Optimalisasi Pencegahan Kecacingan melalui Edukasi, Skrining Kebersihan Kuku, dan Cuci Tangan Pakai Sabun pada Siswa SD UMP Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah
DOI:
https://doi.org/10.54082/ijpm.1362Kata Kunci:
cuci tangan pakai sabun, kecacingan, kebersihan kuku, skrining kesehatanAbstrak
Infeksi kecacingan masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan pada anak usia sekolah yang erat kaitannya dengan perilaku hidup bersih dan sehat, terutama kebersihan kuku dan kebiasaan mencuci tangan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan perilaku hidup bersih dan sehat siswa dalam pencegahan kecacingan melalui edukasi, skrining kebersihan kuku, dan praktik cuci tangan pakai sabun (CTPS). Kegiatan dilaksanakan pada 70 siswa kelas V SD UMP Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah melalui tahapan penyuluhan mengenai penyakit kecacingan, observasi kebersihan kuku yang dipadukan dengan wawancara menggunakan kuesioner, serta demonstrasi dan praktik tujuh langkah CTPS sesuai standar. Keberhasilan kegiatan dievaluasi berdasarkan distribusi kategori kebersihan kuku serta keterampilan siswa dalam mempraktikkan CTPS. Hasil skrining menunjukkan bahwa 38 siswa (54,3%) memiliki kebersihan kuku kategori baik, 12 siswa (17,1%) kategori cukup, dan 20 siswa (28,6%) kategori kurang, sehingga target minimal 50% kategori baik telah tercapai. Selain itu, siswa mampu mempraktikkan tujuh langkah CTPS dengan benar setelah mengikuti demonstrasi dan pendampingan, yang menunjukkan adanya peningkatan keterampilan mencuci tangan sesuai prosedur. Kegiatan ini memberikan manfaat berupa meningkatnya pemahaman siswa mengenai hubungan antara kebersihan kuku, kebiasaan mencuci tangan, dan pencegahan infeksi kecacingan, serta mendorong penerapan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah. Kombinasi edukasi, skrining kesehatan, dan praktik CTPS merupakan pendekatan yang efektif dalam mendukung upaya pencegahan kecacingan pada anak usia sekolah.
Referensi
Agrawal, R., Pattnaik, S., Kshatri, J. S., Kanungo, S., Mandal, N., Palo, S. K., & Pati, S. (2024). Prevalence and correlates of soil-transmitted helminths in schoolchildren aged 5 to 18 years in low- and middle-income countries: a systematic review and meta-analysis. Frontiers in Public Health, 12(March), 1–14. https://doi.org/10.3389/fpubh.2024.1283054
Ani, S., Wulandari, K., Wahyuni, E. U., & Karmini, M. (2024). Penerapan Pengendalian Kuman Penyakit Melalui Upaya Sanitasi Alat Makan Secara Sederhana Bagi Pedagang Kaki Lima. LINK, 20(1), 15–25. https://doi.org/10.31983/link.v20i1.11416
Azura, A. J., Kurniawan, B., & Graharti, R. (2023). Obstruksi intestinal akibat infeksi Ascaris lumbricoides. Medula, 13(1), 141–145.
Hardianti, U., Jafriati, & Afa, J. R. (2025). Hubungan kebiasaan mencuci tangan, memotong kuku, dan memakai alas kaki dengan infeksi telur cacing soil-transmitted helminths pada siswa TK Tunas Makarti Kecamatan Wua-Wua Kota Kendari. Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo, 6(2), 47–52. https://doi.org/10.37887/jkl-uho.v6i2.33
Indraswari, N. L. A., Stientje, & Ruhban, A. (2025). Analisis higiene perorangan terhadap keberadaan telur cacing pada kuku siswa SD Negeri Pampang Kota Makassar. Jurnal Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat, 25(1), 146–152.
Manyullei, S., Girikallo, G. G., Bakri, M., & Saputri, V. S. (2023). Edukasi Kecacingan Pada Siswa Sekolah Dasar Benteng Sanrobone di Kabupaten Takalar. Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(3), 404-409.
Ningsih, W., Arumawati, D. S., & Herawati, V. D. (2019). Hubungan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Mencuci Tangan dengan Resiko Cacingan pada Anak Sekolah Dasar di SD Negeri 3 Karangasem, Laweyan Surakarta. Universitas Sahid Surakarta.
Pratama, A. (2023). Gambaran Fasilitas Sanitasi Sekolah Dasar Negeri Unggulan Dengan Tidak Unggulan Di Kota Bandar Lampung Tahun 2023. Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang.
Randana, M. P. C., Misnaniarti, M., & Flora, R. (2021). Faktor Resiko Kejadian Kecacingan Pada Target Pemberian Obat Cacing. Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai, 14(1), 1–9.
Rismayani, B., Akbar, H., Kaseger, H., Astuti, W., Kuna, M. R., Mokoagow, A., & Mokodongan, M. (2025). Pentingnya Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) sebagai Upaya Preventif terhadap Penyakit Kecacingan pada Anak Sekolah Dasar SDN 10 Bintauna. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 4(2), 1829-1835
Irwan, M. I. K., Fattah, N., Arfah, A. I., Esa, A. H., Laddo, N., & Ningsih, E. S. (2023). Faktor risiko infeksi kejadian kecacingan pada anak usia sekolah di wilayah kerja Puskesmas Panambungan Makassar. Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran, 3(4), 278–289. https://doi.org/10.33096/fmj.v3i4.201
Riskawaty, H. M. (2022). Penyuluhan Kesehatan: Identifikasi Resiko Diabetes Melitus Pada Remaja Di Sma 8 Kota Mataram Nusa Tenggara Barat Tahun 2022 (Vol. 2, Number 1).
Sukesi, T. W., Nisa, K., & Fitri, R. Y. (2025). Hubungan Penerapan Personal hygiene dan Kondisi Lingkungan dengan Potensi Penularan Skabies. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 24(3), 327–339.
Tasyahuri, S. A. (2023). Pengaruh Pemberian Penyuluhan Kecacingan Menggunakan Media Video Terhadap Perubahan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Studi Eksperimental terhadap Siswa SDN Seren Rembang tahun 2023. Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
Triwahyuni, Y., Sasmito, L., & Fatkhuriyah, L. (2015). Hubungan kebiasaan cuci tangan dengan kejadian cacingan pada anak usia sekolah di SD Negeri Blindungan IV Kabupaten Bondowoso. Jurnal Kesehatan dr. Soebandi, 4(1), 254–261.
Windiyani, I. P., & Khoirunisa, S. (2025). Edukasi Upaya Pencegahan Kecacingan Di Usia Dini Pada Siswa/I Sdn 1 Gedong Air Bandar Lampung. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat, 6(1), 11–19.
Wulandari, R., Jannah, S. R., & Hakiki, M. R. (2025). Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat ( PHBS ) Dalam Pencegahan Cacingan Pada Siswa SD Negeri Matagara. 4(1), 59–65.
Yunawati, A., & Laksamana, D. (2023). Analisis Higiene Penjamah Makanan dan Sanitasi Rumah Makan di Sekitar Kampus ITEKES Cendekia Utama Kudus. Jurnal Ilmiah Gizi Dan Kesehatan (JIGK), 4(02), 40–44.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Defi Nurul Hayati, Latif Hisbulloh, Kurnia Ritma Dhanti, Syaukaty Yasinta, Muhammad Aldi Alfrizal, Najwa Dzakira Syalsa, Ayra Mysha Naira, Dino Aprilianto Gusty

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



