Peningkatan Pemberdayaan Masyarakat melalui Integrasi Bank Sampah dan Hidroponik Berbasis Pengelolaan Lingkungan di Pondok Pisang Banjarbaru

Penulis

  • Aisha Laqueena Amalia Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia
  • Nathan Clarido 2 Program Studi Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia
  • Steven Kenli Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/ijpm.1147

Kata Kunci:

Bank Sampah, Budidaya Hidroponik, Pemberdayaan Masyarakat, Pengelolaan Lingkungan, Pondok Pisang

Abstrak

Pengelolaan sampah rumah tangga dan pemanfaatan lahan pekarangan secara produktif merupakan dua permasalahan utama yang dihadapi masyarakat Kompleks Pondok Pisang, Kecamatan Landasan Ulin Barat, Kota Banjarbaru. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan, peningkatan partisipasi masyarakat, penguatan ekonomi lingkungan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan lingkungan melalui integrasi revitalisasi bank sampah dan budidaya hidroponik berkelanjutan. Program HARMONI dilaksanakan sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat dengan pendekatan partisipatif yang meliputi audiensi, sosialisasi, pembekalan, praktik lapangan, dan pendampingan berkala selama periode November 2025 hingga Februari 2026. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pemilahan sampah dan teknik budidaya hidroponik, terbentuknya kemitraan dengan Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan ULM sebagai mitra pengepulan sampah, serta beroperasinya instalasi hidroponik secara mandiri oleh warga. Program ini mendukung pencapaian SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dan SDGs 12 (Pola Konsumsi dan Produksi Berkelanjutan), serta memberikan dampak positif terhadap aspek ekonomi dan lingkungan masyarakat setempat.

Referensi

Ardella, N. (2023). Implementasi sustainable development goals (SDGs) poin 12 dalam pola konsumsi masyarakat. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan, 12(2), 45–53.

Arsyadi, A., Saputri, R., Harijayanti, D., & Swandi, M. K. (2026). Peningkatan inovasi metode pembelajaran melalui praktik budidaya hidroponik di MTs Nurul Falah. Jurnal Abdimas ADPI Sains dan Teknologi, 7(1), 22–29.

Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarbaru. (2024). Laporan pengelolaan sampah Kota Banjarbaru tahun 2024.

Fatimah, C. (2020). Penggunaan metode praktik dalam meningkatkan keterampilan teknik budi daya tanaman obat. Al-Azkiya: Jurnal Pendidikan MI/SD, 5(1), 25–32.

Kaza, S., Yao, L., Bhada-Tata, P., & Van Woerden, F. (2018). What a waste 2.0: A global snapshot of solid waste management to 2050. World Bank. https://doi.org/10.1596/978-1-4648-1329-0

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2024). Sistem informasi pengelolaan sampah nasional (SIPSN). https://sipsn.menlhk.go.id

Kirchherr, J., Reike, D., & Hekkert, M. (2017). Conceptualizing the circular economy: An analysis of 114 definitions. Resources, Conservation and Recycling, 127, 221–232. https://doi.org/10.1016/j.resconrec.2017.09.005

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. (2024). Laporan kinerja pengelolaan sampah daerah tahun 2024.

Priyadi, S., Hidayat, T., & Kurniawan, R. (2023). Pemanfaatan limbah rumah tangga dalam sistem hidroponik sebagai upaya pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Jurnal Teknik Lingkungan, 9(2), 115–123.

Rufí-Salís, M., Calvo, M. J., Petit-Boix, A., Villalba, G., & Gabarrell, X. (2020). Exploring nutrient recovery from hydroponics in urban agriculture: An environmental assessment. Resources, Conservation and Recycling, 155, 104683. https://doi.org/10.1016/j.resconrec.2019.104683

Rustanta, A., & Sanjaya, M. (2025). Hydroponic farming as a community empowerment strategy in urban areas. Journal of Community Development, 10(1), 45–53.

Samiha, Y. T. (2023). Strategi pemanfaatan hidroponik sebagai urban farming dalam meningkatkan ketahanan pangan. Journal on Education, 6(1), 123–130.

Sembiring, E., & Nitivattananon, V. (2010). Sustainable solid waste management toward an inclusive society: Integration of community-based waste management. Resources, Conservation and Recycling, 54(11), 802–809. https://doi.org/10.1016/j.resconrec.2009.12.010

United Nations. (2023). Sustainable development goals: Goal 12 – Responsible consumption and production. https://sdgs.un.org/goals/goal12

Wibawa, D. P., Nugroho, A., & Prasetyo, B. (2025). Hydroponic systems for urban food security and economic resilience. International Journal of Agricultural Sustainability, 13(2), 89–101.

Wulandari, D., Utomo, S. H., & Narmaditya, B. S. (2017). Waste bank: Waste management model in improving local economy. International Journal of Energy Economics and Policy, 7(3), 36–41. https://www.econjournals.com/index.php/ijeep/article/view/4519

Diterbitkan

27-04-2026

Cara Mengutip

Amalia, A. L., Clarido, N., & Kenli, S. (2026). Peningkatan Pemberdayaan Masyarakat melalui Integrasi Bank Sampah dan Hidroponik Berbasis Pengelolaan Lingkungan di Pondok Pisang Banjarbaru. Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 75–82. https://doi.org/10.54082/ijpm.1147