Penyuluhan dan Pembuatan Pondok Tanaman Obat Keluarga di RT 06 Desa Bunglai Provinsi Kalimantan Selatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengobatan Hipertensi

Penulis

  • Muhammad Faris Fadhil Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia
  • Gusti Viana Fadhina Ulfah Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia
  • Raida Athaya Sary Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia
  • Zulfa Khalida Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia
  • Muhammad Irwan Setiawan Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/ijpm.393

Kata Kunci:

Hipertensi, Penyuluhan, TOGA (Tanaman Obat Keluarga)

Abstrak

Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang mempengaruhi kesejahteraan masyarakat, termasuk di RT 06 Desa Bunglai, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Pada tahun 2021, Kabupaten Banjar mencatat jumlah kasus baru penderita hipertensi tertinggi di antara kabupaten/kota lain di Kalimantan Selatan, mencapai 8.735 penderita. Pada Kecamatan Aranio, hipertensi menempati peringkat kedua dalam daftar 10 penyakit terbanyak pada tahun 2022 sebanyak 361 kasus. Berdasarkan informasi dari tenaga kesehatan di Desa Bunglai, hipertensi juga termasuk dalam 10 penyakit tertinggi di desa tersebut dan menduduki peringkat ketiga. Program Hidup Sehat bersama TOGA (Tanaman Obat Keluarga) dilaksanakan sebagai solusi pencegahan dan pengendalian hipertensi. Metode yang digunakan dalam program ini mencakup penyuluhan kesehatan melalui metode ceramah dan diskusi, serta kegiatan pembuatan Pondok TOGA. Tujuan program ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang hipertensi dan tanaman obat keluarga, serta mendorong pola hidup sehat melalui pemanfaatan tanaman obat keluarga sebagai alternatif cara pencegahan dan penanganan hipertensi di RT 06 Desa Bunglai. Hasil program ini menunjukkan bahwa jumlah peserta penyuluhan dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 7 orang (25,93%) menjadi 15 orang (55,55%). Sehingga, program ini dapat diintegrasikan ke dalam program desa dan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat RT 06 Desa Bunglai.

Referensi

Aisyah, S., & Mulya, H. (2022). Pengaruh Rebusan Daun Seledri Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia Hipertensi di Desa Bacang Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues. Jurnal IMJ: Indonesia Midwifery Journal, 6(1), 22–26.

Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan. (2021). Satu Data Banua (Jumlah Penderita Penyakit Hipertensi).

Ghanesia, H., Agustina, M., & Suryani, P. (2022). Edukasi dan Pembentukan TOGA Anti Hipertensi kepada Masyarakat Kp Cipari, Cisarua, Bogor. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju, 3(1), 25–29. https://doi.org/10.33221/jpmim.v3i01.1799

Jabani, S. A., Kusnan, A., & Made, C. B. (2021). Prevalensi dan Faktor Risiko Hipertensi Derajat 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari. NURSING UPDATE, 12(4), 31–42. https://stikes-nhm.e-journal.id/NU/index

Kementerian Kesehatan RI. (2019). Laporan Nasional Riskesdas 2018.

Maulana, A., Hastuti, L., Bakti, W. K., & Makmuriana, L. (2024). Perbandingan Terapi Mutoral dan Musik Suara Alam Terhadap Penderita Hipertensi: Literature Review. Jurnal Keperawatan, 16(2), 809–820. http://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/Keperawatan

Nadia, E. A. (2020). Efek Pemberian Jahe terhadap Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi. Jurnal Medika Hutama, 02(01), 343–348.

Nurrahmanto, F., Handayani, E., & Priyanto, S. (2021). Pengaruh Rebusan Daun Pegagan terhadap Tekanan Darah Lansia di Tersan Gede Salam Kabupaten Magelang. Borobudur Nursing Review, 01(02), 56–66.

Safitri, E., & Aminah, S. (2023). Analisa Hubungan Pola Makan dan Status Gizi dengan Kejadian Hipertensi di Ruang Rawat Jalan Puskesmas Bahagia Tahun 2023. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 3(2), 14761–14772.

Sari, A. Y. P., Safitri, L., Nurhaliza, D. P., Ningrum, U. W., Laia, S. C., & Putri, V. D. (2022). Efektivitas Jelly Kemangi dalam Menurunkan Tekanan Darah Pasien Hipertensi. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 12(4), 989–998. http://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/PSKM

Zebua, D., Sunarti, Harahap, A., Ningsih, F., Zalukhu, A. P. H. I. J., & Masrini. (2021). Rebusan Daun Kelor Berpengaruh terhadap Tekanan Darah Penderita Hipertensi. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 3(2), 399–406. http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPPP

Diterbitkan

01-05-2024

Cara Mengutip

Fadhil, M. F., Ulfah, G. V. F., Sary, R. A., Khalida, Z., & Setiawan, M. I. (2024). Penyuluhan dan Pembuatan Pondok Tanaman Obat Keluarga di RT 06 Desa Bunglai Provinsi Kalimantan Selatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengobatan Hipertensi. Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 117–124. https://doi.org/10.54082/ijpm.393