Penguatan Tata Kelola Konservasi Mangrove Berbasis Masyarakat melalui Pendekatan Community-Based Conservation dan Community-based Research di Desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik

Penulis

  • Ichsan Suryo Wibowo Program Studi Manajemen Pelabuhan dan Logistik Maritim, Fakultas Vokasi, Universitas Sunan Gresik, Gresik, Indonesia, 61153
  • Al Izzha Kusumaningtyas Program Studi Manajemen Pelabuhan dan Logistik Maritim, Fakultas Vokasi, Universitas Sunan Gresik, Gresik, Indonesia, 61153
  • Ziadatur Rizqiyah Program Studi Teknologi Laboratorium Medis, Fakultas Vokasi, Universitas Sunan Gresik, Gresik, Indonesia, 61153

DOI:

https://doi.org/10.54082/ijpm.1324

Kata Kunci:

Community-Based Conservation, konservasi, mangrove, Pangkahwetan

Abstrak

Kawasan ekosistem mangrove di wilayah pesisir Desa Pangkahwetan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekologi, mendukung aktivitas sosial-ekonomi masyarakat, serta melindungi wilayah pesisir dari berbagai ancaman lingkungan. Namun, dalam beberapa dekade terakhir kawasan ini mengalami degradasi akibat aktivitas antropogenik dan pemanfaatan sumber daya pesisir yang belum memperhatikan prinsip keberlanjutan. Kondisi tersebut mengancam fungsi ekologis mangrove serta mengganggu stabilitas sistem sosial-ekologi masyarakat pesisir. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk memulihkan fungsi ekosistem mangrove melalui edukasi dan sosialisasi berbasis konservasi. Program bertujuan meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan partisipasi masyarakat dalam upaya konservasi mangrove dengan menerapkan pendekatan Community-Based Conservation yang dipadukan dengan prinsip Community-Based Research. Pendekatan Community- Based Conservation diterapkan dengan menempatkan Masyarakat sebagai subjek aktif dalam identifikasi permasalahan dan perumusan Solusi konservasi, sedangkan prinsip Community-Based Research diwujudkan melalui penghimpunan persepsi, pengalaman dan pengetahuan local Masyarakat sebagai dasar penyusunan strategi rehabilitasi. Kegiatan dilakukan melalui metode curah pendapat (brainstorming) bersama masyarakat pesisir, kelompok nelayan, Pemerintah Desa Pangkahwetan, dan Kelompok Masyarakat Pengawas (PokMasWas) Muara Tangguh sebagai mitra konservasi. Kegiatan ini melibatkan 30 peserta dengan Tingkat kehadiran mencapai 100%. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran, pengetahuan, dan keterlibatan masyarakat mengenai aspek ekologi, sosial-ekonomi, mitigasi bencana, teknik penanaman dan perawatan bibit mangrove, serta monitoring kesehatan vegetasi. Program ini juga memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan para pemangku kepentingan serta menjadi dasar penyusunan strategi rehabilitasi dan rencana pengelolaan kawasan pesisir yang berkelanjutan. Luaran yang dihasilkan meliputi dokumen rencana pengelolaan kawasan pesisir, modul dan media edukasi konservasi mangrove, peta hasil identifikasi mangrove.

Referensi

Alongi, D. M. (2020). Global Significance of Mangrove Blue Carbon in Climate Change Mitigation. Sci, 2(3), 67. https://doi.org/10.3390/sci2030067

Akbar, M. A., Fahri, A., & Al-Huda, N. (2025). Sosialisasi Penguatan Pemahaman Warga terhadap Peran Mangrove di Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 03(01), 79–87.

Arifanti, V. B., Sidik, F., Mulyanto, B., Susilowati, A., Wahyuni, T., Subarno, S., Yulianti, Y., Yuniarti, N., Aminah, A., Suita, E., Karlina, E., Suharti, S., Pratiwi, P., Turjaman, M., Hidayat, A., Rachmat, H. H., Imanuddin, R., Yeny, I., Darwiati, W., … Novita, N. (2022). Challenges and Strategies for Sustainable Mangrove Management in Indonesia: A Review. Forests, 13(5), 695. https://doi.org/10.3390/f13050695

Bennett, N. J., Blythe, J., White, C. S., & Campero, C. (2021). Blue growth and blue justice: Ten risks and solutions for the ocean economy. Marine Policy, 125, 104387. https://doi.org/10.1016/j.marpol.2020.104387

Jelibseda, J. (2025). Dinamika Sosial-Ekologis dan Tantangan Pembangunan di Kawasan Pesisir Terdegradasi: Kajian Kasus di Teluk Jakarta. In Trends in Applied Sciences, Social Sciences, and Education | (Vol. 3, Number 1).

Lesmana, S. J., Khairani, A., Azizah Saputri, D., Inda Mardiyya, N., & Budiman, A. (2026). Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Berbasis Blue Economy Menggunakan Teknologi Desvaporasi Air Laut. Amal Ilmiah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(1), 267–279. https://doi.org/10.36709/amalilmiah.v7i1.527

Muhtar, Sopacua, Y., Kotarumalos, A. F., Mahulauw, S. R., & Rukoyah. (2026). Pendampingan Revitalisasi Sasi sebagai Upaya Penguatan Ketahanan Sosial-Ekologis di Negeri Lima Maluku Tengah. Indonesia Berdampak : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 252–271. https://doi.org/10.63822/26g3bq31

Nasution, F. J., Basyuni, M., Basyuni, M., Yunasfi, Yunasfi, Hartini, K. S., Patana, P., Mubaraq, A., & Wee, A. K. S. (2025). Community Participation in Mangrove Conservation and Ecosystem Assessment in Tanjung Rejo, Indonesia. OnLine Journal of Biological Sciences, 25(2), 519–530. https://doi.org/10.3844/ojbsci.2025.519.530

Panudju, A. T., Nopianti, R., & Triana, L. (2022). Penanaman Mangrove sebagai Bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat yang Berkelanjutan. KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat, 3(3), 221–225. https://doi.org/10.37010/kangmas.v3i3.1014

Prasetyo, A., Santoso, N., & Prasetyo, L. B. (2017). KERUSAKAN EKOSISTEM MANGROVE DI KECAMATAN UJUNG PANGKAH KABUPATEN GRESIK PROVINSI JAWA TIMUR Degradation of Mangrove Ecosystem in Ujung Pangkah Subdistrict Gresik District East Java Province. Jurnal Silvikultur Tropika, 08(2), 130–133.

Romañach, S. S., DeAngelis, D. L., Koh, H. L., Li, Y., Teh, S. Y., Raja Barizan, R. S., & Zhai, L. (2018). Conservation and restoration of mangroves: Global status, perspectives, and prognosis. Ocean & Coastal Management, 154, 72–82. https://doi.org/10.1016/j.ocecoaman.2018.01.009

Safrina. (2015). PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN WILAYAH PESISIR DI ACEH. Jurnal Hukum Lingkungan, 2. http://acehoceancoral.org/artikel/formasi-terumbu-karang-aceh,

Sodikin, Hidayat, R., Nurdin, G., & Anwar, Moh. S. (2024). ANALISIS SPASIAL PERUBAHAN MANGROVE DI WILAYAH PESISIR KABUPATEN GRESIK PROVINSI JAWA TIMUR. Jurnal Perikanan Dan Kelautan, 14(2), 155. https://doi.org/10.33512/jpk.v14i2.29318

Syah, A. F. (2020). Penanaman Mangrove sebagai Upaya Pencegahan Abrasi di Desa Socah. Jurnal Ilmiah Pangabdhi, 6(1), 13–16. https://doi.org/10.21107/pangabdhi.v6i1.6909

Usman, A., Ardiansyah, N., Syamsuddin, S., & Haeril, H. (2023). Peran Serta Masyarakat Melalui Pemberdayaan Kelompok Masyarakat Pengawas dalam Pengelolaan Wilayah Pesisir yang berkelanjutan. Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial Dan Sains, 12(1), 96–103. https://doi.org/10.19109/intelektualita.v12i1.16882

Zeng, Y., Friess, D. A., Sarira, T. V., Siman, K., & Koh, L. P. (2021). Global potential and limits of mangrove blue carbon for climate change mitigation. Current Biology, 31(8), 1737-1743.e3. https://doi.org/10.1016/j.cub.2021.01.070

Diterbitkan

22-07-2026

Cara Mengutip

Wibowo, I. S., Kusumaningtyas, A. I., & Rizqiyah, Z. (2026). Penguatan Tata Kelola Konservasi Mangrove Berbasis Masyarakat melalui Pendekatan Community-Based Conservation dan Community-based Research di Desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik. Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 455–468. https://doi.org/10.54082/ijpm.1324