Pendampingan Pembuatan Pangsit Biji Durian di Desa Kembaran Magelang sebagai Ide Usaha Ciri Khas Daerah yang Potensial
DOI:
https://doi.org/10.54082/ijpm.65Kata Kunci:
Durian, Limbah, Olahan, PendampinganAbstrak
Desa Kembaran, Magelang menjadi salah satu daerah penghasil buah durian di Provinsi Jawa Tengah. Kulit dan biji durian yang tidak dimanfaatkan menjadi tumpukan sampah. Perlu adanya inovasi agar limbah sampah tersebut dapat diubah menjadi produk yang bernilai jual, yaitu dengan mengadakan kegiatan sosialisasi dan praktik pengolahan biji dan kulit durian menjadi pangsit dan tepung. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi ibu-ibu Dusun Kembaran I agar dapat memanfaatkan potensi desa sebagai salah satu daerah sentra durian yaitu dengan mengolah sampah dari biji dan kulit durian agar menjadi produk yang dapat dipasarkan. Serta memfasilitasi masyarakat untuk secara langsung mempraktekkan pemanfaatan limbah durian menjadi produk siap jual. Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat menjadi lebih tahu potensi dari limbah durian. Dimana bijinya bisa menjadi produk pangsit dan kulitnya menjadi olahan tepung yang dapat dijual sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Terciptanya produk pangsit biji durian yang diberi merk “Pangsit Biduan” ini dapat menjadi ciri khas Desa Kembaran.
Referensi
Bawono, I. R. (2019). Optimalisasi Potensi Desa di Indonesia. Jakarta: PT. Grasindo.
BPS. (2020, Agustus 10). Produksi Tanaman Buah-buahan 2020. Retrieved Maret 21, 2022, from Badan Pusat Statistik: https://www.bps.go.id/indicator/55/62/1/produksi-tanaman-buah-buahan.html
Damayanti, A. d. (2020). PENINGKATAN NILAI TAMBAH BIJI DURIAN (DURIO ZIBETHINUS) DAN BIJI RAMBUTAN (NEPHELIUM LAPPACEUM) MENJADI KERIPIK. JURNAL ABDIMAS UMTAS, 3(2), 264-273.
kabarmagelang.com. (2019, Maret 9). Masyarakat Kecamatan Candimulyo Gelar Festival Durian. Retrieved Maret 20, 2022, from Kabar Magelang: http://www.kabarmagelang.com/2019/03/masyarakat-kecamatan-candimulyo-gelar.html?m=1
Kusumaningtyas, R. D. (2017). PENGOLAHAN LIMBAH KULIT DURIAN DI WILAYAH GUNUNGPATI MENJADI BIOPESTISIDA YANG RAMAH LINGKUNGAN. Journal UNNES - REKAYASA, 15(1), 38-43.
pertanian.go.id. (2019, Agustus 10). Produksi Durian Menurut Provinsi Tahun 2015-2019. Retrieved Maret 19, 2022, from pertanian.go.id: https://www.pertanian.go.id/home/index.php?show=repo&fileNum=297
Rosmawati. (2013). Isolasi Kapang Pendegradasi Amilum pada Ampas Sagu (Metroxylon sago) secara In Vitro. Biology Science and Education Journal of IAIN Ambon , 2(1), 20-28.
Sobir, d. R. (2010). Berkebun Durian Unggul. Jakarta: Penebar Swadaya.
Sudarmanto, E. d. (2020). Konsep Dasar Pengabdian Kepada Masyarakat : Pembangunan dan Pemberdayaan. Medan: Yayasan Kita Menulis.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Dhannang Septian Nugroho, Salsabila Putri Chaerunnisa, Asa Alfain, Alivia Nurul Hikma, Atika Sari Damayanti, Bagas Syafrijal Nur Ilhami, Firman Gunawan, Kurnia Maudina Yuniati, Nadita Pratiwi, Salma Putri Yuliani

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



