Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat https://publications.id/index.php/ijpm <p><strong>Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat (IJPM)</strong> adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. <strong>Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat (IJPM)</strong> <strong> </strong>terdaftar di PERPUSNAS dengan P-ISSN : <a href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/20230327530035730" target="_blank" rel="noopener">2986-6324</a> dan E-ISSN : <a href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/20230327430072044" target="_blank" rel="noopener">2986-6308</a>. Selain itu, IJPM terdaftar di Crossref dengan DOI : https://doi.org/10.54082/ijpm.idpaper.</p> <p><strong>Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat (IJPM) </strong>saat ini <a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/15535" target="_blank" rel="noopener">terakreditasi SINTA 5</a> berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi <strong>Nomor 156/C/C3/KPT/2026</strong> (<a href="https://drive.google.com/drive/folders/1ST0pD0D2GuSUglwSD_qZn8J1C2YAE115?usp=sharing" target="_blank" rel="noopener">Download SK Akreditasi</a>).</p> <p><strong>Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat (IJPM) </strong>dipublikasikan empat bulan sekali, yaitu pada bulan April, Agustus, dan Desember. Naskah bisa dimasukkan dalam <strong>BAHASA INDONESIA </strong>atau <strong>BAHASA INGGRIS. </strong></p> <p><img src="https://publications.id/master/images/FrontendIJPM.jpg" alt="" /></p> <table border="0"> <tbody> <tr> <td colspan="3"><strong>Informasi Jurnal</strong></td> </tr> <tr> <td width="150">Nama</td> <td>:</td> <td>Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat</td> </tr> <tr> <td>Contact Person</td> <td>:</td> <td>085111544445</td> </tr> <tr> <td>Frekuensi Terbit</td> <td>:</td> <td>3 edisi setiap tahun (April, Agustus, dan Desember)</td> </tr> <tr> <td>Penerbit</td> <td>:</td> <td>CV Firmos Publishing</td> </tr> <tr> <td>Akreditasi</td> <td>:</td> <td><a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/15535" target="_blank" rel="noopener">Sinta 5</a></td> </tr> <tr> <td>DOI</td> <td>:</td> <td>10.54082/ijpm.IDPaper</td> </tr> <tr> <td>P-ISSN</td> <td>:</td> <td>2986-6324</td> </tr> <tr> <td>e-ISSN</td> <td>:</td> <td>2986-6308</td> </tr> <tr> <td>Biaya Publikasi</td> <td>:</td> <td>Rp 500.000,00</td> </tr> <tr> <td>Scope</td> <td>:</td> <td>Semua kegiatan pengabdian masyarakat di berbagai bidang, antara lain : pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan, maupun kegiatan pengabdian masyarakat bidang lainnya.</td> </tr> </tbody> </table> <h1>Fokus dan Ruang Lingkup</h1> <p><strong>Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat (IJPM)</strong> menerima artikel multidisiplin untuk hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. </p> <p><iframe style="border: 0px #ffffff none;" src="https://author.my.id/widget/graph-oa.php?issn=2986-6308&amp;warna=f1863b" name="statistik" width="100%" height="550px" frameborder="0" marginwidth="0px" marginheight="0px" scrolling="no"></iframe></p> CV Firmos id-ID Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat 2986-6324 Edukasi Gizi Seimbang pada Santri Pondok Pesantren Hidayatullah Al Muhajirin, Bangkalan, Jawa Timur https://publications.id/index.php/ijpm/article/view/1443 <p><em>Remaja di lingkungan pesantren membutuhkan pemahaman gizi seimbang untuk mendukung aktivitas belajar, ibadah, dan kebugaran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan edukasi gizi seimbang dan mengevaluasi perubahan pengetahuan santri di Pondok Pesantren Hidayatullah Al Muhajirin, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Kegiatan melibatkan enam santri usia 16–17 tahun dengan data pretest-posttest lengkap. Edukasi dilakukan secara interaktif menggunakan leaflet, diskusi, dan pendampingan kelompok dengan materi variasi pangan, protein, sayur-buah, kecukupan cairan, serta pembatasan gula, garam, dan lemak. Pengetahuan dinilai menggunakan kuesioner yang berisi soal 10 butir dengan skor 0–100. Rerata skor meningkat dari 93,33±10,33 menjadi 96,67±5,16; dua peserta meningkat, empat peserta tetap pada skor maksimum, dan tidak ada yang menurun. Uji Wilcoxon exact menghasilkan p=0,500. Hasil menunjukkan arah perubahan positif namun belum signifikan secara statistik. Skor awal yang tinggi dan cakupan evaluasi yang kecil membatasi sensitivitas terhadap perubahan. Edukasi perlu dilanjutkan dengan instrumen yang lebih diskriminatif serta evaluasi perilaku makan.</em></p> Nanda Fadhilah Witris Salamy Achmad Yarziq Mubarak Salis Salamy Paramita Sari Nur Sophia Matin Alveni Dwi Pramaswari Mentari Najwa Auliya Nisrina Salsabila Ramadhani Raghidah Amalia Qothrunnada Ahmad Istan Andriansyah Rizqi Mahmud Idris Hak Cipta (c) 2026 Nanda Fadhilah Witris Salamy, Achmad Yarziq Mubarak Salis Salamy, Paramita Sari, Nur Sophia Matin, Alveni Dwi Pramaswari, Mentari Najwa Auliya, Nisrina Salsabila Ramadhani, Raghidah Amalia Qothrunnada, Ahmad Istan Andriansyah, Rizqi Mahmud Idris https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-09-20 2026-09-20 4 3 609 618 10.54082/ijpm.1443 Pemberdayaan Ibu Balita dan Kader Kesehatan melalui Edukasi Gizi dan Pengolahan Ikan dalam Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan di Desa Wawolaa Kecamatan Wawonii Barat, Kabupaten Konawe Kepulauan Provinsi Sulawesi Tenggara https://publications.id/index.php/ijpm/article/view/1392 <p><em>Permasalahan gizi keluarga masih menjadi tantangan dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, terutama pada kelompok balita yang membutuhkan asupan protein hewani untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan. Potensi ikan sebagai sumber pangan bergizi lokal perlu dioptimalkan melalui peningkatan pengetahuan, sikap, dan keterampilan masyarakat dalam pemanfaatannya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan ibu balita serta kader kesehatan dalam pemanfaatan ikan sebagai sumber pangan keluarga melalui program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Desa Wawolaa, Kecamatan Wawonii Barat, Kabupaten Konawe Kepulauan. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan persiapan, pre-test, edukasi gizi, diskusi interaktif, demonstrasi dan praktik pengolahan nugget ikan, serta post-test dan evaluasi keterampilan menggunakan lembar observasi yang mencakup pemilihan bahan, persiapan, proses pengolahan, kebersihan, dan penyajian makanan<strong>.</strong> Kegiatan melibatkan 20 peserta yang terdiri atas 15 ibu balita dan 5 kader kesehatan desa. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan dari 62,5 menjadi 82,5 (32%) dan skor sikap dari 3,15 menjadi 4,35 pada skala Likert 1–5. Hasil observasi menunjukkan seluruh aspek keterampilan pengolahan pangan berbasis ikan berada pada kategori baik. Kegiatan ini meningkatkan kemampuan ibu balita dan kader kesehatan dalam mengolah pangan berbasis ikan sebagai sumber protein hewani keluarga secara berkelanjutan.</em></p> Murti Wuryani Pebrianti Pebrianti Arni Evayanti Siti Umu Nasibah Dwi Wahyuningsih Hak Cipta (c) 2026 Murti Wuryani, Pebrianti Pebrianti, Arni Evayanti, Siti Umu Nasibah, Dwi Wahyuningsih https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-09-09 2026-09-09 4 3 579 594 10.54082/ijpm.1392 Peningkatan Kemampuan Komunikasi Melalui Pelatihan Public Speaking Bagi Para Pelaku Umkm di Kabupaten Belitung Provinsi Bangka Belitung https://publications.id/index.php/ijpm/article/view/1336 <p><em>Kemajuan sektor pariwisata di Kabupaten Belitung sangat bergantung pada andil pelaku UMKM dalam memasarkan keunggulan desa wisata ke pihak luar, namun kendala utama yang sering ditemui di lapangan adalah minimnya keberanian mereka untuk berkomunikasi secara efektif. Mengatasi hambatan tersebut, sebuah program pengabdian masyarakat menginisiasi agenda pembekalan bicara bertajuk “Pelatihan Public Speaking dalam upaya mengembangkan kompetensi berkomunikasi pada pelaku UMKM di kabupaten belitung” guna menyodorkan solusi edukasi taktis bagi para mitra. Proses peningkatan kapasitas wicara ini dirancang dan dibedah menggunakan pisau analisis teori pembelajaran kognitif, afektif, serta psikomotorik. Hasil dari pelaksanaan program memperlihatkan adanya lompatan kecakapan retorika yang signifikan pada diri para pelaku usaha kecil. Perkembangan nyata ini tecermin melalui perluasan wawasan komunikasi, pengondisian mental bertutur yang lebih berani, serta ketangkasan praktik berbicara di depan khalayak </em><em>luas. </em><em>Fondasi komunikasi dalam program ini berakar pada nilai</em><em>-nilai budaya lokal</em><em>, dengan orientasi mencetak figur yang sanggup meng</em><em>k</em><em>onstruksi pesan secara bijaksana, santun, dan persuasif. Rasa saling menghargai, pemilihan diksi yang sopan, serta stimulasi dialektika yang sehat diintegrasikan ke dalam atmosfer setiap pertemuan.</em> <em>Capaian positif ini secara langsung menyokong pemenuhan visi pembangunan jangka menengah Kabupaten Belitung dalam mewujudkan kawasan maritim barat yang maju, inovatif, sejahtera, dan berkelanjutan lewat penguatan mutu sumber daya manusia di sektor ekonomi kreatif. </em></p> I Gede Adiputra Patresya Yanmel Julius Fernanda Lahagu Levin Nicholas Cuaca Nicholas Castillo Hak Cipta (c) 2026 I Gede Adiputra, Patresya Yanmel, Julius Fernanda Lahagu, Levin Nicholas Cuaca, Nicholas Castillo https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-09-09 2026-09-09 4 3 557 568 10.54082/ijpm.1336 Penguatan Unit Badan Usaha Milik Desa melalui Diversifikasi Olahan Pepaya dan Peningkatan Kapasitas Pemasaran di Desa Lempeni, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur https://publications.id/index.php/ijpm/article/view/1419 <p><em>Desa Lempeni, Kabupaten Lumajang memiliki potensi komoditas pepaya yang cukup besar, tetapi pemanfaatannya masih didominasi dalam bentuk segar sehingga nilai tambah dan peluang pengembangan usaha belum optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat kapasitas masyarakat dan BUMDes melalui diversifikasi pepaya menjadi abon pepaya dan gummy pepaya serta pendampingan aspek pengolahan, sanitasi, pengemasan, dan pengelolaan usaha. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) melalui tahapan identifikasi masalah, sosialisasi, pelatihan dan praktik pengolahan, pendampingan, serta evaluasi menggunakan kuesioner terhadap 20 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan rata-rata 98,75% respons positif peserta pada tahap sosialisasi terhadap potensi diversifikasi, daya tarik produk, pentingnya kemasan, dan minat penerapan pengemasan serta pemasaran. Evaluasi setelah pelatihan menunjukkan bahwa 90% peserta telah menunjukkan pemahaman terhadap proses pengolahan, yang terdiri atas 60% kategori paham dan 30% sedikit paham, sedangkan 10% peserta belum memahami. Pendampingan aspek ekonomi menghasilkan HPP abon pepaya sebesar Rp19.151 per kemasan dengan harga jual Rp25.000 serta HPP gummy pepaya sebesar Rp14.992 per kemasan dengan harga jual Rp23.000. Sebanyak 95% peserta berminat menerapkan teknik pengemasan dan pemasaran produk. Kegiatan ini memberikan dasar awal bagi pengembangan produk olahan pepaya bernilai tambah dan rintisan usaha berbasis potensi lokal melalui BUMDes Desa Lempeni.</em></p> Nidya Shara Mahardika Suwita Tri Prihani Nita Kuswardhani Andi Eko Wiyono Mohammad Fais Rudi Hak Cipta (c) 2026 Nidya Shara Mahardika, Suwita Tri Prihani, Nita Kuswardhani, Andi Eko Wiyono, Mohammad Fais Rudi https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-09-09 2026-09-09 4 3 595 608 10.54082/ijpm.1419 Penguatan Pemahaman Siswa Madrasah Aliyah Negeri di Kabupaten Polewali Mandar Terhadap PTKIN https://publications.id/index.php/ijpm/article/view/1350 <p><em>Penelitian sebelumnya menemukan bahwa siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Kabupaten Polewali Mandar memaknai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) secara keliru, yaitu sebagai kampus yang lebih menekankan pelajaran agama dibanding pelajaran umum serta dipandang sebagai pilihan kedua setelah perguruan tinggi negeri lainnya. Kekeliruan pemaknaan ini berimplikasi pada rendahnya minat siswa MAN untuk menjadikan PTKIN sebagai pilihan utama melanjutkan studi. Pengabdian ini bertujuan menjangkau dan meluruskan pemaknaan tersebut melalui penyuluhan spirit PTKIN kepada siswa MAN di Kabupaten Polewali Mandar. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan lima tahapan, yaitu to know, to understand, to plan, to act, dan to change, yang diimplementasikan melalui sosialisasi, diskusi interaktif, dan tanya jawab di dua madrasah, yaitu MAN 1 Polewali, dan MAN 2 Polewali. Hasil pengabdian menunjukkan antusiasme tinggi siswa yang ditandai dengan partisipasi aktif dalam diskusi serta banyaknya pertanyaan terkait jalur seleksi, program studi unggulan, dan beasiswa di PTKIN. Lebih jauh, Pengabdian ini berkontribusi mengubah cara pandang siswa MAN di Kabupaten Polewali Mandar bahwa PTKIN menawarkan keseimbangan pendidikan agama dan umum, sekaligus. </em></p> Sulkifli Sulkifli Yusriah Yusriah Hak Cipta (c) 2026 Sulkifli Sulkifli, Yusriah Yusriah https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-09-09 2026-09-09 4 3 569 578 10.54082/ijpm.1350