. S., & Sanglah, S. U. P. (2013). Manajemen fraktur pada trauma muskuloskeletal. Bali: Fakultas Kedokteran Universitas Udayana.

Miadinar, M. G., & Supriyanto, C. (2021). Tingkat Kesehatan Mental di Tim Atletik Tulungagung selama Pandemi Covid-19 (Sifat Psikometri dan Varians DASS-21) pada Atlet Dan Non-Atlet. Jurnal Kesehatan Olahraga, 9(03), 31–40. https://doi.org/10.26740/jurnal-kesehatan-olahraga.v9i3

Movassagi, K., Kunze, K. N., Beck, E. C., Fu, M. C., & Nho, S. J. (2019). Predictors of 5-Year Citation Rate in the Orthopaedic Sports Medicine Literature. American Journal of Sports Medicine, 47(1), 206–211. https://doi.org/10.1177/0363546518810504

Oktavian, M., & Roepajadi, J. (2021). Tingkat pemahaman penanganan cedera akut dengan metode rice pada pemain futsal yanitra fc sidoarjo usia 16-23 tahun. Indonesian Journal of Kinanthropology (IJOK), 1(1), 55–65. https://doi.org/10.26740/ijok.v1n1.p55-65

Siregar, I., Siregar, Y. I., Arima, P., Ardilla, R., & Damanik, I. (2023). Workshop Peningkatan Keterampilan Dasar Massage Cedera Olahraga Terhadap Guru Penjas Untuk Penanganan Pertama Pada Cedera Yang Dialami Siswa Sekolah Dasar Di SD Swasta IT Siti Hajar Medan Di Kecamatan Medan Tuntungan. Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat , 3(2), 79–90. https://doi.org/10.55081/jbpkm.v3i2

Tjahayuningtyas, A. (2019). Faktor Yang Mempengaruhi Keluhan Musculoskeletal Disorders (Msds) Pada Pekerja Informal Factors Affecting Musculoskeletal Disorders (Msds) in Informal Workers. The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 8(1), 1–10. https://doi.org/10.20473/ijosh.v8i1.2019.1-10

Diterbitkan

09-12-2025

Cara Mengutip

Afianingsih, A., Fitria, T., Fadhurohman Rafif, F., Andri Sulistyo Widodo, R., Nur Istiqomah, S., & Sefie Rihana, Z. (2025). Workshop Pencegahan Cedera untuk Meningkatkan Pemahaman Masyarakat di Dusun Karanganom, Bantul, Yogyakarta. Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia, 3(6), 463–468. https://doi.org/10.54082/jpmii.1019