Edukasi Gizi Berbasis Media Poster dan Ceramah untuk Meningkatkan Pengetahuan Gizi Remaja di SMK Negeri 1 Kota Tegal
DOI:
https://doi.org/10.54082/ijpm.1341Kata Kunci:
Edukasi Gizi, Pola Makan, Remaja, Status Kesehatan, Pengetahuan GiziAbstrak
Kebiasaan makan tidak sehat pada remaja Indonesia, yang ditandai dengan tingginya konsumsi siap saji dan minuman manis serta rendahnya asupan sayur dan buah, menjadi masalah gizi yang kian memprihatinkan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa SMK Negeri 1 Kota Tegal mengenai dampak pola makan buruk terhadap status kesehatan. Sasaran kegiatan ini berfokus pada 31 siswa kelas X dari jurusan Tata Boga. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif berbasis PowerPoint, media poster "Hidup Sehat dengan Gizi Seimbang", serta sesi tanya jawab. Pengukuran pengetahuan dilakukan melalui pre-test dan post-test menggunakan instrumen berupa 8 soal pilihan ganda dan 7 pernyataan skala Likert (rentang skor 7–135). Status gizi diukur menggunakan Indeks Massa Tubuh menurut Umur (IMT/U) berdasarkan z-score WHO. Hasil menunjukkan bahwa pemahaman gizi remaja berhasil dipertahankan dan dimantapkan pada kategori baik setelah diberikan edukasi. Edukasi ini berhasil memantapkan pemahaman gizi peserta pada kategori baik, meningkatkan kesadaran pemenuhan gizi harian sesuai tingkat aktivitas di sekolah, serta mendorong kemandirian siswa dalam memilih makanan yang lebih sehat. Kesimpulannya, kombinasi ceramah interaktif, poster edukasi, dan sesi tanya jawab efektif dalam mempertahankan dan memperkuat pengetahuan gizi responden pada kategori baik meskipun tidak menunjukkan lonjakan skor rata-rata secara signifikan akibat fenomena ceiling effect. Program edukasi gizi yang lebih intensif dan berkelanjutan tetap diperlukan untuk menghasilkan perubahan perilaku makan yang signifikan pada remaja SMK.
Referensi
Adriani, M., & Wirjatmadi, B. (2012). Peranan gizi dalam siklus kehidupan. Kencana Prenada Media Group.
Almatsier, S. (2009). Prinsip dasar ilmu gizi. Gramedia Pustaka Utama.
Fikawati, S., Syafiq, A., & Veratamala, A. (2024). Gizi anak dan remaja. Rajawali Pers.
Fitriani, A., Purwara, B. A., & Sulaeman, A. (2022). Hubungan tingkat pengetahuan gizi dan pola makan dengan status gizi pada remaja di sekolah menengah kejuruan. Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary), 3(2), 112–120. https://doi.org/10.24114/jgk.v3i2.33120
Hidayah, N., Rahayu, S., & Lestari, W. (2023). Efektivitas media edukasi gizi terhadap pengetahuan dan sikap konsumsi makanan sehat pada remaja: A meta-analysis. Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition), 12(1), 18–28. https://doi.org/10.14710/jgi.12.1.18-28
Imanuna, A. N., Masruroh, L., & Kurnia, P. (2022). Pengaruh penyuluhan media visual terhadap retensi pengetahuan gizi seimbang pada remaja putri. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 17(3), 89–96. https://doi.org/10.26714/jkmi.v17i3.9871
Keliat, A. B., Febrianti, R., & Handayani, S. (2020). Gambaran kebiasaan konsumsi fast food dan status gizi pada remaja. Jurnal Keperawatan Silampari, 4(1), 102–110. https://doi.org/10.31539/jks.v4i1.1420
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Pedoman gizi seimbang (Permenkes RI No. 41 Tahun 2014). Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Laporan nasional Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI.
Nugrahaeni, D. E., & Setyawati, V. A. (2020). Kebiasaan konsumsi makanan ultra-proses dan kejadian masalah gizi ganda pada siswa sekolah menengah kejuruan. Jurnal Riset Gizi, 8(2), 75–83. https://doi.org/10.31983/jrg.v8i2.5920
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2014 tentang Upaya Kesehatan Anak dan Remaja. (2014). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Putri, A. R., & Nurdiana, N. (2023). Evaluasi ceiling effect pada intervensi edukasi gizi single session terhadap pengetahuan remaja SMA. Jurnal Nutrisia, 25(2), 134–142. https://doi.org/10.29238/jnutri.v25i2.890
Safitri, A., & Rahayu, L. S. (2021). Hubungan konsumsi minuman berpemanis (sugar-sweetened beverages) dengan kejadian overweight pada remaja. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 13(4), 180–188. https://doi.org/10.35141/jkm.v13i4.512
Septiyani, R., Triyanti, T., & Sartika, R. A. D. (2024). Analisis perubahan skor pengetahuan pre-post test pada intervensi edukasi gizi singkat kelompok remaja. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 16(1), 45–55. https://doi.org/10.35084/jgk.v16i1.1205
World Health Organization. (2019). Adolescent health in the South-East Asia region. WHO Regional Office for South-East Asia. https://www.who.int/southeastasia/health-topics/adolescent-health
Wulandari, E., & Sulistyorini, E. (2024). Pengaruh media visual poster dan infografis terhadap retensi pengetahuan gizi remaja SMK di Jawa Tengah. Jurnal Pengabdian dan Edukasi Kesehatan, 6(1), 22–31. https://doi.org/10.22146/jpeks.v6i1.4120
Yuliati, L., & Syarief, H. (2015). Pengaruh edukasi gizi terhadap pengetahuan, sikap, dan praktik konsumsi makanan sehat pada siswa sekolah. Jurnal Gizi dan Pangan, 10(3), 201–208. https://doi.org/10.25182/jgp.2015.10.3.201-208
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Tri Marta Fadhilah, Retno Sekarwati, Habibah Syakur, Nila Ayuning Tyas

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



