Pelatihan Sortir Zat Aditif untuk Peningkatan Kesehatan Warga RT 9 Kelurahan Warung Muncang Bandung

Penulis

  • Ai Nurhayati Departemen Teknik Industri, Fakultas Industri Kreatif, Universitas Teknologi Bandung, Indonesia
  • Saepudin Saepudin Departemen Teknik Informatika, Fakultas Industri Kreatif, Universitas Teknologi Bandung, Indonesia
  • Suci Tresna Dewi Handayani Departemen Teknik Industri, Fakultas Industri Kreatif, Universitas Teknologi Bandung, Indonesia
  • Jack Febrian Rusdi Fakulti Teknologi Maklumat dan Komunikasi, Universiti Teknikal Malaysia Melaka, Malaysia

DOI:

https://doi.org/10.54082/ijpm.1370

Kata Kunci:

aditif, kesehatan, konsumen, makanan

Abstrak

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam rangka sosialisasi bahaya zat aditif pada makanan. Kegiatan ini penting dilakukan karena masih banyak warga yang tidak mengerti dampak bahaya dari zat aditif pada makanan. Peserta mengikuti beberapa tahapan berupa penyuluhan, pemutaran video eksperimen, praktik penyortiran makanan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Metode pengabdian dilaksanakan dengan cara pembagian pretest, kemudian pemberian materi, lalu praktik sortir makanan, kemudian posttest. Metode pengabdian ini dilakukan dengan cara mempraktikkan kepada warga mengenai metode penyaringan makanan tanpa zat aditif. Warga melakukan praktik langsung cara menyortir makanan yang mengandung zat aditif dan memisahkan dari jenis makanan yang tidak mengandung zat aditif. Hasil dari kegiatan ini adalah warga mengalami peningkatan ilmu pengetahuan mengenai kewaspadaan terhadap bahaya zat aditif yang terkandung dalam makanan instan. Awalnya, sebelum dilatih, hanya 26,7 % tingkat pemahaman peserta mengenai zat aditif; kemudian, setelah dilatih mengenali zat aditif, tingkat pemahaman zat aditif naik menjadi 93,3 %. Warga semakin meningkat pemahamannya mengenai cara menyaring makanan terbaik untuk anak-anaknya agar terhindar dari makanan yang mengandung zat aditif. Hasil dari kegiatan ini sangat penting agar kesadaran warga mulai meningkat sejak dini, sehingga mereka bisa memilih makanan terbaik untuk dikonsumsi oleh keluarganya. Hasil dari kegiatan ini adalah perubahan perilaku peserta yang mulai memilih makanan alami dibandingkan dengan makanan yang mengandung zat aditif.  Hasil dari pengabdian ini dapat meningkatkan kecerdasan calon konsumen agar bisa menghindari bahaya zat aditif dari makanan. Pada akhirnya, derajat kesehatan warga menjadi semakin meningkat.

Referensi

Anggraeni, A. (2018). Pengaruh karakteristik wirausaha dan kompetensi wirausaha terhadap keberhasilan usaha pada sentra industri boneka warung muncang bandung [Universitas Komputer Indonesia]. https://elibrary.unikom.ac.id/id/eprint/519/9/UNIKOM_21214254_ANGGUN ANGGREYNI_ARTIKEL.pdf

Aradea, P. P., & Yunitasari, N. (2024). Pengenalan bahaya kandungan bahan kimia (pengawet, pewarna, pemanis dan gula berlebih) pada anak sekolah kelas VI. Prosiding Seminar Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Dan Kuliah Kerja Nyata, 2(1), 1–5. https://doi.org/https://doi.org/10.30587/prosidingkkn.v2i1.8930

Arieska, P. K., & Herdiani, N. (2020). Hubungan pengetahuan dan pola konsumsi dengan status gizi pada mahasiswa kesehatan. MTPH Journal, 4(2), 203–211. https://doi.org/https://doi.org/10.33086/mtphj.v4i2.1199

Bialangi, N., Musa, W. J. A., Kilo, A. K., Kurniawati, E., & Thayban, T. (2023). Peningkatan Kesadaran Masyarakat terhadap Bahaya Penggunaan Zat Aditif dalam Makanan. Damhil Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 85–91. https://doi.org/https://doi.org/10.34312/damhil.v2i2.24442

Bimpizas-pinis, M., Santagata, R., Kaiser, S., Liu, Y., & Lyu, Y. (2022). Environmental and Sustainability Indicators Additives in the food supply chain : Environmental assessment and circular economy implications. Environmental and Sustainability Indicators, 14(July 2021), 100172. https://doi.org/10.1016/j.indic.2022.100172

BPS. (2023). Banyaknya warga penderita kekurangan gizi menurut kelurahan di kecamatan bandung kulon. BPS. https://bandungkota.bps.go.id/id/statistics-table/1/NDI2NiMx/-banyaknya-warga-penderita-kekurangan-gizi-menurut-kelurahan-di-kecamatan-bandung-kulon-2023.html

Calvo, M. S., Dunford, E. K., & Uribarri, J. (2023). Industrial Use of Phosphate Food Additives : A Mechanism Linking Ultra-Processed Food Intake to Cardiorenal Disease Risk? Nutrients, 15(16), 3510. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/nu15163510

Dalilah, A., & Ridwana, R. (2019). Pemanfaatan Pengindraan Jauh Untuk Identifikasi Pemukiman Kumuh di Kota Bandung. Jurnal Ilmiah Imu Sosial, 5(2), 71–80. https://doi.org/10.23887/jiis.v5i2.21773

Elsherif, H. M., Elkhoudary, M. M., Salam, R. A. A., Hadad, G. M., & El-Gindy, A. (2023). A Review of Food Additives from Definition and Types to the Method of Analysis. Rec. Pharm. Biomed. Sci., 7(1), 49–64. https://doi.org/https://doi.org/10.21608/rpbs.2023.190784.1210

Fadli, R. (2022). Ini Bahaya Zat Aditif Buatan untuk Kesehatan Tubuh. Halodoc. https://www.halodoc.com/artikel/ini-bahaya-zat-aditif-buatan-untuk-kesehatan-tubuh

Irwansyah, F. S., Meisani, R., Nugraha, M. Y. S., Zuhra, N., Aisyah, R., & Suhada, I. (2022). Pendampingan penggunaan zat aditif berbasis eksperimen untuk meningkatkan kesadaran pola hidup sehat di Jawa Barat. Al Khidmat: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 39–47.

Jumadi, A., & Santy, R. D. (2019). Pengaruh orientasi kewirausahaan dan kreativitas terhadap kinerja usaha (survey pada sentra boneka warung muncang bandung). Ulibrary Unikom, 1–11. https://elibrary.unikom.ac.id/id/eprint/826/

Kraemer, M. V. dos S., Fernandes, A. C., Chaddad, M. C. C., Uggioni, P. L., Rodrigues, V. M., Bernardo, G. L., & Proenca, R. P. da C. (2022). Food additives in childhood : a review on consumption and health consequences. Rev Saude Publica, 56(32), 1–22. https://doi.org/https://doi.org/10.11606/s1518-8787.2022056004060

Marquez, C. E. G., Ramirez, M. T. S., Jimenez, M. E. S., Montes, M. L. F., & Velazquez, D. A. J. (2022). Fighting Obesity-Related Micronutrient Deficiencies through Biofortification of Agri-Food Crops with Sustainable Fertilization Practices. Plants, 11(3477), 1–32. https://doi.org/https://www.mdpi.com/2223-7747/11/24/3477

Otte, A. (2020). Pola ruang dalam pada ruang produksi tahu kelurahan warung muncang. Universitas Katolik Parahyangan.

Pressman, P., Clemens, R., & Hayes, W. (2017). Food additive safety : A review of toxicologic and regulatory issues. Toxicology Research and Applications, 1, 1–22. https://doi.org/10.1177/2397847317723572

Purnomo, Y., Ashibna, S. F., & Az-zahro, S. N. (2025). Edukasi bahan tambahan pangan dan penerapannya dalam minuman fungsional pada santri putri. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 6(225), 272–279. https://doi.org/10.33474/jp2m.v6i1.23285

Sadler, C. R., Grassby, T., Hart, K., & Raats, M. M. (2022). “Even We Are Confused ”: A Thematic Analysis of Professionals ’ Perceptions of Processed Foods and Challenges for Communication. Frontiers in Nutrition, 9(February), 1–14. https://doi.org/10.3389/fnut.2022.826162

Salame, C., Javaux, G., Sellem, L., Viennois, E., Edelenyi, F. S. De, Agaësse, C., Sa, A. De, & Huybrechts, I. (2024). Food additive emulsifiers and the risk of type 2 diabetes : analysis of data from the NutriNet-Santé prospective cohort study. The Lancet: Diabetes & Endocrinology, 12(5), 339–349. https://doi.org/10.1016/S2213-8587(24)00086-X

Sheetryt, I. A., Shahar, D. R., Avraham, S. Ben, Avital, K., & Tepper, S. (2026). The associations of dietary exposure to selected food additives with dietary patterns and overweight. Plos One, 21(2), 1–14. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0341825

Spiller, A. L., Costa, B. G. da, Yoshihara, R. N. Y., Nogueira, E. J. Z., Castelhano, N. S., Santos, A., Freitas, M. B. De, Magro, D. O., & Sassaki, L. Y. (2025). Ultra-Processed Foods , Gut Microbiota , and Inflammatory Bowel Disease : A Critical Review of Emerging Evidence. Nutrients, 17(16), 2677. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/nu17162677

Varghese, V. C., Lakshmy, P. S., Panjikkaran, S. T., Sharon, C. L., & Suman, K. T. (2025). Beyond the label : Uncovering the ultra-processed foods and its impact on public health. International Journal of Food Science and Nutrition, 10(2), 36–40. www.foodsciencejournal.com

Yi, L., Wu, J., Li, Z., & Wang, J. (2025). The rapid rise of ultra-processed foods brings up human health concerns. Journal of Future Foods, 0–54. https://doi.org/10.1016/j.jfutfo.2025.08.013

Yuliani, D., Rinaldi, R., & Pramadia, H. F. (2022). Eksploitasi anak jalanan di kota bandung dan kabupaten ciamis jawa barat. BIYAN: Jurnal Ilmiah Kebijakan Dan Pelayanan Sosial, 4(1), 45–56. https://doi.org/https://doi.org/10.31595/biyan.v4i1.605

Diterbitkan

06-08-2026

Cara Mengutip

Nurhayati, A., Saepudin, S., Handayani, S. T. D. ., & Rusdi, J. F. . (2026). Pelatihan Sortir Zat Aditif untuk Peningkatan Kesehatan Warga RT 9 Kelurahan Warung Muncang Bandung. Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 519–532. https://doi.org/10.54082/ijpm.1370