Edukasi GEMAR AKTIF sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Tidak Menular

Penulis

  • Amanda Catur Elika Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Ahmad Dahlan, Indonesia
  • Nabilla Ardi Al Ikhsani Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Ahmad Dahlan, Indonesia
  • Vika Amalia Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Ahmad Dahlan, Indonesia
  • Apria Ningsih Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Ahmad Dahlan, Indonesia
  • Alifiah Keysa Ramadani Subekti Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Ahmad Dahlan, Indonesia
  • Ratu Matahari Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Ahmad Dahlan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/ijpm.1084

Kata Kunci:

Aktivitas fisik, konsumsi buah dan sayur, PTM, pengabdian masyarakat, pencegahan PTM

Abstrak

Rendahnya konsumsi buah dan sayur serta kurangnya aktivitas fisik di RT 06 Dusun Wonocatur, Banguntapan, Yogyakarta, menjadi faktor risiko utama penyakit tidak menular seperti obesitas, hipertensi, dan diabetes melitus, sebagaimana teridentifikasi melalui diagnosis komunitas pada 44 kepala keluarga dengan prioritas masalah skor USG tertinggi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini penting untuk mendorong perilaku hidup sehat sebagai upaya promotif-preventif sesuai pedoman gizi seimbang Kemenkes RI. Metode yang digunakan adalah desain deskriptif kuantitatif dengan intervensi GEMAR AKTIF berupa penyuluhan edukasi menggunakan leaflet, pretest-posttest (21 soal pilihan ganda), senam sehat, dan makan buah bersama pada 16 Januari 2026, diikuti analisis Paired Sample T-Test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan masyarakat dengan skor posttest rata-rata 19,38 ± 1,02 dibanding pretest 16,50 ± 2,16 (p=0,001). Program ini efektif menurunkan risiko PTM melalui pendekatan terintegrasi, sehingga direkomendasikan untuk dikembangkan secara berkelanjutan di komunitas.

Referensi

Agestika, L., Srimiati, M., & Jenie, R. P. (2022). Peningkatan Pengetahuan Ibu PAUD tentang Gizi Seimbang dan Pentingnya Konsumsi Sayur dan Buah di Desa Sukanagalih, Cianjur. Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK), 4(3), 450. https://doi.org/10.36565/jak.v4i3.389

Ali, N. M. (2019). HUBUNGAN KONSUMSI SAYUR DAN BUAH DENGAN KADAR GULA DARAH PASIEN DM TIPE 2 DI PUSKESMAS KALUMATA KOTA TERNATE. 11(2).

Fatimah, P. S., & Siregar, P. A. (2020). POLA KONSUMSI BUAH DAN SAYUR DENGAN KEJADIAN DIABETES MELLITUS PADA MASYARAKAT PESISIR. Bali Health Published Journal, 2(1), 26–36.

Ica Aisaturrido, Birwin, A., & Darmawansyah Alnur, R. (2020). The Hubungan Konsumsi Buah dan Sayur, Aktivitas Fisik, Obesitas Serta Riwayat Keluarga Terhadap Kejadian Hipertensi di Kabupaten Kepulauan Seribu Tahun 2019. KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(2), 135–144. https://doi.org/10.24903/kujkm.v6i2.961

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Isi Piringku, panduan kebutuhan gizi seimbang Diakses dari harian.

Luh Widani Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sint Carolus Jakarta Jl Salemba Raya No, N., & Pusat, J. (2019). Penyuluhan Pentingnya Konsumsi Buah dan Sayur pada Remaja di Sos Desataruna Jakarta (Vol. 1, Number 1).

Oktaviani, R. I., Dina, R. A., Fajriah, E., & Zahra, A. (2023). Pola Konsumsi Sayur dan Buah dan Status Gizi Remaja di Desa Babakan. Jurnal Sains Dan Teknologi Kesehatan, 4(2), 19–24.

Pratiwi, G. dwi, Lucya, vita, & Paramitha. (2022). Effectiveness of Using Leaflet Media in Improving Knowledge and Attitude Toward Tuberculosis Prevention. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 8, 8–13.

Samsiati, D., Nurhamidi, & Anwar, R. (2023). Correlation between Physical Activity, Consumption of Fruits and Vegetables, and Quality of Sleep with Hypertension Incidence. Jurnal Riset Pangan Dan Gizi (JR-Panzi, 05, 52–58.

Septiyanti, K., Jafar, N., Gizi, J., Kesehatan Masyarakat, F., Muslim Indonesia, U., Studi Ilmu Gizi, P., Hasanuddin, U., & Kesehatan Kemenkes Makassar, P. (2020). HUBUNGAN POLA KONSUMSI SAYUR DAN BUAH DENGAN KEJADIAN SINDROM METABOLIK PADA PASIEN RAWAT JALAN DI RSUD LABUANG BAJI KOTA MAKASSAR. In Window of Public Health Journal (Vol. 1, Number 1).

Siagian, E. (2024). PENGARUH EDUKASI GIZI SEIMBANG TERHADAP PENGETAHUAN, SIKAP DAN POLA KONSUMSI SAYUR DAN BUAH ANAK PADA MASA COVID-19RO. Jurnal Surya Muda, 6(2), 145–157.

Tamim, M. H., & Nopiana, R. (2020). Senam Sehat dalam Meningkatkan Imun Tubuh pada Masa Pandemi Covid 19 di Desa Peringgasela Selatan. Lentera Negeri, 1(1), 32–36. https://doi.org/10.29210/9940

Wijayanti, W., Manikam, R. M., Mardiyah, S., & Dwiyana, P. (2022). PENYULUHAN PENTINGNYA KONSUMSI BUAH DAN SAYUR SERTA GIZI SEIMBANG PADA ANAK SEKOLAH. Jurnal Pemberdayaan Komunitas MH Thamrin, 2(2), 92–97. https://doi.org/10.37012/jpkmht.v2i2.1259

Diterbitkan

31-03-2026

Cara Mengutip

Elika, A. C., Al Ikhsani, N. A. ., Amalia, V., Ningsih, A., Subekti, A. K. R., & Matahari, R. (2026). Edukasi GEMAR AKTIF sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Tidak Menular. Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 23–28. https://doi.org/10.54082/ijpm.1084