Peningkatan Kompetensi Literasi Digital Guru melalui Pelatihan Google Workspace, Canva, Artificial Intelligence, dan Google Form di Pondok Pesantren Ma'arif As-Sa'adiyah Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat
DOI:
https://doi.org/10.54082/ijpm.1321Kata Kunci:
artificial intelligence, canva, google form, google workspace, guru pesantren, literasi digitalAbstrak
Transformasi digital dalam dunia pendidikan menuntut guru memiliki kompetensi literasi digital yang memadai untuk mendukung proses pembelajaran. Namun, hasil observasi di Pondok Pesantren Ma'arif As-Sa'adiyah menunjukkan bahwa sebagian besar guru belum optimal memanfaatkan platform digital seperti Google Workspace, Canva, Artificial Intelligence (AI), dan Google Form dalam kegiatan pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi literasi digital guru melalui pelatihan dan pendampingan pemanfaatan platform digital tersebut. Kegiatan dilaksanakan pada 3 Mei 2026 dengan melibatkan 18 orang guru sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan, sedangkan evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa nilai rata-rata kompetensi peserta meningkat dari 47,60% menjadi 86,20% atau mengalami peningkatan sebesar 38,60%. Peningkatan tertinggi terjadi pada kompetensi pemanfaatan Artificial Intelligence (AI). Selain mengalami peningkatan pemahaman, peserta juga mampu membuat media pembelajaran menggunakan Canva, memanfaatkan Google Workspace untuk kolaborasi dokumen, menggunakan AI sebagai pendukung penyusunan materi ajar, serta menyusun evaluasi pembelajaran berbasis Google Form. Dengan demikian, pelatihan ini efektif dalam meningkatkan kompetensi literasi digital guru dan mendukung penerapan teknologi digital dalam proses pembelajaran di lingkungan pesantren.
Referensi
Ahmad, S., Umirzakova, S., Mujtaba, G., Amin, M. S., & Whangbo, T. (2023). Education 5.0: Requirements, Enabling Technologies, and Future Directions. In arXiv preprint: ArXiv:2307.15846. https://doi.org/10.48550/arXiv.2307.15846
Caena, F., & Redecker, C. (2019). Aligning Teacher Competence Frameworks to 21st Century Challenges: The Case for DigCompEdu. European Journal of Education, 54(3), 356–369. https://doi.org/10.1111/ejed.12345
Chan, C. K. Y. (2023). A Comprehensive AI Policy Education Framework for University Teaching and Learning. International Journal of Educational Technology in Higher Education, 20(38). https://doi.org/10.1186/s41239-023-00408-3
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Gilster, P. (1997). Digital Literacy. Wiley.
Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. (2024). Status Literasi Digital Indonesia 2024. Kominfo.
Knowles, M. S., Holton, E. F., & Swanson, R. A. (2020). The Adult Learner: The Definitive Classic in Adult Education and Human Resource Development (9th ed.). Routledge.
Motlagh, N. Y., Khajavi, M., Sharifi, A., & Ahmadi, M. (2025). The Impact of Artificial Intelligence on the Evolution of Digital Education: A Comparative Study of OpenAI Text Generation Tools including ChatGPT, Bing Chat, Bard, and Ernie. In arXiv preprint: ArXiv:2309.02029. https://doi.org/10.48550/arXiv.2309.02029
Ng, D. T. K., Leung, J. K. L., Chu, S. K. W., & Qiao, M. (2021). Conceptualizing AI Literacy: An Exploratory Review. Computers and Education: Artificial Intelligence, 2, 100041. https://doi.org/10.1016/j.caeai.2021.100041
Ng, W. (2012). Can We Teach Digital Natives Digital Literacy? Computers and Education, 59(3), 1065–1078.
Nofitri, R., Anggraini, D., Hasanah, N., & Ammi, N. (2025). Improving Digital Competence of Early Childhood Education Teachers through Google Workspace Training. Jurnal IPTEK Bagi Masyarakat, 5(1), 93–99. https://doi.org/10.55537/j-ibm.v5i1.1275
Rahman, A., & Fauzi, M. (2024). Pemanfaatan Canva sebagai Media Pembelajaran Digital untuk Meningkatkan Kreativitas Guru. Jurnal Teknologi Pendidikan, 26(1), 88–97.
Redecker, C. (2017). European Framework for the Digital Competence of Educators: DigCompEdu. Publications Office of the European Union.
Saini, M. (2024). Pesantren dalam Era Digital: Antara Tradisi dan Transformasi. Tasamuh: Jurnal Studi Islam, 16(2), 342–356. https://doi.org/10.47945/tasamuh.v16i2.1600
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Tan, M. J. T., & Maravilla, N. M. A. T. (2024). Shaping Integrity: Why Generative Artificial Intelligence Does Not Have to Undermine Education. In Frontiers in artificial intelligence: 7,1471224. https://doi.org/10.48550/arXiv.2407.19088
UNESCO. (2023). ICT Competency Framework for Teachers. UNESCO.
Yuliana, N., & Kurniawan, Y. I. (2023). Implementasi Google Workspace dalam Mendukung Pembelajaran Kolaboratif. Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi, 8(2), 120–129.
Yuliati, T., Azmi, K., & Nurhidayati, R. (2026). Peningkatan Kompetensi Pemanfaatan TIK dalam Membuat Media Pembelajaran Menggunakan Canva. Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat, 9(1), 123–127. https://doi.org/10.29303/jppm.v9i1.10688
Zamista, A. A., & Azmi, K. (2023). Digital Learning: How the Process Enhances Students’ Digital Literacy. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 9(9), 7189–7195. https://doi.org/10.29303/jppipa.v9i9.5401
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Khairul Azmi, Adelia Alfama Zamista, Tri Yuliati

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



