Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan Modul Projek Berbasis Literasi Sosial bagi Guru SMA Daerah Istimewa Yogyakarta

Penulis

  • Poerwanti Hadi Pratiwi Departemen Pendidikan Sosiologi, FISHIPOL, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia
  • Happri Novriza Setya Dhewantoro Departemen Pendidikan IPS, FISHIPOL, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia
  • Dwi Agustina Departemen Pendidikan Sosiologi, FISHIPOL, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia
  • Fikri Disyacitta Departemen Ilmu Komunikasi, FISHIPOL, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/ijpm.267

Kata Kunci:

Guru SMA, Literasi Sosial, Modul Projek, Profil Pelajar Pancasila

Abstrak

Kegiatan PkM ini ditujukan untuk: (i) memfasilitasi guru menyusun modul projek berbasis literasi sosial untuk mendukung implementasi Kurikulum Merdeka, (ii) mendiseminasikan hasil riset ke khalayak sasaran agar dapat memberikan kontribusi dalam peningkatan kualitas proses dan hasil pembelajaran di persekolahan, dan (iii) mendukung pencapaian beberapa IKU (Indikator Kinerja Utama) Universitas Negeri Yogyakarta, yaitu: IKU 2 (Mahasiswa mendapat pengalaman di luar kampus, IKU 3 (Dosen berkegiatan di luar kampus), IKU 5 (Hasil kerja dosen digunakan oleh masyarakat). Peserta kegiatan berjumlah 40 orang, yang terdiri dari perwakilan Guru SMA Kolese Debritto, SMA N 1 Bantul, dan MGMP Sosiologi SMA DIY. Hasil kegiatan PkM ini berupa: (i) pemberian ceramah tentang literasi sosial dan modul projek (P5), (ii) pemberian ceramah tentang kebijakan sekolah yang pro-literasi, profil aktivitas literasi guru dan siswa di SMA Kolese De Britto Yogyakarta, (iii) pemberian contoh/template modul projek berbasis literasi sosial, (iv) pemberian ceramah dan demonstrasi penyusunan modul projek berbasis literasi sosial, dan (v) praktik terbimbing dan praktik mandiri penyusunan modul projek (P5) berbasis literasi sosial. Selain itu, hasil kegiatan lainnya berupa tersusunnya draft 2 (dua) modul projek (P5) berbasis literasi sosial yang disusun oleh sekolah mitra, yaitu modul projek (P5) dengan tema Kewirausahaan dan Gaya Hidup Berkelanjutan.

Referensi

Ali, et.al., (2018). Evaluasi Imlementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Jakarta: Pusat Penelitian Kebijakan Pendidikan dan Kebudayaan, Badan Penelitian dan Pengembangan, Kemdikbud.

Benevides, T. & Peterson, S.S. (2010). Literacy attitudes, habits, and achievements of future teachers. Journal of Education for Teaching, 36(3), 291-302.

De Britto. (2020). Student handbook SMA Kolese De Britto 2020/2021. Tersedia di:https://drive.google.com/file/d/1bMM2BeEaIRzQy2MtNPQaQfLSqWMT_vfG/view

Dewayani, S. (2017). Menghidupkan literasi di ruang kelas. Yogyakarta: Kanisius.

Hu, Y. (2004)., The cultural significance of reading instruction in China. The Reading Teacher, 57(7), 632-639. http://www.jstor.org/stable/20205409?origin=JSTOR-pdf

Kemdikbud. (2016a). Desain induk gerakan literasi sekolah. Jakarta: Kemendikbud, Dirjen Dikdasmen.

Kemdikbud. (2016b). Panduan gerakan literasi sekolah di Sekolah Menengah Atas. Jakarta: Kemdikbud, Dirjen Dikdasmen.

Kemdikbud. (2017). Panduan implementasi gerakan literasi sekolah di SMA: Materi umum literasi dalam pembelajaran. Jakarta: Kemdikbud.

Khotimah, K., Akbar, S., & Sa‟dijah, C. (2018). Pelaksanaan gerakan literasi sekolah. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 3(11), 1488 - 1498.

Lolang, L.N. (2019). Hidden curriculum dalam pendidikan bebas di SMA Kolese De Britto. Skripsi. Malang: Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Brawijaya.

Malik, A.Y. (2017). Budaya sekolah SMA Kolese De Britto sebagai sekolah berpredikat perpustakaan sekolah terbaik se-DIY. Skripsi. Yogyakarta: Jurusan Pendidikan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Yogyakarta.

Nathanson, S., Pruslow, J., & Levitt, R. (2008). The reading habits and literacy attitudes of inservices and prospective teachers. Journal of Teacher Education, 59(4), 313-321. http://jte.sagepub.com/content/59/4/313

Pratiwi, P.H., Sugito, Zamroni. (2021). Overview of the Theoretical and Empirical Bases of Social Literacy Development for Adolescents. The International Journal of Literacies, 28(2), 1-18. Doi: https://doi.org/10.18848/2327-0136/CGP/v28i02/1-18

Rachmawati, T.S., Rohanda, & Winoto, Y. (2017). Apresiasi orangtua siswa terhadap program Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP UNTIRTA, Hal. 365-375.

Rokayah. (2017). Profil kemampuan literasi Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) peserta didik Sekolah Dasar kelas 4 & 5 dalam rangka Gerakan Literasi Sekolah. Jurnal Wahana Pendidikan, 4(1), 34-53.

Sagala, S. (2005). Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Penerbit Alfabeta.

Seran, R.J.T. (2017). A discourse analysis of teacher-student interactions pattern of the second grade of SMA Kolese De Britto Yogyakarta 2016/2017. Thesis. Yogyakarta: English Education Department, Graduate Education Program, University of Sarjanawiyata Tamansiswa.

Simabur, L.A., Umasugi, M., Anfas, Yusuf, H. (2020). Pelaksanaan Gerakan Literasi di Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Tidore Kepulauan (Studi di SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 3 Kota Tidore Kepulauan). Jurnal Akrab Juara, 5(1), 10-25.

Wulandari, R. (2017). Implementasi kebijakan gerakan literasi sekolah di Sekolah Dasar Islam Terpadu Lukman Al Hakim Internasional. Jurnal Kebijakan Pendidikan, 3(VI), 319-330.

Diterbitkan

13-12-2023

Cara Mengutip

Pratiwi, P. H., Novriza Setya Dhewantoro, H., Agustina, D., & Disyacitta, F. (2023). Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan Modul Projek Berbasis Literasi Sosial bagi Guru SMA Daerah Istimewa Yogyakarta. Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(3), 365–376. https://doi.org/10.54082/ijpm.267