Pendampingan Pembuatan Pangsit Biji Durian di Desa Kembaran Magelang sebagai Ide Usaha Ciri Khas Daerah yang Potensial

Penulis

  • Dhannang Septian Nugroho Program Studi Ekonomi Pembangunan, Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Salsabila Putri Chaerunnisa Program Studi Hubungan Internasional, Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Asa Alfain Program Studi Teknik Kimia, Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Alivia Nurul Hikma Program Studi Sosiologi, Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Atika Sari Damayanti Program Studi Ilmu Tanah, Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Bagas Syafrijal Nur Ilhami Program Studi Sastra Daerah, Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Firman Gunawan Program Studi Peternakan, Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Kurnia Maudina Yuniati Program Studi Pendidikan Bahasa Jawa, Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Nadita Pratiwi Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Salma Putri Yuliani Program Studi Desain Komunikasi Visual, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/ijpm.65

Kata Kunci:

Durian, Limbah, Olahan, Pendampingan

Abstrak

Desa Kembaran, Magelang menjadi salah satu daerah penghasil buah durian di Provinsi Jawa Tengah. Kulit dan biji durian yang tidak dimanfaatkan menjadi tumpukan sampah. Perlu adanya inovasi agar limbah sampah tersebut dapat diubah menjadi produk yang bernilai jual, yaitu dengan mengadakan kegiatan sosialisasi dan praktik pengolahan biji dan kulit durian menjadi pangsit dan tepung. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi ibu-ibu Dusun Kembaran I agar dapat memanfaatkan potensi desa sebagai salah satu daerah sentra durian yaitu dengan mengolah sampah dari biji dan kulit durian agar menjadi produk yang dapat dipasarkan. Serta memfasilitasi masyarakat untuk secara langsung mempraktekkan pemanfaatan limbah durian menjadi produk siap jual. Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat menjadi lebih tahu potensi dari limbah durian. Dimana bijinya bisa menjadi produk pangsit dan kulitnya menjadi olahan tepung yang dapat dijual sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Terciptanya produk pangsit biji durian yang diberi merk “Pangsit Biduan” ini dapat menjadi ciri khas Desa Kembaran.

Referensi

Bawono, I. R. (2019). Optimalisasi Potensi Desa di Indonesia. Jakarta: PT. Grasindo.

BPS. (2020, Agustus 10). Produksi Tanaman Buah-buahan 2020. Retrieved Maret 21, 2022, from Badan Pusat Statistik: https://www.bps.go.id/indicator/55/62/1/produksi-tanaman-buah-buahan.html

Damayanti, A. d. (2020). PENINGKATAN NILAI TAMBAH BIJI DURIAN (DURIO ZIBETHINUS) DAN BIJI RAMBUTAN (NEPHELIUM LAPPACEUM) MENJADI KERIPIK. JURNAL ABDIMAS UMTAS, 3(2), 264-273.

kabarmagelang.com. (2019, Maret 9). Masyarakat Kecamatan Candimulyo Gelar Festival Durian. Retrieved Maret 20, 2022, from Kabar Magelang: http://www.kabarmagelang.com/2019/03/masyarakat-kecamatan-candimulyo-gelar.html?m=1

Kusumaningtyas, R. D. (2017). PENGOLAHAN LIMBAH KULIT DURIAN DI WILAYAH GUNUNGPATI MENJADI BIOPESTISIDA YANG RAMAH LINGKUNGAN. Journal UNNES - REKAYASA, 15(1), 38-43.

pertanian.go.id. (2019, Agustus 10). Produksi Durian Menurut Provinsi Tahun 2015-2019. Retrieved Maret 19, 2022, from pertanian.go.id: https://www.pertanian.go.id/home/index.php?show=repo&fileNum=297

Rosmawati. (2013). Isolasi Kapang Pendegradasi Amilum pada Ampas Sagu (Metroxylon sago) secara In Vitro. Biology Science and Education Journal of IAIN Ambon , 2(1), 20-28.

Sobir, d. R. (2010). Berkebun Durian Unggul. Jakarta: Penebar Swadaya.

Sudarmanto, E. d. (2020). Konsep Dasar Pengabdian Kepada Masyarakat : Pembangunan dan Pemberdayaan. Medan: Yayasan Kita Menulis.

Diterbitkan

27-03-2023

Cara Mengutip

Nugroho, D. S., Chaerunnisa, S. P., Alfain, A., Hikma, A. N., Damayanti, A. S., Ilhami, B. S. N., Gunawan, F., Yuniati, K. M., Pratiwi, N., & Yuliani, S. P. (2023). Pendampingan Pembuatan Pangsit Biji Durian di Desa Kembaran Magelang sebagai Ide Usaha Ciri Khas Daerah yang Potensial. Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 1–6. https://doi.org/10.54082/ijpm.65