Penyuluhan DAGUSIBU dan Pengumpulan Sampah Obat Rumah Tangga Warga Kelurahan Miroto Kota Semarang

Penulis

  • Fransisca Gloria Prodi S1 Farmasi, Universitas Telogorejo Semarang, Indonesia
  • Madyo Adrianto Prodi S1 Farmasi, Universitas Telogorejo Semarang, Indonesia
  • Untsa Alfiyaturrakhma Prodi S1 Farmasi, Universitas Telogorejo Semarang, Indonesia
  • Rizky Budi Santoso Prodi S1 Farmasi, Universitas Telogorejo Semarang, Indonesia
  • Putri Maharani Prodi S1 Farmasi, Universitas Telogorejo Semarang, Indonesia
  • Silvy Aldila Prodi S1 Farmasi, Universitas Telogorejo Semarang, Indonesia
  • Farah Destyana Nurainy Prodi S1 Farmasi, Universitas Telogorejo Semarang, Indonesia
  • Siti Farah Hardiyati Prodi S1 Farmasi, Universitas Telogorejo Semarang, Indonesia
  • Yovita Dwi Arini Prodi S1 Farmasi, Universitas Telogorejo Semarang, Indonesia
  • Novita Dwi Dahliyanti Prodi S1 Farmasi, Universitas Telogorejo Semarang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/ijpm.1078

Kata Kunci:

Apoteker, DAGUSIBU, Pengetahuan, Sampah Obat

Abstrak

Pengetahuan mengenai obat merupakan suatu hal yang wajib dimiliki oleh masyarakat. Hasil observasi dengan wawancara masyarakat di wilayah Kelurahan Miroto Semarang, diperoleh keterangan bahwa masyarakat belum memahami pentingnya untuk mengetahui batas kedaluwarsa obat (Expired Date/ED), periode setelah kemasan obat dibuka (Period After Opening/PAO), serta batas penggunaan obat yang sudah diracik (Beyond Use Date/BUD). Kondisi ini menunjukkan masih rendahnya kesadaran masyarakat terhadap aspek keamanan penggunaan obat di rumah tangga sehingga perlu adanya edukasi kepada masyarakat melalui program DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang). Tujuan dari DAGUSIBU adalah untuk meningkatkan pemikiran dan kesadaran masyarakat tentang cara yang tepat untuk menggunakan obat dan pengumpulan sampah obat di rumah tangga. DAGUSIBU adalah sebuah program yang dipelopori oleh Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) untuk meningkatkan kesadaran penggunaan obat. Program ini dilakukan di kelurahan Miroto Semarang pada bulan Oktober 2024. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan/edukasi tentang DAGUSIBU yang baik dan benar serta pengumpulan sampah obat di rumah tangga dan diskusi tanya jawab pada akhir kegiatan. Dari kegiatan tersebut didapatkan bahwa masyarakat meningkat pemahamannya terkait dengan DAGUSIBU dan dapat mengumpulkan sampah obat berdasarkan nama obat, bentuk sediaan, dan jumlahnya

Referensi

Amarullah, A., Anwari, F., Aristia, B. F., Selran, I. C., & Hamidah, H. (2025). Analisis Pemahaman Masyarakat Mengenai Dagusibu Obat di Desa Larangan Pamekasan. INSOLOGI: Jurnal Sains Dan Teknologi, 4(2), 127–136.

Astuti, EL. J., & Hidayati, I. R. (2021). ELdukasi Dagusibu Dan Pelngelnalan Apotelkelr Cilik (Apocil). Martabel: Jurnal Pelngabdian Kelpada Masyarakat, 4(3), 984–989.

Bashaar, M., Thawani, V., Hassali, M. A., & Salelelm, F. (2017). Disposal practicels of unuseld and elxpireld pharmaceluticals among gelnelral public in Kabul. BMC Public Helalth, 17(1), 45.

BPOM, R. I. (2019). Aksi nasional pelmbelrantasan obat illelgal dan pelnyalahgunaan obat-ayo buang sampah obat. Humas dan DSP Badan POM RI.

Fuchshubelr, J., Hielblelr-Raggelr, M., Krelssel, A., Kapfhammelr, H.-P., & Untelrrainelr, H. F. (2019). Thel influelncel of attachmelnt stylels and pelrsonality organization on elmotional functioning aftelr childhood trauma. Frontielrs in Psychiatry, 10, 643.

Harahap, N. A., Khairunnisa, K., & Tanuwijaya, J. (2017). Patielnt knowleldgel and rationality of sellf-meldication in threlel pharmaciels of Panyabungan City, Indonelsia. Jurnal Sains Farmasi Dan Klinis, 3(2), 186–192.

Ikatan Apotelkelr Indonelsia. (2014). Peldoman Praktik Apotelkelr Indonelsia. Pelngurus Pusat Ikatan Apotelkelr Indonelsia, 1–10.

Kuswinarti, K., Utami, N. V., & Sidqi, N. F. (2022). Tingkat Pelngeltahuan dan Rasionalitas Pelnggunaan Obat Selcara Swameldikasi pada Mahasiswa Fakultas Keldoktelran Univelrsitas Padjajaran. ELJournal Keldoktelran Indonelsia, 138–143.

Lutfiyati, H., Yuliastuti, F., & Dianita, P. S. (2017). Pelmbelrdayaan Kadelr PKK dalam Pelnelrapan Dagusibu (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) Obat delngan Baik dan Belnar di Delsa Pucanganom, Srumbung, Magellang. URELCOL, 9–14.

Melilina, R., Relzelki, S., Andika, F., Kulla, P. D. K., Syafriadi, S., ZA, R. N., Ningsih, Y. W., Willis, R., & Wahyuni, A. (2024). ELdukasi dan pelningkatan kelsadaran pelnggunaan obat pada masyarakat Iel Maseln Ulelel Karelng Banda Acelh. Jurnal Pelngabdian Kelpada Masyarakat Bidang Kelselhatan, 6(2), 89–94.

Octavia, D. R., Susanti, I., & Nelgara, S. B. M. K. (2020). Pelningkatan pelngeltahuan masyarakat telntang pelnggunaan dan pelngellolaan obat yang rasional mellalui pelnyuluhan dagusibu. GELMASSIKA: Jurnal Pelngabdian Kelpada Masyarakat, 4(1), 23–39.

Pelrmatasari, W., Muslim, Z., & Irnamelria, D. (2025). Pelmahaman Ibu Melngelnai Pelngellolaan Di Obat Rumah Tangga Di Kelcamatan Singaran Pati Kota Belngkulu. SITAWA: Jurnal Farmasi Sains Dan Obat Tradisional, 4(2), 132–143.

Pujiastuti, A., & Kristiani, M. (2019). Sosialisasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) obat delngan belnar pada guru dan karyawan SMA Thelrelsiana I Selmarang. Indonelsian Journal of Community Selrvicels, 1(1), 62–72.

Purwidyaningrum, I., Pelranginangin, J. M., Mardiyono, M., & Sarimanah, J. (2019). Dagusibu, P3K (Pelrtolongan Pelrtama Pada Kelcellakaan) di Rumah dan Pelnggunaan Antibiotik yang Rasional di Kellurahan Nusukan. Journal of Deldicators Community, 3(1), 23–43.

Putri, S., Yusuf, H. A., Adristi, K., Putri, A. D., & Istanti, N. D. (2022). Pelmbelrian obat keldaluwarsa kelpada pasieln ditinjau dari kelbijakan kelselhatan di Indonelsia. Jurnal Sains Dan Kelselhatan, 6(2), 1–12.

Raini, M., & Isnawati, A. (2016). Profil Obat Diarel yang Disimpan di Rumah Tangga di Indonelsia Tahun 2013. Meldia Pelnellitian Dan Pelngelmbangan Kelselhatan, 26(4), 227–234.

BPOM (2008). Farmakopel Helrbal Indonelsia. Jakarta: Delpartelmeln Kelselhatan Relpublik Indonelsia.

RISKELSDAS (2013). Riselt kelselhatan dasar 2013. Jakarta: Kelmelntelrian Kelselhatan Relpublik Indonelsia, 16.

Rosti, D. A., & Wahyuningsih, S. (2023). Pelnyimpanan dan pelmbuangan obat pada masyarakat selrta elstimasi nilai elkonomi obat yang tidak digunakan (narrativel relvielw). Jurnal Abdimas Bina Bangsa, 4(2), 1283–1292.

Savira, M., Ramadhani, F. A., Nadhirah, U., Lailis, S. R., Ramadhan, EL. G., Felbriani, K., Patamani, M. Y., Savitri, D. R., Awang, M. R., & Hapsari, M. W. (2020). Praktik pelnyimpanan dan pelmbuangan obat dalam kelluarga. Jurnal Farmasi Komunitas, 7(2), 38.

Supardi, S., Susyanti, A. L., & Helrdarwan, H. (2019). Kajian Kelbijakan telntang Informasi dan Pellayanan Obat yang Melndukung Pelngobatan Selndiri di Masyarakat. Meldia Pelnellitian Dan Pelngelmbangan Kelselhatan, 29(2), 161–170.

Syafitri, I. N., Hidayati, I. R., & Pristianty, L. (2017). Hubungan tingkat pelngeltahuan telrhadap pelnggunaan obat paraseltamol rasional dalam swameldikasi. Jurnal Farmasi Dan Ilmu Kelfarmasian Indonelsia, 4(1), 19–26.

Thaha, R. M., Baharuddin, N., & Syafar, M. (2016). Pelnyalahgunaan Obat Kelras Olelh Buruh Bangunan Di Pelrgudangan Parangloel Indah Kota Makassar. Meldia Kelselhatan Masyarakat Indonelsia, 12(2), 118–126.

Diterbitkan

19-02-2026

Cara Mengutip

Gloria, F., Adrianto, M. ., Alfiyaturrakhma, U., Santoso, R. B., Maharani, P. ., Aldila, S. ., Nurainy, F. D., Hardiyati, S. F., Arini, Y. D., & Dahliyanti, N. D. (2026). Penyuluhan DAGUSIBU dan Pengumpulan Sampah Obat Rumah Tangga Warga Kelurahan Miroto Kota Semarang. Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(3), 279–288. https://doi.org/10.54082/ijpm.1078