https://publications.id/index.php/jippm/issue/feed Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat 2026-04-22T19:56:46+07:00 JIPPM jurnalidcom@gmail.com Open Journal Systems <p><strong>Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (JIPPM)</strong> adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. <strong>Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (JIPPM) </strong>terdaftar di PERPUSNAS dengan P-ISSN: <strong><a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20220608250691408" target="_blank" rel="noopener">2830-2303</a></strong> dan E-ISSN: <strong><a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20220608310774816" target="_blank" rel="noopener">2830-1773</a></strong>. Selain itu, JIPPM terdaftar di Crossref dengan DOI: https://doi.org/10.54082/jippm.idpaper. </p> <p><strong>Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (JIPPM) </strong>saat ini terakreditasi SINTA 5 berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, Dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia <strong>Nomor 177/E/KPT/2024</strong> (<a href="https://drive.google.com/drive/folders/1C-jql3yUTLemVpDLI30pPXlrVWARX4hq?usp=sharing" target="_blank" rel="noopener">Download SK Akreditasi</a>).</p> <p><strong>Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (JIPPM) </strong>dipublikasikan dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Juni dan Desember. Semua penerimaan naskah akan diproses secara <em>double blind review</em> oleh mitra bestari. Naskah harus dimasukkan dalam <strong>BAHASA INDONESIA. </strong></p> <p><img src="https://publications.id/master/images/FrontendJIPPM.jpg" alt="" /></p> <table border="0"> <tbody> <tr> <td colspan="3"><strong>Informasi Jurnal</strong></td> </tr> <tr> <td width="150">Nama</td> <td>:</td> <td>Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat</td> </tr> <tr> <td>Nama Pendek</td> <td>:</td> <td>JIPPM</td> </tr> <tr> <td>Contact Person</td> <td>:</td> <td>085111544445</td> </tr> <tr> <td>Frekuensi Terbit</td> <td>:</td> <td>2 edisi setiap tahun (Juni dan Desember)</td> </tr> <tr> <td>Artikel </td> <td>:</td> <td>25 Artikel setiap Edisi </td> </tr> <tr> <td>DOI</td> <td>:</td> <td>10.54082/jippm.IDPaper</td> </tr> <tr> <td>P-ISSN</td> <td>:</td> <td>2830-2303</td> </tr> <tr> <td>e-ISSN</td> <td>:</td> <td>2830-1773</td> </tr> <tr> <td>Author Fees / APC </td> <td>:</td> <td>Rp 500.000,00</td> </tr> <tr> <td>Scope</td> <td>:</td> <td>Semua kegiatan pengabdian masyarakat di berbagai bidang, antara lain : pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan, maupun kegiatan pengabdian masyarakat bidang lainnya.</td> </tr> </tbody> </table> <p> </p> <p><img src="https://author.my.id/widget/sinta.php?id=12714" width="100%" /></p> <p><iframe style="border: 0;" src="https://author.my.id/widget/statistik.php?sinta=12714&amp;gs=fkJVVQUAAAAJ&amp;sc=2" name="statistik" width="100%" height="250px" frameborder="0" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no"></iframe></p> <p><iframe style="border: 0px #ffffff none;" src="https://author.my.id/widget/graph-oa.php?issn=2830-1773&amp;warna=f1863b" name="statistik" width="100%" height="550px" frameborder="0" marginwidth="0px" marginheight="0px" scrolling="no"></iframe></p> https://publications.id/index.php/jippm/article/view/1109 Pelatihan Budidaya Sayur Hidroponik Organik dan Pengelolaan Keuangan Usahtani di Rowosari, Kabupaten Kendal 2026-04-07T13:13:10+07:00 Ali Khamdi alikhamdi@unimus.ac.id Muhammad Yusuf yus_crab@yahoo.com Marsliana Indah Kusuma marslianaaa@gmail.com Sayid Labib Mustofa labibsayid@gmail.com Nuraini Resti Wilis ainiwill30@gmail.com Hedy Ilham Widyatama hedyilhamwidyatama@gmail.com <p><em>Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani dalam budidaya sayur organik serta pengelolaan keuangan usaha tani. Kegiatan dilaksanakan melalui metode ceramah, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung di lahan percontohan. Materi pelatihan meliputi konsep dasar pertanian organik, teknik pengolahan lahan, pembuatan pupuk kompos dan pupuk organik cair, teknik budidaya tanaman, serta pencatatan keuangan usaha tani. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap prinsip dan teknik budidaya sayur organik yang ditunjukkan melalui hasil evaluasi pre-test dan post-test. Peserta juga mampu mempraktikkan pembuatan pupuk organik dengan memanfaatkan bahan-bahan lokal yang tersedia di lingkungan sekitar. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan terbentuknya lahan demonstrasi sebagai media pembelajaran bagi kelompok tani. Pada aspek manajerial, peserta mulai memahami pentingnya pencatatan keuangan usaha tani, termasuk identifikasi biaya produksi, pencatatan pendapatan, serta perhitungan laba dan rugi usaha. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan kemampuan teknis dan manajerial petani sehingga dapat mendukung pengembangan usaha tani yang lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan </em></p> 2026-04-23T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 Ali Khamdi, Muhammad Yusuf, Marsliana Indah Kusuma, Sayid Labib Mustofa, Nuraini Resti Wilis, Hedy Ilham Widyatama https://publications.id/index.php/jippm/article/view/970 Model Pelatihan Pemanduan Ekowisata Berkelanjutan untuk Penguatan Kapasitas POKDARWIS di Desa Budo, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara 2025-10-30T10:59:15+07:00 Bet El Silisna Lagarense betel.lagarense3@gmail.com Telly Hetty Isye Kondoj a@a.com Harson Kapoh a@a.com Radjab Djamali a@a.com Jongky Wuner Kamagi a@a.com Jerry Heisye Purnama a@a.com <p><em>Program pengabdian ini dilaksanakan di Desa Budo, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, dengan permasalahan utama rendahnya kompetensi pemanduan ekowisata berkelanjutan pada Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS). Kegiatan ini bertujuan mengembangkan model pelatihan pemanduan ekowisata berkelanjutan yang terstruktur dan berbasis partisipatif untuk memperkuat kapasitas individu dan kelembagaan. Kebaruan model terletak pada integrasi tiga komponen utama, yaitu penguatan konseptual ekowisata, praktik lapangan berbasis experiential learning, dan pengembangan narasi interpretatif yang mengangkat kearifan lokal sebagai identitas destinasi. Model ini juga dilengkapi dengan instrumen evaluasi berbasis pre-test, post-test, dan penilaian performa guiding. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 30% dan peningkatan keterampilan pemanduan sebesar 27%. Selain peningkatan kompetensi individu, kegiatan ini menghasilkan prototipe modul narasi interpretatif lokal dan memperkuat kapasitas organisasi POKDARWIS dalam mengelola wisata berbasis keberlanjutan. Model ini berpotensi direplikasi pada desa wisata dengan karakteristik serupa.</em></p> 2026-04-12T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 Bet El Silisna Lagarense, Telly Hetty Isye Kondoj, Harson Kapoh, Radjab Djamali, Jongky Wuner Kamagi, Jerry Heisye Purnama https://publications.id/index.php/jippm/article/view/1157 Pendampingan Pengelolaan Limbah Plastik Plabot Infus untuk Meningkatkan Kapasitas Pengelolaan Mandiri di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar, Jawa Tengah 2026-04-22T19:56:46+07:00 Alimatun Nashira an370@ums.ac.id Denny Vitasari dv233@ums.ac.id Anisa Ur Rahmah aur744@ums.ac.id Rezania Asyfiradayati ra123@ums.ac.id <p><em>Maraknya kasus pengepul limbah rumah sakit illegal di Indonesia menunjukkan pentingnya peningkatan kapasitas fasilitas kesehatan dalam mengelola limbah secara mandiri dan sesuai regulasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mendampingi RS PKU Muhammadiyah Karanganyar yang ada di Jawa Tengah dalam menerapkan sistem pengelolaan limbah plastik plabot infus non-infeksius melalui pemilahan, pencucian, disinfeksi, pengeringan, dan pelatihan operator. Sebelum kegiatan, limbah plastik dikumpulkan dan diserahkan kepada pihak ketiga, sehingga rumah sakit memiliki keterbatasan kontrol terhadap proses pengolahan lanjutan. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kondisi awal, pengujian parameter disinfeksi, pembangunan fasilitas, pelatihan operator, uji coba operasional, serta evaluasi dan penyempurnaan sistem bersama mitra. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa larutan klorin 0,5% dengan waktu kontak 30 menit efektif digunakan sebagai parameter disinfeksi. Sistem yang diterapkan mampu mengolah sekitar 6.000–7.000 plabot infus dan 250–300 jerigen hemodialisa per bulan. Setelah kegiatan, mitra memiliki sistem pengelolaan yang lebih terstruktur, operator mampu menjalankan proses secara mandiri, dan tersedia Standar Prosedur Operasi, poster, serta video panduan. Kegiatan ini meningkatkan kapasitas mitra dan mendukung kepatuhan terhadap Permen LHK No. 56 Tahun 2015.</em></p> 2026-04-29T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 Alimatun Nashira, Denny Vitasari, Anisa Ur Rahmah, Rezania Asyfiradayati https://publications.id/index.php/jippm/article/view/1111 Edukasi Tuberkulosis, Skrining Kesehatan, dan Pelatihan Sabun Herbal Berbasis Masyarakat untuk Peningkatan Pengetahuan dan Deteksi Dini Penyakit di Desa Banjarsari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 2026-03-19T17:28:23+07:00 Rindi Rahayu Indah rindirahayuindahh@gmail.com Rekawati Hutagaol hutagaol95rekawaty@gmail.com Tasya Aisyah Imelda tasyaaisyahimld04@gmail.com Widi Nova Kartika Rinjani widinovakartikar@gmail.com Reza Dwi Putra rezadwiputra2699@gmail.com Febri Hidayat hidayat2368@gmail.com <p><em>Masyarakat Desa Banjarsari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor menghadapi tantangan kesehatan berupa rendahnya pengetahuan tentang penyakit menular (TBC), tingginya prevalensi faktor risiko penyakit degeneratif, serta keterbatasan akses informasi kesehatan preventif. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pharma Care 2025 dilaksanakan pada 11-13 Desember 2025 menggunakan pendekatan edukatif berbasis masyarakat melalui metode skrining, ceramah interaktif dengan pretest-posttest, dan pelatihan partisipatif. Program menjangkau 25 warga (skrining kesehatan), 27 siswa SMP Al-Fakhriyah (penyuluhan TBC), dan 29 warga (penyuluhan degeneratif dan demensia). Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan TBC yang signifikan dari 79,63 menjadi 82,22 (+3,27%), serta peningkatan pengetahuan degeneratif-demensia dari 65,86 menjadi 83,79 (+27,22%). Skrining mengungkap 44% warga memiliki kolesterol di atas normal dan 60% memiliki kadar asam urat melebihi batas normal. Seluruh sampel pangan (mie kuning, tahu, bakso) positif mengandung formalin. Kegiatan ini membuktikan bahwa intervensi edukatif langsung dan partisipatif efektif meningkatkan pengetahuan serta kesadaran kesehatan masyarakat, sekaligus mendorong perubahan perilaku hidup sehat yang berkelanjutan.</em></p> 2026-04-23T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 Rindi Rahayu Indah, Rekawati Hutagaol, Tasya Aisyah Imelda, Widi Nova Kartika Rinjani, Reza Dwi Putra, Febri Hidayat https://publications.id/index.php/jippm/article/view/1022 Pemberian Edukasi Pada Remaja Tentang Gizi Seimbang Untuk Meningkatkan Perilaku Makan Sehat dalam Pencegahan Anemia Di SMP Al Azhar 14 Kota Semarang 2025-11-20T06:52:06+07:00 Lia Mulyanti lia.mulyanti@unimus.ac.id Khoirina Afrilia a@a.com Dian Nintyasari Mustika a@a.com Dewi Puspitaningrum a@a.com <p>Remaja perempuan lebih mungkin mengalami anemia dibandingkan remaja laki-laki, karena mereka mengalami menstruasi setiap bulan<em>. </em>Masalah gizi yang kerap muncul pada kalangan remaja seperti anemia, kelebihan berat badan, dan pola makan yang tidak teratur dapat dipengaruhi oleh kesalahan dalam memilih jenis makanan, yang mengakibatkan ketidakseimbangan terhadap kebutuhan gizi tubuh. Kekurangan besi merupakan masalah kesehatan yang muncul saat tubuh kekurangan zat besi yang diperlukan untuk membuat hemoglobin, yaitu protein yang ada dalam sel darah merah yang berfungsi mengikat dan mendistribusikan oksigen ke seluruh tubuh. Akibatnya, ini mengarah pada anemia yang disebabkan oleh kekurangan besi, yang merupakan jenis anemia yang paling sering dialami oleh gadis remaja. Masalah kesehatan dan kebiasaan makan di kalangan remaja Indonesia semakin meningkat. Hal ini disebabkan oleh pola makan yang buruk, seperti sekitar 65% remaja tidak sarapan, 97% tidak cukup mengonsumsi sayuran dan buah-buahan, 46,6% menerima Tablet Tambah Darah, 50% remaja memilih makanan atau minuman yang tinggi gula, 32% mengkonsumsi makanan yang kandungan natriumnya tinggi, 11% memilih makanan olahan, dan 78% mengonsumsi makanan yang mengandung bahan tambahan. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan perilaku makanan sehat untuk mencegah anemia. Metode yang digunakan yaitu dengan metode ceramah dan diskusi tentang gizi seimbang pada remaja dengan jumlah peserta 24 remaja. Hasil pengabdian kepada masyarakat adalah bahwa peserta mengertahui tentang gizi seimbang. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan peserta dapat menerapkan untuk mengkonsumsi makanan yang bergizi untuk mencegahan anemia pada remaja.</p> 2026-04-12T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 Lia Mulyanti, Khoirina Afrilia, Dian Nintyasari Mustika, Dewi Puspitaningrum https://publications.id/index.php/jippm/article/view/950 Peningkatan Pengetahuan Pencegahan Hipertensi di Desa Karangsalam Lor Baturraden melalui Kombinasi Terapi Akupresur, Relaksasi Otot Progresif, dan Terapi Musik 2025-10-30T11:22:51+07:00 Lita Heni Kusumawardani litahenikusumawardani@unsoed.ac.id Endang Triyanto endang.triyanto@unsoed.ac.id Asep Iskandar asep.iskandar@unsoed.ac.id <p><em>Hipertensi merupakan faktor utama penyebab kematian </em><em>manusia</em><em> secara global.</em> <em>Berbagai upaya</em> <em>telah dilakukan namun belum optimal. Kondisi tersebut mendorong para akademisi untuk</em> <em>mengembangkan terapi non farmakologis guna melengkapi terapi farmakologis salah satunya</em> <em>dengan relaksasi otot progresif dan</em> <em>terapi musik</em><em>. Kombinasi t</em><em>erapi akupresur, relaksasi otot progresif dan </em><em>terapi musik (AKU-RESIK) </em><em>dapat menghambat vasokonstriksi pembuluh darah melalui stimulasi baroreseptor. Tujuan </em><em>pengabdian masyarakat</em><em> ini adalah untuk</em><em> meningkatkan pencegahan tekanan darah tinggi pada klien dengan hipertensi di Desa Karangsalam Lor Kecamatan Baturraden</em><em>. Warga yang m</em><em>engikuti kegiatan ini sebanyak 44 orang yang terdiri dari 42 perempuan dan 2 laki-laki dengan rentang umur 30-70 tahun</em><em>. Pendekatan utama</em><em> yang digunakan adalah ceramah, diskusi, demonstrasi, redemonstrasi</em><em>. </em><em>Pengabdi</em><em> mengukur pengetahuan pencegahan hipertensi </em><em>pada klien dengan hipertensi terlebih dahulu.</em><em> Lalu </em><em>klien diberikan Pendidikan Kesehatan pencegahan hipertensi melakukan</em> <em>terapi AKU-RESIK</em><em> selama selama </em><em>30-45</em><em> menit</em><em>. Setelah itu pengabdi mengukur kembali pengetahuan pencegahan hipertensi pada klien. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pencegahan hipertensi dengan rata-rata skor awal 6,5 menjadi 9. Oleh karena itu, </em><em>mitra mendapatkan </em><em>ipteks dalam upaya menurunkan tekanan darah</em><em>. </em><em>Terapi AKU_RESIK dapat diterapkan sebagai upaya pencegahan hipertensi untuk menurunkan risiko komplikasi seperti stroke.</em></p> 2026-04-12T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 Lita Heni Kusumawardani, Endang Triyanto, Asep Iskandar https://publications.id/index.php/jippm/article/view/1113 Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pembuatan Cookies Daun Kelor Untuk Meningkatkan Gizi Anak 2026-04-22T05:50:51+07:00 Nuzul Inas Nabila nuzul.inas@feb.unila.ac.id Risda Marvinita risda.marvinita@feb.unila.ac.id Nindytia Puspitasari Dalimunthe nindytia.puspitasari@feb.unila.ac.id Dina Safitri dina.safitri@feb.unila.ac.id Aida Sari aida.sari@feb.unila.ac.id <p><em>Permasalahan stunting di Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Kemiling, disebabkan oleh rendahnya literasi gizi dan tingginya konsumsi makanan ringan tidak bergizi, yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. </em><em>Program pengabdian ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan gizi masyarakat sekaligus memanfaatkan potensi lokal daun kelor (Moringa oleifera) sebagai bahan pangan bergizi. Kegiatan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Tahap penyuluhan memberikan edukasi tentang pentingnya nutrisi seimbang dan manfaat daun kelor. Pada tahap pelatihan, peserta diajarkan cara mengolah daun kelor menjadi produk cookies sehat “Mori Bites Cookies”. Tahap pendampingan dilakukan untuk memastikan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan secara berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan gizi masyarakat dari 82% menjadi 88% serta kemampuan memproduksi camilan bergizi secara mandiri. Program ini tidak hanya berkontribusi pada pencegahan stunting, tetapi juga membuka peluang ekonomi melalui inovasi pangan berbasis sumber daya lokal. Dengan demikian, kegiatan ini membuktikan pentingnya edukasi gizi dan pemberdayaan masyarakat dalam upaya peningkatan kesehatan dan kesejahteraan anak</em><em>.</em></p> 2026-04-23T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 Nuzul Inas Nabila, Risda Marvinita, Nindytia Puspitasari Dalimunthe, Dina Safitri, Aida Sari